POND 5 HARI INI MULAI DIFUNGSIKAN

DARI MEDIA CENTER SIDOARJO(2006-08-09 17:45:08)
Kolam penampungan lumpur (Pond) 5 yang bersebelahan dengan Pond 3 dan 4 di wilayah Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Rabu (9/8) hari ini mulai difungsikan.


– ”Dibangunnya Pond 5, karena kekhawatiran meluapnya lumpur di kolam pinggir Jl Raya Siring dan menggenangi rel kereta api,” ujar Kapten Bakhtiar dari Yon Zipur 5 Kepanjen/Malang, di lokasi, siang tadi.
Kapten Bachtiar menuturkan, akibat gorong-gorong yang menghubungkan Pond 1, 2 dengan Pond 3, 4, dan 5 kurang mampu menyerap luapan lumpur panas, maka Yon Zipur 5 memasang box culvert di samping gorong-gorong yang dipasang Senin (7/8) lalu. Box culvert itu menghubungkan Pond 1, 2 dengan Pond 3, 4 dan 5. Jumlahnya 38 buah dengan ukuran 5 meter setiap buahnya.
Pemasangan box culvert ini lantaran lumpur panas di Pond 1 dan 2 saat ini sudah sangat penuh. Jika gorong-gorong yang menghubungkan antara kelima Pond itu volume alirannya kurang maksimal, dikhawatirkan lumpur panas akan meluap ke pemukiman warga di kelurahan Jatirejo dan Siring. Box culvert itu sekaligus untuk mengurangi volume lumpur yang terdapat di tanggul tepi Jl Raya Siring yang dikhawatirkan akan meluap dan menggenangi rel kereta api. “Pemasangan box culvert yang menghubungkan kelima Pond itu dipastikan akan selesai pada Rabu (9/9) malam ini,” katanya.
Untuk mengurangi volume lumpur di Pond 1 dan 2, Yon Zipur juga menggunakan sepuluh unit mobil tanki air untuk menyedot air dari kedua pond itu kemudian dibuang ke Pond 4b yang jaraknya sekitar 1 km dari Pond 1 dan 2.

Sudah Terisi 90%
Berdasarkan estimasi, kolam-kolam penampungan (pond) luapan lumpur panas Lapindo yang tersebar di beberapa wilayah dengan total kapasitas 767.000 m3 dan total luas 135,6 ha, rata-rata sudah terisi 90%.
Menurut laporan dari Media Center LBI, Selasa (8/8), Pond A dengan perkiraan kapasitas 208.000 m3, luas 23 ha sudah terisi 90%; Pond B kapasitas 64.000 m3, luas 6,5 ha, terisi 90%; Pond C1 kapasitas 39.000 m3, luas 3 ha, terisi 90%; Pond C2 kapasitas 151.000 m3, luas 6 ha, terisi 90%; Pond 1 kapasitas 60.000 m3, luas 5,2 ha, terisi 90%; Pond 2 kapasitas 60.000 m3, luas 5,3 ha, terisi 90%; Pond 3 kapasitas 44.000 m3, luas 5,7 ha, terisi 90%; Pond 4 kapasitas 141.000 m3, luas 5 ha, terisi 90%.
Sementara itu, dari sekitar 15 tide pole yang dipasang di tanggul-tanggul penampung lumpur kemarin, hasilnya adalah: Penurunan ketinggian lumpur terjadi di sekitar tanggul yang ada di selatan pabrik sabun Kedungbendo, yakni 1 cm. Penurunan tertinggi terjadi di tanggul utara Jatirejo (RT 13), 35 cm. Sedangkan kenaikan level lumpur dari pantauan menggunakan tide pole yang ada berkisar antara 5 hingga 41 cm.
Dengan tide pole, terpantau jarak antara puncak tanggul dengan lumpur berkisar antara 28 hingga 145 cm. Semakin kecil jarak berarti status semakin kritis karena peluang lumpur meluap melampaui tanggul menjadi semakin dekat. Jarak terendah (28 cm) terpantau di tanggul 8 (sebelah timur RT 9 Desa Siring). Peninggian dan penguatan tanggul akan segera dilakukan. Sementara jarak tertinggi (145 cm) terpantau di tanggul Jatirejo di selatan pabrik minuman. Ini berarti peluang lumpur meluap masih cukup jauh. Peninggian dan penguatan tanggul terus dilakukan di pond-pond dan tanggul-tanggul pelindung pemukiman warga.
Di pusat luapan, semburan lumpur sedikit menurun dibanding hari sebelumnya yaitu rata-rata setinggi 1 – 5 meter.

Relief Well
Adapun proses pemindahan unit Rig Century-24 ke Desa Wunut, Kecamatan Porong (sekitar 1 km dari lokasi asal), kemarin prosesnya sudah berjalan 65%. Pemindahan ini dilakukan mengingat semakin tingginya volume lumpur di sekitar relief well site di Desa Jatirejo, Kecamatan Porong, Sidoarjo.
Untuk mengantisipasi, akan dilakukan peninggian relief well site hingga berada pada level yang dianggap aman dari kemungkinan tergenang lumpur. Proses pemindahan dilanjutkan hari ini.
Sementara itu, studi geomechanics oleh konsultan dari Schlumberger kemarin telah selesai. Hasil studi akan digunakan untuk melakukan analisis risiko dalam menjalankan operasi relief well.
Sedangkan di sumur Banjaropanji (BJP) 1 masih terus dilanjutkan pemasangan bell nipple dan flowline yang merupakan bagian dari sistem sirkulasi drilling mud, minyak pemboran. Data-data untuk melakukan operasi re-entry di BPJ-1 sedang disiapkan.
(jal)

Pemasangan box culvert yang menghubungkan Pond 1, 2 dengan Pond 3, 4,dan 5, disamping gorong-gorong yang telah terpasang pada Senin (7/8) siang, untuk meningkatkan aliran volume lumpur. Rabu (9/8). Foto: Jal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: