Pemerintah Tidak Bisa Hentikan Semburan Lumpur Lapindo

Senin, 29 Januari 2007 20:29 WIB

MAGETAN–MIOL: Gubernur Jatim Imam Oetomo menyatakan banjir Lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, belum mampu diselesaikan. Pemerintah pusat telah mengambil sikap bersifat sementara, tak dapat menghentikan semburan lumpur.

Gubernur Jawa Timur (Jatim) mengatakan hal itu dalam acara Temu Wicara dengan Kelompok Pelestarian Sumber Daya Alam dan Kelompok Informasi Masyarakat di Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Senin (29/1).

“Semburan lumpur akhir 2006 pernah mencapai 148.000 meter kubik per hari,” jelasnya.

Dia mengatakan menurut hasil terakhir penelitian para ahli geologi, bakal terjadi penurunan tajam daerah sekitar lokasi semburan lumpur sekitar 30 tahun-50 tahun ke depan.

Diperkirakan daerah sekitar juga bakal menjadi mirip danau. Karena itu, perlu dipikirkan infrastruktur lain yang ada di sekitar, seperti jalan tol, jalan nasional dan rel kereta api. Infrastruktur tersebut dihitung secara cermat, karena dipastikan terkena dampak langsung, sehingga harus dipindahkan dalam tahun ini juga.

Sumber: Media Indonesia Online

Iklan

96 Responses to Pemerintah Tidak Bisa Hentikan Semburan Lumpur Lapindo

  1. Agus Pramojo berkata:

    ada ide nyeleneh yang mungkin bisa dijadikan solusi LUMPUR LAPINDO
    1. Bambu;
    tanggulnya jangan dibiarkan kosong, tapi coba ditanami bambu.
    2. Corong;
    kalo semburan lumpur gak bisa ditutup, ya gak usah ditutup, tapi dibuatkan media cor berbentuk corong sehingga material yang dikeluarkan akan menahan material yang dibawahnya

  2. hj.muslimah berkata:

    assalamualaikum. . .
    Saya hj.muslimah.
    Dlu saya jg pernah melantari lumpur panas diporong lapindo. .
    Pada tanggal 12 Desember 2007 itu yg pertama.
    Kemudian pda tnggal 20 Januari 2008.
    Setelah saya menutup lumpur panas diporong lapindo, Allah Swt memberi hadiah yg sangat luar biasa kpda saya. .
    Hadiah itu berupa:
    1. Mahkota dan keris raden fattah.
    2. Tongkat sunan bonang.
    3. Pedang sahabat 4 (sayidina Abu bakar as-sidik, Umar bin khatab, Usman bin affan dan sayidina Ali bin abi thalib.)
    Dan masih bnyak lg brang2 peninggalan wali songo yang ada pada saya. .
    Kalau anda ingin tau lebih lanjt silahkan datang ke alama saya di Parit Subulussalam, Desa.Pancur, Kec.Keritang, Kab.Indra Giri Hilir, Prov.RIAU.
    Atau hubungi kotak tlfn 085266770016.
    Wssalamualaikum, wr.wb. .

  3. Ki Suki berkata:

    Saya tertarik dengan ide pak Djaja Laksana tentang Teori Bernoulli yang saya baca sudah diuji-coba di salah satu semburan kecil.

    http://www.antaranews.com/berita/1275023321/4-tahun-semburan-lumpur-lapindo-yakin-dapat-dihentikan-alumni-its

    Saya sudah coba membaca beberapa tulisan mengenai ide itu, sayangnya masih belum mengerti. Ada bisa memberi penjelasan?

  4. sudarsono berkata:

    Haloo Lapendos….negrinya wono kaerun karo pak seleh…….,kepiting jepit kerang pasang kuping biar denger….he..he..he.. komentarnya fenomena alam ini akibat ulah tangan manusia yang sudah melampaui batas, lumpur lapendos membuat kita tersadar betapa serahkahnya manusia….hingga orang sadar pemikirannya jadi tidak sadar coba bayangkan sampai ada yang ngira didalamnya ada kepitingnya bahkan ada yang mengira suru datangin kyi untuk hentikan ini bahkan kepala kerbau pun sdh dilemparkan memang itu semua akal budi manusia tapi coba kita kembalikan kesadaran kita
    berfikir yang jernih n rasional dan minta tolong kpd sang kholiq ALLAH SWT…………positipnya mari lumpur lapendos di buat tempat pariwisata terbesar di asia tenggara dan design penduduk sekitar bisa kerja……sehingga wono kaerun,seleh,brodin,rumina,sak kaesare isok kerjo mane…….gak ngono ta rek…..!!!

  5. zaini berkata:

    SEPUTAR SEMBURAN UMPUR PANAS

    Saya sampaikan pengamatan sementara seputar semburan lumpur panas lapindo semoga
    menjadi masukkan yang sangat penting, adapun beberapa hal yang saya sampaikan
    berikut antara lain :

    1.PUSAT SEMBURAN DITENGGELAMI BETON.
    Efeknya adalah getaran di dalam dari tenggelamnya beton. Sedangkan pada sumur pusat semburan tanah didalamnya sensitif akibat dari kebocoran pengeboran. Penumpukan beton akan mengakibatkan air bertekanan tinggi yang menghasilkan lumpur panas menerobos dan menggerus tanah disekitar pusat semburan. Sehingga terjadi pelebaran diameter yang mengakibatkan semburan makin besar. Pelebaran diameter juga dapat diakibatkan karena lamanya waktu semburan yang hampir selama 4 tahun. Kalau pusat semburan makin besar mungkin semburan liar yang terjadi berkurang itu karena air bertekanan tinggi lebih cenderung fokus pada ruang yang lebih besar (pusat semburan). Kalau semburan liar yang terjadi setelah pelebaran diameter itu merupakan air bertekanan tinggi terperangkap dalam jumlah yang sangat kecil sehingga semburan liar yang terjadi berlangsung dalam waktu yang tidak lama. Tentang semburan liar terjadi suhunya tidak selalu tinggi itu karena air bertekanan tinggi mengalami kapilaritas (peresapan) sehingga air bertekanan tinggi tidak mampu keluar dan hanya memberikan gaya pada air tanah sehingga yang keluar kepermukaan hanya air tanah yang bersuhu rendah
    (beberapa semburan liar yang terjadi suhunya rendah dan berlangsung pada waktu yang tidak lama)
    2.FENOMENA SEMBURAN BERHENTI BEBERAPA SAAT
    Itu merupakan penumpukan beton dengan diameter dengan ukuran bervariasi. Karena terjadi penumpukan maka semburan berhanti beberapa saat. Ketika semburan berhenti beberapa saat akibat penumpukan beton, lumpur panas hasil air bertekanan tinggi tidak bisa keluar dan menyebabkan penggerusan lapisan lempung oleh air bertekanan tinggi yang dapat membentuk wadah lumpur, sementara itu air bertekanan tinggi terus-menerus diberikan dari kebocoran pengeboran maka air bertekanan tinggi terus-menerus memberikan gaya pada wadah lumpur, karena volume lumpur sangat besar dan air bertekanan tinggi terus-menerus diberikan dari kebocoran pengeboran, cepat atau lambat lumpur panas hasil air bertekanan tinggi akan keluar. Sementara itu tanah disekitar pusat semburan sensitif akibat suhu tinggi dan getaran dari tenggelamnya beton. Sehingga dengan mudah daerah ini (pusat semburan lebih cenderung dilalui) penumpukan beton tidak lebih dari 80m karena pusat semburan yang terjadi tidak pindah .
    3.KEGAGALAN MENGHENTIKAN SEMBURAN LUMPUR DENGAN BERAT JENIS LUMPUR YANG LEBIH TINGGI
    Selain karena kehabisan lumpur dengan berat jenis lumpur yang lebih tinggi, faktor lain yang mempengaruhi adalah suhu didalam yang sangat tinggi, sehingga lumpur dengan berat jenis yang lebih tinggi juga ikut tergerus.
    4.TENTANG SEMBURAN YANG AKAN DIPREDIKSIKAN BERHENTI DALAM WAKTU 31 ATAU 100 TAHUN.
    Tidak ada yang bisa memprediksikan kapan semburan akan berhenti karena tidak ada yang mengetahui pasti berapa energi yang dipakai untuk menghasilkan semburan lumpur panas. Kalaupun semburan berhenti dari waktu diprediksikan tidak menutup kemungkinan dalam radius beberapa meter akan mengalami ambles atau longsor secara besar-besaran dan dampak lainnya akan menghadang dimasa yang akan datang 
    5.PERTANYAAN SAYA
    a) Bagaimana bisa pusat semburan jaraknya 150m dari pengeboran ?
    b) Apakah pada waktu tertentu pusat semburan memuntahkan atau mengeluarkan lumpur dengan volume lumpur yang lebih banyak ? Mengapa ?
    c) Apakah pada mata air penduduk sekitar pusat semburan air asin ? Mengapa ?
    ( mohon dibalas untuk dugaan dan karya tulis saya)
    6.Kegagalan pengeboran menyebabkan air bertekanan tinggi diantara partikel pasir menekan ke samping memberikan ruang gerak air bertekanan tinggi. Sehingga air bertekanan tinggi membuat daerah untuk dilalui. Dan dalam perjalanan mulanya air bertekanan tinggi melewati pori-pori dan meresap yang menyebabkan penggerusan sehingga air bertekanan tinggi membentuk sebuah daerah untuk dilalui, untuk mnghentikan kebocoran rasanya sangat sulit karena air bertekanan tinggi dalam waktu hampir 4 tahun sudah membuat daerah yang lebih luas bergerak. Lakukan pengeboran kembali diantara pusat semburan dengan pengeboran lama sesuai standart pengeboran, sebelum elakukan pengeboran baru tarik garik lurus antara pusat semburan dengan pengeboran lama cari jarak idealnya melaui perhitungan. Bor hingga kedalaman kebocoran, tentukan juga titik potong kedalaman pengeboran baru. Lumpur yang dihasilkan mengandung gas-gas asam yang beracun, semua upaya penanggulangan sudah maksimal, terpaksa menghentikan semburan dengan reaksi kimia, masukkan senyawa kimia alkali (hidroksida) cair agar bereaksi dengan fluida yang naik dari pusat semburan, masukkan dari pengeboran baru.
    volume senyawa kimia alkali (hidroksida) yang dimasukkan lebih dari atau sama dengan volume debit lumpur yang dikeluarkan ke pusat semburan.
    Untuk memilih senyawa alkali, tentukan dengan viskositas lumpur, suhu lumpur, berat jenis lumpur dan ukuran partikel lumpur atau sesuaikan dengan pertanyaan saya pada nomor 5 poin b dan c. Gerakan fluida karena under grund akan membantu penghomogenan
    7.Utuk penentuannya sebagai berikut:
    A = ½ x B x C x D
                 E
    F² = B²-C²+D²
    ketrangan:
    A = Jarak ideal untuk melakukan pengeboran baru (m)
    B = Kedalaman kebocoran pengeboran (m)
    C = Jarak antara pusat semburan dengan pengeboran lama(m)
    D = Diameter pipa yang digunakan untuk melakukan pengeboran baru (m)
    E = Debit perhari dari pusat semburan (m3)
    F = Kedalaman kebocoran (m)
    Untuk pengeboran baru tidak lebih atau sama dengan kebocoran pengeboran lama.
    (kalau mungkin ada perhitungan lain). Kalau bisa dimasukkan dari pengeboran lama tidak perlu melakukan pengeboran baru.
    Kalau dalam dalam waktu hampir 4 tahun bisa menenggelamkan sekian desa kalau dalam beberapa tahun kedepan berapa desa lagi yang akan tenggelam, ( maaf saya tidak bisa mengirimkan gambarnya melalui email,bila perlu bisa difaks-kan ).
    tamabahan.
    Lumpur yang dihasilkan suhunya tinggi dengan didisertai gas-gas beracun, NaOH mungkin yang efektif untuk bereaksi dengan fluida yang naik( kalau ada senyawa lain yang lebih efetif)
    prinsip dari metode ini adalah menetralkan fluida yang bersuhu tinggi disertai mengandung gas-gas beracun.. NaOH yang dimasukkan akan bereaksi dengan fluida, NaOH juga dapat mengendapkan unsur-unsur logam berat yang ada dalam fluida. Jika fluida netral kebocoran pengeboran akan tersumbat endapan dari reaksi. Efek dari metode iniadalah mata air penduduk sekitar, pH mata air penduduk akan sedikit meningkat. (pertanyaan pada poin c) mungkinda senyawa lain yang lebih efetif).
    Kalau bisa Sebelum melakukan metode tersebut pastikan sumur yang dilakukan pengeboran miring dalam keadaan tdak berfungsi agar senyawa yang dimasukkan hanya fokus tertuju pada pusat semburan dan beberapa semburan yang terjadi disekitarnya
    (bisa disampaikan pada ahlinya)

    Pengamatan saya hampir 4 tahun dan kejanggalan beberapa teori untuk semburan lumpur panas lapindo :

