Mengapa interpretasi geologi bukan harga mati ? (1)

Tanpa interpretasiSudah beberapa kali diutarakan oleh ahli kebumian (geologi) bahwa interpretasi dalam bumi tidak dapat dianggap harga mati. Design sumur maupun design pengembangan lapangan yg dibuat engineer pun akhirnya juga bukan harga mati yang harus diikuti selama operasi. Walaupun design sudah menggunakan hitungan matematika dan perumusan yg sangat advance sekalipun, masih harus memiliki ketidakpastian. Hal ini dikarenakan masih adanya unsur interpretasi dalam mengkaji data-data bawah permukaan yang dipakai sebagai dasar pembuatan design. data bawahpermukaan yg paling sering digunakan dalam eksplorasi migas yaitu seismic.

Contoh gambar diatas adalah sebuah data bawah permukaan berupa penampang seismic yang belum diinterpretasikan.

Interp ASalah satu versi interpretasi tergambar disebalh kiri ini. Memperlihatkan adanya lapisan yang miring ke kanan diatas digambarkan dengan warna biru muda kita sebut saja Horizon A. Dibawah lapisan birumuda ini batuannya berlapis-lapis agak teratur paralel. Dibawahnya terdapat adanya batuan yang berbentuk gundukan. Ditandai dengan garis interpretasi berwarna birutua kita sebut saja Horizon Target. konfigurasi batuan dibawah ini memiliki karakter yang berbeda dengan diatasnya yang semi paralel.

interp BInterpretasi kedua memilki karakter hampir sama, namun coba perhatikan bahwa Horizon Target diinterpretasikan pada kedalaman yang berbeda. Disini terlihat adanya dua jenis interpretasi yang dapat diambil hanya berdasarkan atas kenampakan bentuk-bentuk konfigurasi perlapisan.

Lantas manakah yang benar ?

Dalam ilmu pengetahuan (sains) sebuah pendapat dianggap benar sampai akhirnya dapat dibuktikan salah. Demikian juga dengan geologi, sampai interpretasi data ini dibuktikan dengan pengeboran sehingga mendapatkan data lainnya, maka interpretasi ini baru akan diketahui mana yang lebih tepat. Untuk sumur-sumur taruhan (eksplorasi) tentusaja akan lebih besar ketidak menentuan atau ketidak pastiannya. Banyak hal-hal baru yang justru hanya bisa diperoleh setelah diuji dengan pengeboran sumur. Misalnya ada tidaknya kandungan migas. Tidak benar kalau ada tidaknya migas dapat diketahui dari permukaan, apalagi dari satelit, ya ndak bisa lah yaw wong dari permukaan saja kita tidak dapat tau apa yg ada dibawah sana, kecual Ontorejo kali ya … upst !

selanjutnya …

About these ads

2 Balasan ke Mengapa interpretasi geologi bukan harga mati ? (1)

  1. [...] dibagian bawah terlihat adanya perbedaan atau missed interpretasi yang pernah saya jelaskan disini dan disini sebelumnya, mengapa hal ini bisa terjadi. Namun dibagian bawah memang sangat mungkin = [...]

  2. [...] dibagian bawah terlihat adanya perbedaan atau missed interpretasi yang pernah saya jelaskan disini dan disini sebelumnya, mengapa hal ini bisa terjadi. Namun dibagian bawah memang sangat mungkin = [...]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: