RADAR SIDOARJO Senin, 28 Apr 2008
SIDOARJO – Pengungsi korban lumpur di Pasar Porong Baru (PPB) terus memprotes rencana penghentian bantuan makan dari PT Minarak Lapindo Jaya mulai 1 Mei mendatang. Hari ini, mereka berunjuk rasa di Jl Raya Porong.
Menurut Sunarto, koordinator warga, warga berencana menutup Jl Raya Porong dan berunjuk rasa di sana. Mereka turun ke jalan agar rencana penghentian bantuan makan itu dibatalkan. Sebab, ganti rugi lahan warga belum selesai.
Selama urusan ganti rugi belum selesai, kata dia, warga masih berhak menempati PPB. “Kebutuhan makan sehari-hari adalah tanggung jawab PT Lapindo,” ujarnya.
Sementara itu, Kabagops Polres Sidoarjo AKP Leonardus Simarmata mempersilakan warga melakukan aksi. Namun, dia melarang penutupan Jl Raya Porong. “Jika dilakukan, itu berarti mengganggu kepentingan umum,” tegasnya.
Leo mengatakan, sekitar 700 personel gabungan Polres Sidoarjo dengan Polwiltabes Surabaya akan dikerahkan. Tugas mereka adalah mengawal aksi supaya tidak ditumpangi. “Kami siagakan sejak pagi sampai aksi selesai,” ungkapnya.
Bila blokade terjadi, Kasatlantas Polres Sidoarjo AKP Andi Yudianto mengatakan bakal memberlakukan rekayasa lalu lintas. Pengguna jalan yang hendak ke Malang atau Pasuruan bisa melewati jalur alternatif atau jalur barat, yakni Krian-Mojosari. “Hindari Raya Porong,” ucapnya. (riq/roz)







