SELASA, POLDA GELAR PERKARA LAPINDO

DARI MEDIA CENTER SIDOARJO (2006-08-17 13:50:59)

Setelah melakukan penyidikan perkara lumpur panas Lapindo selama dua bulan, Kapolda Jatim menjadwalkan acara gelar perkara untuk yang kedua kalinya. Rencananya, gelar perkara dilakukan pada Selasa (22/8) depan. Gelar ini merupakan yang kedua kalinya setelah Senin (24/7) lalu Polda menambah tersangkanya menjadi sembilan orang.


– Direktur Reserse Kriminal (Direskrim) Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Drs M Amhar Azeth ditemui usai acara pemberian remisi di Rutan Medaeng Sidoarjo, Kamis (17/8) mengatakan, Selasa depan Polda Jatim akan menggelar perkara Lapindo sebagai bentuk pertanggungjawaban tim penyidik kepada Kapolda Jatim, selaku penanggungjawab Kepolisian di Jatim. Dari hasil penyidikan sampai saat ini, tidak ada perubahan jumlah tersangka dan Polda Jatim masih tetap menetapkan sembilan tersangka atas banjir lumpur di Porong, Sidoarjo.
Amhar Azeth mengatakan, dalam acara gelar perkara, penyidik nanti akan menjelaskan hasil kerjanya kepada Kapolda, termasuk upaya pengamanan barang bukti rig yang disita kepolisian. “Untuk selanjutnya Kapolda sendiri yang akan memerintahkan apakah penyidikan cukup atau dilanjutkan,” ujarnya.
Dari hasil laporan penyidik nanti, juga akan diputuskan apakah ada penambahan tersangka atau tidak. “Tunggu saja hasilnya besok,” tandasnya.
Penetapan tersangka kasus Lapindo masih bisa bertambah lagi. Semua tergantung dari ada tidaknya unsur penetapan tersangka terkait permasalahan itu. Penetapan tersangka itu berdasarkan tanggung jawab yang melekat pada jabatan dan fungsi. Sementara ini, polisi baru menetapkan tersangka berdasarkan sisi tanggung jawab berjenjang yang melekat pada diri tersangka dalam proyek eksplorasi minyak.
Selain tanggung jawab berjenjang, polisi juga bisa melihat dari segi tanggung jawab bersamaan, termasuk juga pemilik modalnya. “Tentunya bila unsur-unsur faktor permasalahannya mengarah pada yang bersangkutan,” ujarnya.
Setelah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, polisi menetapkan sembilan tersangka. Namun sampai saat ini para tersangka tidak ditahan karena selama penyidikan berjalan, mereka kooperatif.
Tersangka kasus Lapindo terdiri dari General Manager (GM) PT Lapindo Brantas Inc Imam Agustino, Vice President Biling Lapindo Ir Nurrohmad Sarwono, Direktur Utama (Dirut) PT Medica Citra Nusa (MCN) Nawawi SE, Drilling Manager PT Lapindo Brantas Inc Willem Hunila dan Eddy Sutiyono, Drilling Supervisor PT MCN Ir Rahenold, Drilling Project Manager PT MCN Slamet Riyanto, Drilling Supervisor PT MCN Subie, Drilling Supervisor PT MCN Slamet BK.
Tersangka diancam dengan pasal 187 dan 188 KUHP tentang kelalaian yang menimbulkan bahaya banjir. Bahkan melanggar ketentuan UU No 22/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup pada pasal 41 dan 42 ayat 1e dan 2e. Mereka diancam dengan hukuman maksimal 15 tahun. (rif)

One Response to SELASA, POLDA GELAR PERKARA LAPINDO

  1. Sefri Miriandi berkata:

    Kami,Sangat Perihatin akan kejadian tersebut…..mungkin kita melupakan satu kekutan yaitu kekuatan doa bersama,kami yakin perihal munculnya lumpur panas ke permukaan bumi dengan izin Nya , insya Allah dengan izin Nya pula kami dapat tanggulangi dalam waktu 10 hari .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: