SEMBURAN LUMPUR DAPAT DIMANFAATKAN SEBAGAI PLTU

Media center

Semburan lumpur panas Lapindo Brantas Inc (LBI) ternyata bisa dimanfaatkan sebagai alternatif pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Namun kemungkinan untuk pembuatan listrik itu masih dalam penelitian yang dilakukan oleh ahli Geologi dari UPN Veteran Jogjakarta.


Ahli Geologi UPN Veteran Jogjakarta, Prof Bambang Prastito saat jumpa pers di rumah makan Cianjur Sidoarjo, Kamis (18/1) sore mengatakan, penelitian panas bumi yang berada di pusat semburan lumpur bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Hal ini dikarenakan uap yang keluar dari pusat semburan tersebut sama dengan peristiwa semburan di Kamojang, Jawa Barat.
“keadaan kandungan panas yang dikeluarkan dari perut bumi sama seperti pembangkit yang berada di Kamojang, dimana kandungan panas uap di Kamojang mencapai 150 derajat celcius, sedang kandungan yang berada di sekitar pusat semburan porong sekitar 150 – 200 derajat celcius. Namun semua itu masih perlu uji coba lagi yang lebih detail,” ujarnya.
Menurut Bambang, dengan kandungan yang sebesar itu kemungkinan sudah dapat dibuat pembangkit listrik. Karena di Kamojang dengan kandungan panas bumi sekitar 150 derajat celcius dapat menghasilkan kekuatan listrik sebesar 300 megawatt/ hari. Di Sidoarjo kandungan panas yang berada di perut bumi lebih dari 200 derajat celcius, dimungkinkan akan dapat menghasilkan dan membangun tenaga listrik tenaga uap di sekitar areal pusat semburan akan lebih banyak.
“Walaupun masih dalam penelitian, namun saya yakin apabila pembangkit listrik dapat dibangun dari semburan lumpur ini dapat menghasilkan listrik yang lebih besar,” katanya.
Dia mengaku, fenomena semburan Lumpur di Porong ini tergolong aneh karena kandungan panas bumi bercampur dengan minyak bumi. Selain itu, sumber air panas yang keluar ini merupakan proses yang ada hubungannya dengan keberadaan gunung berapi yang aktif yang berada disebelah Selatan Sidoarjo seperti Gunung Bromo, Gunung Arjuna dan Gunung Penanggungan.
Salah seorang staf pengajar FTM UPN, Jagranata MT menjelaskan, ide mengenai pemanfaatan panas bumi yang berada di Porong ini dapat direalisasikan dengan cara indirecuse (pemanasan tidak langsung) yaitu menyalurkan panas ke dalam turbin pembangkit yang diletakan jauh diluar areal.
“Potensi panas yang dihasilkan dari perut bumi nantinya disalurkan dengan jarak agak jauh, sehingga pemanasan bisa dilakukan dengan aman,” ujarnya

-nang, 2007-01-19 21:59:18

Iklan

6 Responses to SEMBURAN LUMPUR DAPAT DIMANFAATKAN SEBAGAI PLTU

  1. roni berkata:

    kalo lumpur lapindo di jadikan PLTU … bisa ..
    untung apa rugi?? ato sekedar bikin hajatan aja biar dapat project…
    tahukah kita kapan berhentinya lumpur??
    kalo pas dibangun .. lumpurnya berhenti gimana??
    sampai sekarang saja orang ngk tahu berapa capasitas yang akan disemburkan oleh lumpur itu … mulai dari ahli-ahli yang banyak spekulasi….
    mungkin bisa di buat PLTU yang bisa dipindah pindah kalii…( PLTU MINI )
    kalo habis di porong..mungkin bisa pindah ke porong porong lainnnya di indonesia

  2. si gemblunk berkata:

    haahaha, good idea! lagi asik2 bikin idirecuse, lumpure njebluk maneh, trus karena itu semburan juga mengandung minyak, mak buk kobong pisan, wislah gak usa bikin sensasi atasi dulu itu lumpurnya, ada gak kemungkinan bahaya yang lain, pasca semburan.

  3. babe tm 03 berkata:

    keren tu pak jagra. kalo bisa dibuat jadi yang bermanfaat, napa nggak?
    teruskan usaha nya pak. semoga sukses……

  4. Rovicky berkata:

    Mas Paijo jangan lama2 nyimpennya … nanti keduluan orang dan dipatenkan gemannna ?

  5. Paijo berkata:

    Ide yang bagus, tapi saya punya ide lain yang mungkin lebih bagus. Tapi sekarang masih saya simpan dulu menunggu saat yang tepat untuk dipublikasikan. Terimakasih dan salam eksperimen.

  6. joyo.s berkata:

    SEMBURAN LUMPUR DAPAT DIMANFAATKAN SEBAGAI PLTU
    ===============================================

    🙂 Maaf, tidak ada anggaran untuk usulan anda, terima kasih 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: