TAK MASUK AKAL:

Lempar Kambing, sumber JawaPosTAK MASUK AKAL: Kelompok supranatural dari Sumatra melakukan ritual membuang anak kambing ke dalam lumpur Lapindo kemarin. http://jawapos.co.id/index.php?act=detail&id=7669

Sementara itu, praktik-praktik supranatural sebagai upaya menyumbat semburan lumpur tetap dilakukan warga yang turut peduli dengan musibah itu. Kemarin sekelompok orang melakukan ritual dengan menceburkan anak kambing hidup-hidup ke kawah lumpur panas.

“Itu kelompok supranatural dari Sumatera. Mereka tadi (kemarin, Red) membuang dua anak kambing dan beberapa unggas ke kawah lumpur,” beber Rudy. (sat)

Iklan

38 Responses to TAK MASUK AKAL:

  1. Berita Terupdate berkata:

    Langsung saja cek disini berita Berita Terupdate dan terlengkap

  2. S4M1D berkata:

    Assallam wr.wb..Goblok banget sih…”Astagfirullahhal a’dzimmmmm…..Apa Ga pernah baca AL-Quran ma hadist? klo cari sensasi jgn gtu donk… mending yg nyemplungin anak kambing aja, yg terjun bebas msk dlm lumpur trus sumbat tuh lobangnya…kambing nya bt sy aja…., tp maaf sy bkn mencela orangnya tp perbuatannya. Lumpur Lapindo cuma bisa berhenti klo Allah menghendaki… dan ritual yg paling cocok adalah dengan berdoa, dan tawakkal… apapun itu Allah punya rencana yg lbh baik…

  3. […] dari atas permukaan termasuk dengan ditableg besi dan atau beton. – “Ada cara satulagi, Pakdhe. Dicemplungi kambing congek“ + “Hust […]

  4. dol berkata:

    dasar kang dolal (orang bodoh) agamanya…..

  5. mrbeeblack berkata:

    Ya sudah lah baiknya kita saling menghargai dan menghormati, syukur syukur masih ada yang peduli dari pada yang hanya melihat, tertawa, dan mencela mereka yang berusaha, silahkan mawasdiri sebelum berucap, karena semua yang bertindak selalu punya alasan, masak sih jauh jauh dari sumatra cuman mau cari muka khan ngga mungkin…. tolong kita mustinya malah mendoakan usaha mereka, masalah logis dan ngga logis itu urusan Tuhan, karena alam ini penuh misteri dan rahasia terpendam, sudah banyak contoh yang dianggap tidak logis tapi nyata dan membuahkan hasil, karena segala sesuatu akan bisa terjadi apabila dilakukan penuh keikhlasan, tulus, dilandasi dengan keyakinan akan kebesaran Tuhan, dan ketakwaan kepada Tuhan …. so sekali lagi tolong jangan biarkan iblis2 modernisasi merusak jiwa dan budaya kita …… niscaya budaya kita bisa di colong malaysia lagi….. trimakasih, dan kalau ada yang tersinggung silahkan bisa protes ke saya di mr.beeblack@yahoo.com atau di facebook saya dng id tsb. salam sejahtera buat kita semua.

  6. Lare Ampel Denta berkata:

    syirik, musrik, syirik, musrik,syirik, musrik,

  7. herry berkata:

    Masih banyak yg apatis yah ama yang namanya supranatural?? Sekedar contoh aja.. search di youtube… TARZAN GORONTALO … gara2 cincin dia kebal ama peluru semi otomatis polisi … ada yang punya penjelasan logisnya tidak? Paling2 ngejawabnya pake lelucon … ya nggak?

  8. herry berkata:

    Halaahh kejem mana ama oknum kejadian lapindo… baru beberapa ekor hewan aja dibilang gini gitu … liat dong berapa manusia yang menderita akibat bencana itu, puya solusi laen kaga ????

  9. andre berkata:

    itu mah syirik… apapun niatnya, jauh2 dari sumatra hanya jd musyrik. kita cari n ambil aja hikmahnya, kita berusaha n berdoa aja gimana supaya lusi gak makin parah. Insya Allah….
    Allah SWT maha kuasa n maha bijaksana

  10. Tantan berkata:

    paranorma edaaaaaaaannnnnn sableng bin gilaaaaaaa. rakyat negeri ini dah pada gilaaaa kalo mau ya mending para koruptor aja yg di lemapr ke lumpur lapindo

  11. ramanda berkata:

    Huah para normal geblek lumpur panas kok di lempar kambing aturan di lemparin es siapa tau aja jadi adem,hahahahahahahahahahahahah

  12. asep berkata:

    namanya juga paranaromal 212 sableng sableng, mmmmbeeeeeeeeeeeee

  13. rey berkata:

    ck..ck..ck..
    Aneh2, aja!!!

  14. Iwan12345 berkata:

    PRIMITIF….

  15. Yuliarti berkata:

    HUA..HA..HA..HA..HA..1jtX
    Jadi kalian sadar kan klo banyak orang indonesia yg seperti itu. Makanya bagi yang dapet kesempatan sekolah gratis ke luar negeri…siapa saja…bantu Indonesia dong! Bangun Indonesia…supaya bisa lebih baik, bahagia dan sejahtera. Supaya lebih pinter…kapan ya Indonesia jadi pinter??

    Jadi geli terus ni … gua mesem2 trus + gedek2 waktu baca ttg ini! 😀

  16. Elwin Harahap berkata:

    Masukan utk petinggi lapindo coba sedekah kepada orang- orang yg patut di sedekahi dgn niat merberhetikan keluarnya lumpur Insya Alloh akan berhenti coba dulu…

  17. zenilam berkata:

    kacian tuh kambingnya. N gak logika sih kambing buat penyumbat lumpur. Tapi kalo untuk acara ritual , ya itu sih terserah bapak-bapak aja deh.

  18. yanti berkata:

    lempar kambing dalam kawah lapindo? wah, kepercayaan yang ada di negeri kita emang beragam, makanya cara menanggulangi lumpurnya juga beragam, itu lahir dari paham masing-masing. Biarin ajalah, anggap aja itu salah satu upacara sedekah bumi. He he he, bukankah selama ini yang dah ngambil banyak dari perut bumi ndak pernah ngembali in? Mungkin mereka paranormal itu mau ngajari, untuk cemplungkan sesuatu ke tempat-tempat pengambilan isi perut bumi, biar bumi ndak kosong …… kan jadi luaperrrrrrrrrrrrrrrr.

  19. MaIDeN berkata:

    Niat mereka belum tentu baik. Bisa aja itu dilakukan supaya ngetop, masuk tipi, dibicarain dikoran, diwawancara dst …
    Ntar kalo dah ngetop bakal banyak yang datang buat minta tolong, minta pesugihan, minta kaya, minta naek jabatan dst …
    Kalau sudah laris, fulus jelas datang bak lumpur lapindo … kesejahteraan dirinya dan kelompok naek, dst …

    Tak merugikan siapa2 ?
    Jelas merugikan komunitas lainnya. Apa nggak malu tuh, masuk CNN terus dibilang, warga jawa timur bunuh kambing hidup-hidup, lempar ke lumpur panas lapindo.
    Moslem indonesia tolak lumpur dengan cara lempar kambing hidup-hidup dst …

    Btw, kurang beruntung jelas bukan alasan untuk tidak tau kalau perbuatan mereka bertentangan dengan ajaran agama yang mereka anut !!!

  20. isadikin berkata:

    Yah setuju Pak Dhe. Daging kurban aja untuk dikonsumsi ya 🙂

  21. Rovicky berkata:

    Kasihan sama kambingnya saja.
    Dikorbankan hidup2, matinya tersiksa. Kalau disembelih dulu barangkali lain critanya.

  22. isadikin berkata:

    Heheheh. Emang betul perbuatan mereka tidak rasional karena mereka adalah orang2 yang kurang beruntung ga punya akses ke pendidikan seperti para tukang insinyur yang pinter2. Lebih baik kita melihat niat baik mereka aja. Toh ga merugikan siapa2 🙂

  23. MaIDeN berkata:

    Bodoh, geblek, sinting, stupid idoit, dungu, nggak punya otak, otak ditarok didengkul … Pokoke semua padanan kata-kata itulah …

    Dasar ….. kampungan, nggak punya elmu, nggak tamat es de, nggak pernah sekolah …. dst padanan kata sejenis …

    Capek ah ….

  24. dian wahyu berkata:

    tak masuk akal= irrasional, di luar rasio, dan di luar normal= paranormal.
    lusi bencana raisonal atau irrasional = force majure. Bingung kan untuk memasukkan di mana. Karena kita sendiri suka bingung, yang sederhana dibuat susah, yang susah dibuat sederhana atau digampangkan.
    Jadi semua bingung melihat artikel ini, padahal ada masalah yang lebih besar untuk dilihat dalam mencari solusinya.
    Jadi mari kita bingung dan terus memikirkan yang kecil-kecil yang membikin bingung.
    Lho kok jadi bingung…

  25. apang berkata:

    wah kalo itu sih da kebangetan banget tu masak kambing g salah jadi korban ato munmgkin tu paranormal pengin bikin bubur kambing lapindo……hii….. pasti laku berat tu

  26. zhai berkata:

    You probably missed the point here people (only GOD knows how on earth you were thinking), but the point is, they tried to DO something, on their own unique way.
    Yep, they’re not CRITIZING others who think their methods were more rational.

    Well who are you all anyways. You’re all just a bunch of loosers behind their monitors who talk blah blah blah about others. Who dont want to move your lazy ass more than a feet away.

    Why would someone who travel for more than 100 miles from sumatra, TRYING to DO something to HELP, cares about what you’ve all said?
    Haha.. Pathetic.

  27. dr.bubble berkata:

    wah mubadzir banget….mending tak pek kambingnya tak urus,tak jual buat mbantuin korbanya n beli pulsa+bensin…..

    udah tamat TK blom ya????

    mang ada naganya?

    laper, minta wedhus cilik…

    mbokyao….

    wedus gembel yang gde….

    lapor sama mbah marijan….

    pasti di kasih….

    yang nglakuim pasti pa”RA NORMAL”

    blum bisa bersyukur sama allah swt masa di kasih kambing bwat di makan malah di buang2….

    masih banyak prang yang ga bisa bli kambing, lha ini malah di lempar ke lumpur yang pasti mematikan karena kambing kan ga bisa renang lempar aja belut listrik pasti idup…… napa ya ?? padahal mreka udah knal tv komputer n yang pasti mreka orang yang berakal knapa bukan orang laen aja yang di lempar para koruptor misalnya…para narapidana…..manusia cuma bisa nunggu kapan tuh lumpurnya habis…

    berdo’a n brusaha lebih penting dari pada nglempar2 kambing seenak wudel….

    moga2 aja mreka sadar dari kekhilafan mreka amiinnnn……………….

  28. […] Lihat gambar diatas, disebelah kiri (jauh dari pusat semburan) terlihat semburannya cukup kuat. Sedangkan gambar disebelah kanan (bubble 4) yang berdekatan dengan semburan utama terlihat semburan kecil. Namun semburan kecil dengat semburan utama ini bisa membesar apabila terus berkembang menyatu dengan semburan utama. <still being edit — masih diperbaharui terus .. ntar tengok lagi … kerja dulu lah … iya kerja dulu tapi pakai mikir jangan seperti hal yang TIDAK MASUK AKAL ini > […]

  29. jati berkata:

    Jangan-jangan nanti ada juga yang ngelempar anak manusia…

    Btw, itu kostumnya kok mengingatkan pada laskar penuh kekerasan dari agama tertentu yah? Kira-kira kolom agama di KTPnya ditulisi apa ya? *gag nyambungs*

    Maksudnya laskar Kristen? Laskar Nasrani? Lho, bukan ya? Laskar apa dong? Ayo sebutkan yang jelas. Jangan pakai kata ‘tertentu’ saja. Ini sudah bukan jamannya mbah Suharto lho.

  30. kampret berkata:

    yah namanya aja paranormal, kalo masuk akal bukan paranormal tapi normal saja hehehehe… tuh yang lucu tuh yang bu\ikin artikel hehhehe…
    tapi jujur nih sayang tuh anak kan\mbing mending di sembelih terus di buat sate dan di bagi ke warga pasti enak hehehehehe….

  31. hudie_caem berkata:

    huahaha1212131x wah enak kali yah kalo yang dilempar gak kambing aja tapi ayam, sapi kerbau dll,,, wah pasti para pengunjung yang ngliat lusi gak akan kesulitan nyari makan malem, kan jadi banyak tuh penjual sate…. ada sate kambing,sate sapi, sate ayam…..
    wah… gak rasional tuh…
    tapi patut diacungin jempol juga sih atas keturut prihatinan mereka….

  32. MAHMUD MUSTAIN berkata:

    Kesalahan persepsi terhadap konsepsi ketuhanan jauh lebih berbahaya. Inilah bangsa kita, kita tidak boleh menghina mereka dan harus tetap menghormati. Tetapi mestinya mari kita diskusikan dengan baik yang mendatangkan hikah.

    Mohon maaf.

  33. Pram berkata:

    Si Lusi ngidam sate kambing kali..!

  34. wadehel berkata:

    Jangan-jangan nanti ada juga yang ngelempar anak manusia…

    Btw, itu kostumnya kok mengingatkan pada laskar penuh kekerasan dari agama tertentu yah? Kira-kira kolom agama di KTPnya ditulisi apa ya? *gag nyambungs*

  35. Joyo.S berkata:

    “Kalau melempar Gajah Sumatra kan berat “… 🙂
    🙂 🙂

  36. Purna berkata:

    Hmm…, aneh…, Pakdhe Rovicky, saya sependapat dgn anda… Itu kejam dan, emang buat siapa tuh kambing2? Si LuSi kan ga minta?….

  37. Rovicky berkata:

    bener-bener sebuah tindakan yang tidak masuk akal bahkan terkesan “Kejam” apa yang dilakukan kelompok supra natural dari sumatra ini dengan melemparkan anak kambing hidup2 ke dalam lumpur panas …

    Ikutan prihatin sih OK, tapi kalau begini ? 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: