Petani Tambak Sidoarjo Tolak Air Lumpur Dibuang ke Kali Porong

Suara Surabaya 16 Juli 2006, 17:07:07, Laporan Eddy Prasetyo

ssnet| Ratusan petani tambak Sidoarjo galang tandatangan menolak pembuangan air lumpur Lapindo ke laut lewat Kali Porong. Tanda tangan ini digalang dari petani 6 kecamatan yang menerima dampak rencana pembuangan lumpur Lapindo ke laut lewat Kali Porong.

IWAN HAMZAH petani tambak dari Dusun Kepetingan, Desa Sawan, Kecamatan Buduran, Sidoarjo saat dihubungi TEGUH reporter Suara Surabaya pertelpon mengatakan jumlah petani tambak yang enolak penggunaan Kali Porong untuk membaung lumpur Lapindo ke laut, jumlahnya terus bertambah.

Mereka merasa dirugikan karena pembuangan air lumpur ke Kali Porong akan berdampak pada tambak. Ancaman yang akan dialami para petani tambak, tambah IWAN, udang-udang windu piaraan petambak akan mati, begitu pula bandeng, belut, dan mujair akibat rembesan air lumpur Lapindo.

Untuk itu, tegas IWAN, petani tambak 6 kecamatan di Sidoarjo dalam waktu dekat akan menyerahkan tandatangan mereka ke Pemkab Sidoarjo, Dinas Lingkungan Hidup Pemprop Jatim, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Pemprop Jatim, Dinas Pertanian Pemkab Sidoarjo, dan Lapindo Brantas Inc.

Para petani tambak, kata IWAN, akan sangat menyayangkan jika Pemkab Sidoarjo memperbolehkan air lumpur Lapindo dibuang ke laut lewat Kali Porong sebab 5 ribu hektar lahan tambak milik warga terancam merug


2 Tanggapan ke “Petani Tambak Sidoarjo Tolak Air Lumpur Dibuang ke Kali Porong”

  1. Bisnis Bertani Tambak Sukses Berkata:

    Saya setuju dengan itu semua
    karena dengan begitu setidaknya para petani tambak tidak gigit jari. tapi pemerintah bertindak lain. pemerintah terpaksa membuang air lumpur lapindo ke kali porong juga sudah banyak dampaknya tambak yang gagal panen setelah air lumpur lapindo di buang ke kali porong..

    terima kasih…

  2. Ali sda Berkata:

    Menurut saya,sebagai warga sidoarjo turut prihatin dengan masalah sedemikian rupa.Saya harap kepada seluruh instansi terkait terutama Pemda Sda,untuk lebih perhatian dengan segala kondisi yang ada karena para petani tambak sangat berharap akan hasil usaha dari tambak mereka.sebagai penompang kesejahteraan ekonomi mereka,apapun bentuk usaha pihak terkait asalkan dapat membantu mencarikan solusi yang tepat dan tidak mengintimidasi mereka para petani tambak.kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh instansi yang mau untuk berpartisipasi untuk kesejahterahan masyarakat sidoarjo khususnya para petani tambak.

Tinggalkan Balasan