Amblesan tak merata lebih berbahaya ketimbang curah hujan maksimum sekalipun.

Salam Duka !, daerah ini wajar ditenggelamkan-ditimbun

Ditulis oleh Rovicky on November 23rd, 2006

Ketika sedang di Pekanbaru semalam, saya sangat kaget ketika semalam ada yang mengirim SMS berita luapan lumpur terbaka. Berita sms dikirim ke HP dari seorang yg tidak aku kenal. Aku pikir ini issue ternyata beberapa saat kemudian saya melihat trail Breakaing news di salah satu TV.

map-lumpur-01-oktober-2006.jpgBerita terakhir menyebutkan sudah mencapai 10 orang tewas akibat ledakan pipa gas ini. Ketika saya diberitahu sebuah pipa saya terus mencari dari peta dasar yang selama ini saya pakai sebagai acuan. ….. BLAIK … pipa-pipa yang katanya berseliweran disekitar lokasi ini tidak ada dalam petaku !

Tetapi saya yakin peta yang dimiliki timnas lebih lengkap. Sehingga dapat dipakai dengan lebih baik.

Dinyatakan sebagai Bencana

Presiden SBY akhirnya sudah menyatakan kasus Lusi sebagai bencana dan memerintahkan daerah seluas 440 ha itu sebagai daerah berbahaya dan tertutup. Persis seperti yang sudah saya sampaikan disini dahulu bahwa satu keputusan yang aku rasa paling logis adalah menutup daerah ini untuk pemukiman.

– “Wah sedih nih, dhe !”
+ “Ya, alam itu pasti punya karep sendiri”

Amblesan tak merata lebih berbahaya ketimbang curah hujan maksimum sekalipun.

diffsubsidence Amblesan yang terjadi pada crater ini memang berbentung kerucut kebawah. Namun ini dalam skala besar degan radius amblesan 2 Km. Namun dalam skala kecil, atau skala konstruksi civil amblesan ini sangat-sangat tidak merata. Seperti yg dulu sudah aku wanti-wanti tentang differential subsidence, penurunan sepotong-sepotong akibat rekahan-rekahan bawah tanah yang sangat kompleks.

Hujan bukan ancaman. Seperti yang dijelaskan Pak Basuki (Timnas), berdasarkan kajian historical (sejarah) curah hujan masa lampau di daerah ini, maka ponds ini masih sangat mungkin untuk menampung curah hujan maksimum sekalipun. Sehingga banjir di musim hujan memang bukan ancaman. Ancaman justru dari amblesan yang sangat tidak merata ini. Dan skali lagi, pengetahuan kondisi bawah permukaan merupakan kunci mengetahui dinamika bumi.

Salam duka

2 Responses to Amblesan tak merata lebih berbahaya ketimbang curah hujan maksimum sekalipun.

  1. For hottest news you have to visit world-wide-web and on
    internet I found this website as a best web page for newest updates.

  2. MaIDeN berkata:

    Kurang banyak kambingnya 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: