Scientists: Mudflow disebabkan pengeboran, bukan natural
Scientists: Mudflow caused by drilling, not natural
Begitulah judul dari tulisan Asociate Press (AP) . Kalimat ini diambil dari kesimpulan yang dilakukan oleh 4 ahli dari Durham University. Judul tulisan asli yang diterbitkan oleh GSA (Geological Society of America) ini berjudul “Birth of a mud volcano: East Java, 29 May 2006″ – kelahiran gunung lumpur pada tanggal 29 May 2006.
Satu kesimpulan yang menarik adalah LUSI Lumpur Sidoarjo di-trigger (dipicu) oleh pengeboran dan bukan karena gempa tektonik.








Januari 29, 2007 pukul 12:10 pm |
Dengan begini, tidak akan ada lagi orang yang berniat mengalihkan tanggung jawab.
Dari awal semua ini memang kesalahan PT. Lapindo, bukan alam.
Januari 30, 2007 pukul 8:08 am |
ah, sudah saya perkirakan sejak terjadi bencana setelah 60 hari. cari komentar saya di blog ini. pasti ada usaha untuk menjadi force majeur, biar lapindo lari dari tanggung jawab padahal karena kesalahan akibat drillimg. tapi kritik ini juga menjawab kepada semua yang menulis termasuk engineer yang bekerja di perusahaan asing, bahasa anda itu tidak pernah menyalahkan akibat drilling tapi cuma menganalisa terjadinya lumpur dan dibiarkan menjadi wacana yang terus berkembang, biar kelihatan pintar di hadapan orang yang memang sudah tidak fokus. begitu ada yang berani menyimpulkan – yang sayangnya bukan dari orang kita sendiri- ikut-ikut mendukung.
sudahlah kita memang senangnya berwacana terus, ambil kesempatan dalam kesusahan biar dapat gaji gede. tapi saya juga monon maaf kepada engineer atau orang-orang yang lebih banyak diam tapi benar-benar berbuat yang terbaik – tidak ikut arus- agar kepentingan rakyat banyak secara jangka panjang lebih baik daripada memikirkan kepentingan pribadi. No real leader to concern about long term nation character and back to our way of life -pancasila.
Gusti Allah-kawula alit nyuwun ngapura.