Warga Perumtas Mempertanyakan Uang Muka

April 27, 2007

Djoko KirmantoWarga Perumtas Satu, Sidoarjo, Jawa Timur, masih mempertanyakan keputusan pemerintah yang akan membayar uang muka ganti rugi sebesar 20 persen. Pasalnya, uang sebesar itu tidak cukup untuk membeli atau mengangsur rumah baru.

Liputan6.com, Jakarta: Setelah hampir dua pekan lebih bertahan di Jakarta, sebagian warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera Satu (Perumtas Satu), Kamis (26/4) siang, kembali ke pengungsian di Pasar Baru, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Warga berada di Ibu Kota untuk memperjuangkan tuntutan agar mendapat ganti rugi 100 persen dan dibayar tunai.
Baca entri selengkapnya »


Korban Lumpur Kembali Demo Tuntut Kejelasan Ganti Rugi

April 27, 2007

26/04/07 13:49 Sidoarjo (ANTARA News) – Ribuan warga korban lumpur Lapindo Brantas Inc dari empat desa yakni Jatirejo, Kedungbendo, Siring, dan Renokenongo, Porong, Sidoarjo, Kamis, kembali menggelar unjuk rasa menuntut kejelasan pembayaran ganti rugi yang hingga kini dinilai belum tuntas.

Mereka berencana mendatangi DPRD Sidoarjo, Pendopo Kabupaten Sidoarjo, kemudian dilanjutkan ke DPRD Jatim, dan Pemprop Jatim di Surabaya.
Baca entri selengkapnya »


Korban Lapindo Gelar Unjuk Rasa Terbesar

April 27, 2007

Kamis, 26 April 2007 | 11:33 WIB TEMPO Interaktif, Sidoarjo: Ribuan korban Lapindo dari dari Desa Siring, Renokenongo, Jatirejo, dan Kedungbendo berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sidoarjo pada Kamis (26/4) siang ini. Mereka menuntut pencairan ganti rugi aset yang terendam lumpur sejak setahun lalu segera dibayarkan. Baca entri selengkapnya »


Tak Mudah Bangun Tanggul Permanen

April 26, 2007

Kamis, 26 Apr 2007,
Tak Mudah Bangun Tanggul Permanen
Wawancara dengan Bupati Sidoarjo Win Hendrarso
Hampir satu tahun banjir lumpur Lapindo tak juga teratasi. Ribuan rakyat kehilangan tempat tinggal. Sebagian korban itu telah diterima Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla. Di sisi lain, upaya menutup semburan dan melokalisasi luberan tidak efektif. Meski mengaku berat, Bupati Sidoarjo Win Hendrarso tetap optimistis ada jalan keluar mengatasi bencana itu. Berikut petikan wawancara khusus Jawa Pos dengan Win di kantornya kemarin:
Baca entri selengkapnya »


Dihentikan, Muncul Bubble Lain

April 25, 2007

RADAR SIDOARJO      Rabu, 25 Apr 2007
SIDOARJO – Semburan bubble yang ada di Desa Mindi, Kecamatan Porong, kemarin berusaha dihentikan. Upaya yang dilakukan tim ITS itu berhasil menghentikan aliran air di sana. Namun, beberapa menit kemudian, muncul gelembung di sumur yang berada tak jauh dari lokasi bubble.
Baca entri selengkapnya »


Jumat, Jalan Raya Porong Dibuka Dua Arah

April 25, 2007

25/04/07 17:12

Sidoarjo (ANTARA News) – Mulai Jumat (27/4) Jalan Raya Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), yang direndam lumpur dari proyek PT Lapindo Brantas Inc. dijadwalkan dibuka dua arah menggunakan sistem “shift”, yakni pukul 07.00 hingga 17.00 WIB untuk kendaraan umum dan pukul 18.00 hingga 06.00 WIB untuk kendaraan berat.

Wakil Ketua Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Hadi Prasetyo, saat ditemui di lokasi, Rabu, mengemukakan bahwa saat ini ruas jalan Raya Porong kedua arah masih terus diperbaiki oleh PU Bina Marga Jatim, terutama jalur arah Malang yang mengalami kerusakan sepanjang 200 meter. Baca entri selengkapnya »


WARGA PERUMTAS MEMINTA JAMINAN PRESIDEN

April 25, 2007

Warga Perumtas Satu, meminta jaminan langsung dari presiden dan Ketua MPR berupa pembubuhan tanda tangan dalam surat perjanjian yang mereka pegang.

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perumtas) I menggelar rapat, Rabu (25/4) dini hari. Rapat ini diadakan setelah bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hasil rapat tersebut antara lain meminta jaminan langsung dari presiden dan Ketua MPR berupa pembubuhan tanda tangan dalam surat perjanjian yang mereka pegang. Baca entri selengkapnya »


SIKAP WARGA KORBAN LUMPUR TERBELAH

April 25, 2007

Metrotvnews.com, Jakarta: Sikap warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perumtas) 1, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, yang datang berunjuk rasa di Jakarta, terbelah. Perbedaan sikap ini setelah pemerintah mengeluarkan keputusan baru tentang mekanisme ganti rugi. Sebagian warga tetap menuntut pembayaran ganti rugi secara tunai 100 persen. Sebagian lagi mengikuti keputusan baru yang muncul setelah bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Demikian mengemuka dalam pertemuan para warga korban lumpur Sidoarjo ini di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (25/4). Baca entri selengkapnya »


Pemerintah Tawarkan Solusi untuk Warga Perumtas

April 25, 2007

Selasa, 24 April 2007 | 22:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta :P emerintah menawarkan formula baru pembayaran ganti rugi perumahan Tanggulangin Sejahtera I.
Keputusan perubahan formula tersebut diambil dalam pertemuan perwakilan warga Perumtas dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres malam ini.
Baca entri selengkapnya »


Presiden dan Wapres Berebut Simpati Warga Perum TAS I

April 25, 2007

25/04/07 10:25

Jakarta (ANTARA News) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla,Selasa malam, berusaha berebut simpati masyarakat dengan menemui wakil warga Perumahan Tanggul Angin Sejahtera (Perum TAS I) Sidoarjo, yang rumahnya terendam luapan lumpur PT Lapindo Brantas, masing-masing di Istana Negara dan Istana Wapres Jakarta.

Ratusan warga Perum TAS I itu sebelumnya sudah sekitar 10 hari berada di Jakarta sejak Sabtu (14/4), untuk mengajukan protes kepada pemerintah atas kesepakatan penyelesaian ganti rugi yang diputuskan pemerintah terhadap korban dampak lumpur Lapindo itu.
Baca entri selengkapnya »


Minarak Akui Peta 22 Maret

April 25, 2007

RADAR SIDOARJO      Rabu, 25 Apr 2007
SIDOARJO – PT Minarak Lapindo Jaya, korporasi yang ditunjuk PT Lapindo untuk membayar ganti rugi kepada warga korban lumpur, menyatakan peta wilayah terdampak yang ditetapkan pada 4 Desember 2006 tidak berlaku lagi. Minarak menegaskan akan menggunakan peta 22 Maret 2007. Baca entri selengkapnya »


Kalla Sore, SBY Malam

April 25, 2007

Rabu, 25 Apr 2007,
JawaPOS
PUKUL 20.30: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya menerima perwakilan warga Perum TAS I di Istana Negara tadi malam.
Korban Lumpur Lapindo Diterima Istana Presiden dan Istana Wapres
JAKARTA – Perjuangan warga Perum TAS (Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera) I Sidoarjo untuk mendapatkan haknya mulai menemui titik terang. Korban lumpur panas Lapindo itu kemarin diterima secara bergantian oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Baca entri selengkapnya »


PERWAKILAN WARGA PERUMTAS DITERIMA WAPRES

April 24, 2007

Perwakilan warga Perumtas diterima Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden di Jakarta.

Metrotvnews.com, Jakarta: Keputusan ratusan warga korban lumpur panas dari Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perumtas) I, Sidoarjo, untuk bertahan di Jakarta tidak sia-sia. Setelah sepekan berada di Jakarta, lima perwakilan warga Perumtas, Selasa (24/4) sore diterima Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla di kantor Wakil Presiden. Warga didampingi Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. Baca entri selengkapnya »


ERWAKILAN WARGA PERUMTAS BERTEMU PRESIDEN YUDHOYONO

April 24, 2007

Lima perwakilan warga Perumtas diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara di Jakarta.

Metrotvnews.com, Jakarta: Keputusan ratusan warga korban lumpur panas dari Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perumtas) I, Sidoarjo, untuk bertahan di Jakarta tidak sia-sia. Setelah lebih sepekan berada di Jakarta, lima perwakilan warga Perumtas, Selasa (24/4) pukul 20.00 WIB diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara di Jakarta. Warga didampingi Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. Pertemuan berlangsung kurang lebih satu jam. Baca entri selengkapnya »


BPLS: Insersi Bolton Ditunda

April 24, 2007

Mediacenterlusi
Surabaya—Proses pengurangan volume semburan melalui insersi (memasukkan) bola-bola beton (High Density Chained Balls/HDCB) ditunda hingga evaluasi terhadap pusat semburan yang tengah dilakukan selesai.

Menurut Wakil Kepala Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Hardi Prasetyo, pihaknya saat ini tengah melakukan evaluasi yang mendalam terhadap kondisi pusat semburan. Evaluasi dilakukan untuk mencari cara menutup semburan. Baca entri selengkapnya »