    1.TEORI UNDERGRUND
    Harusnya ada 2 pusat semburan diarah berlawanan diantara lokasi pengeboran.
    2.TEORI MUD VULCANO / DANAU LUMPUR
    Tidak dapat di pungkiri lumpur yang keluar berasal dari lapisan lempung akibat penggerusan air bertekanan tinggi.
    3.TEORI GEMPA BUMI
    Kalau menurut pengaruh gempa diyogyakarta harusnya terjadi gerakan spontan. Begitu gempa diyogya berlangsung, harusnya beberapa menit efeknya juga berimbas pada pusat semburan. Tapi yang terjadi selang waktu 2 hari (kalau boleh diizinkan bisa langsung dijelaskan dilokasi )
    4.FENOMENA PUSAT SEMBURAN MENGELUARKAN MINYAK
    Kaluau diizinkzn saya ingin menyakan kapada pihak pengebor dan ahli geologi untuk memperkuat dugaan saya. Mungkin pertanyaan ini bisa bermanfaat.
    5.KESIMPULAN SAYA DALAM PENGAMATAN HAMPIR 4 TAHUN
    berdasarkan fakta dilokasi kejadian sulitnya upaya penaggulangan karena kemiringan naiknya fluida

  6. Byanto berkata:

    Lapindo…, Lapindo…., Dasyat Bencananya.

    Smoga ada jalan Dari Tuhan YME, dan bencana ini segera berakhir, Amiin.

  7. Anangsbanget berkata:

    Saya sependapat banget dengan pendapat Chatarina. No. hpnya berapa ya?

  8. Chatarina berkata:

    Saya sangat prihatin atas musibah2 yang terjadi di Negaraku Indonesia tercinta…memang sangatlah berat menjalani semua cobaan ini tapi kita harus yakin.,walaupun sebagaimana besar musibah/cobaan yang kita hadapi.,kita harus tetap bersyukur pada Yang Kuasa.,kita tak perlu meminta bantuan pada siapa pun.,tapi mintalah pertolongan hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa…karena hanya Tuhan lah yang mampu merubah segala2nya

    Saudara2ku sebangsa dan setanah air…
    Percayalah…janganlah kalian ragu akan pertolongannya…

    Sebab…sesekali Tuhan murka…
    Akan tetapi Cinta Kasih-Nya akan menyertai kita sampai selamanya…

    Maka dari itu janganlah engkau merusak alam karena keserakahan…karena alam adalah sahabat kita yang harus kita jaga…

    Salam Damai bagi kita…

    From :
    ….Chata….

  9. inayatul iza berkata:

    sama dengan inayatul iza karna ini web saya

  10. inayatul iza berkata:

    menurut saya, jika cara logik tidak bisa digunakan lebih baik cara halus seperti rorojongrang versi baru gitu. pemerintah sudah mengeluarkan uang sebesar triliunan untuk masalah ini bahkan sampai hari ini masih memberi gaji pada bpls dan konco-konconya tapi apa tidak ada hasilnya ya…kan. Saya punya usul telpon saya untuk negosiasi hanya dengan mengeluarkan uang sebesar 1 milyard rupiah separuh dari lubang itu akan mengecil jika terbukti bayar lagi 1 milyard maka akan tertutup. Kalau kataku bohong ya kerumahku saja di Jalan garuda gang 10 no 6 rt 02 rw 02 Pasuruan Jawa Timur jadi kan enak kalau tidak tertutup bisa langsung kerumah minta uang kembali tidak rugikan dari pada 43 milyard sudah dikeluarkan tidak ada hasilnya. semua itu terjadi dalam tempo dua bulan paling lambat. Tapi semua ini perlu di garis bawahi kalau saya perlu uang kalau uang dikantong sudah 2,5 milyard ngapain susah susah promosi ke lapindo. Sekarang saya lagi perlu uang maka saya jual ilmu saya pada lapindo bukan gratisan lho . minat hubungi inayatul iza 0343 421379 di Pasuruan ya… jangan lupa. saya tunggu!!!!!!

  11. Yoeningtieas berkata:

    ehhkemm,,
    gini menurut saya: “orang di atas” tu terlalu “buta & tuli” atau jangan-jangan gak mau masalah lumpur pilu ini terselesaikan. Alasanya gampang aja; banyak warga yang punya ide dan saran untuk wayout dari masaslah ini tapi kagak digubris!! liat aja di site ini; banyak bgt kok yg ngaku punya idea..
    Jd,,, buat pemerintahku,, I support you to solve this problem, but i hate you for you don’t care about the solving idea from your own inhabitants.. (T_T) hiks,,,,,,

  12. Tonas berkata:

    Bukan hanya “Salah Bicara saja” bung Wahyu, akan tetapi yang pasti juga “TIDAK KOMITMENT DENGAN YANG SUDAH DI BICARAKAN DAN TERTULISKAN” Ini salah satu cuplikan kalau PEMERINTAH TIDAK KOMITMENT dengan BICARANYA dan yang TERTULISKAN dalam NOTULEN-nya SENDIRI dengan KERTAS YANG MEMAKAI KOP KENEGARAAN, ini sekilas cuplikan-nya :

    Jakarta, Kompas – Akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berdialog
    langsung dengan para wakil warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera 1,
    Porong, Sidoardjo, Jawa Timur, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/4)
    malam. Sore hari warga Perumtas 1 itu diterima Wakil Presiden Jusuf Kalla.

    Pertemuan Wapres Kalla dengan perwakilan warga Perumtas 1 pada sore
    hari itu difasilitasi oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, yang Senin (23/4)
    malam sebelumnya sempat menemui dan berdialog dengan warga di tempat
    pengungsiannya di Taman Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

    Dalam pertemuan dengan para perwakilan Perumtas 1 di Istana Wakil
    Presiden, Wapres Jusuf Kalla memutuskan pemerintah menyetujui mempercepat
    sisa pembayaran kerugian warga Perumtas 1 yang nilainya sebesar 80 persen
    menjadi setahun dari waktu yang sebelumnya ditetapkan selama dua tahun.

    Adapun pembayaran pertama sebesar 20 persen dari total aset diputuskan
    akan diterima secara utuh oleh warga Perumtas 1. Artinya, warga tidak
    diwajibkan untuk melakukan pembayaran cicilan sisa kredit pemilikan rumah
    (KPR) yang masih tertunggak. Bahkan, warga juga dibebaskan dari sisa bunga
    dan denda pembayaran KPR-nya.

    Pembayaran 20 persen ini harus segera dilakukan saat perjanjian antara
    Lapindo Brantas Inc, warga Perumtas 1, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank
    Negara Indonesia (BNI), dan bank lain yang terkait dengan Perumtas 1.

    Di Istana Negara

    Dalam dialog dengan para wakil Perumtas 1 yang dipimpin Sumitro (juru
    bicara warga yang berasal dari Pondok Pesantren Ahtazib dari Desa Kedung
    Bendo, Sidoarjo) di Istana Negara, Presiden antara lain mengemukakan,
    pemerintah ingin sejak awal bertanggung jawab dalam menangani masalah luapan
    lumpur panas di Sidoarjo karena operasi Lapindo Brantas Inc.

    Presiden juga mengatakan ingin rumusan yang sudah disepakati di Kantor
    Wapres berjalan tanpa hambatan. “Wapres sampaikan kepada saya sudah dapat
    merumuskan dengan baik. Saya berharap pelaksanaan pemberian penggantian
    berjalan tepat, adil, dan sampai pada sasaran,” ujar Presiden saat menerima
    perwakilan warga Perumtas 1.

    “Kami sayangi Saudara-saudara di Sidoarjo. Saya akan datang lagi ke
    Sidoarjo untuk melihat implementasinya,” ujar Yudhoyono.

    Pertemuan Wapres dan lima wakil dari Perumtas 1 antara lain dihadiri
    Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie,
    Ketua Dewan Pengarah Badan Pelaksana Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPPLS)
    yang juga Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, serta Direktur Utama BTN
    Kodradi. Setelah pertemuan, diadakan jumpa pers.

    Setelah melakukan jumpa pers bersama, Djoko Kirmanto, Sutiyoso, Dirut
    BTN Kodradi, dan bersama lima warga Perumtas 1 menandatangani notula hasil
    pertemuan tersebut. Notula pertemuan tersebut kemudian dilaporkan oleh
    Wapres kepada Presiden.

    Warga Perumtas 1 sebelumnya mengajukan tuntutan pembayaran dilakukan
    tidak secara bertahap atau 100 persen. Alasan warga, selain nilai asetnya
    sangat kecil, warga juga masih menanggung pembayaran cicilan pelunasan KPR
    Perumtas 1 sehingga warga menolak pembayaran kerugian dengan perhitungan 20
    persen berbanding 80 persen yang akan dibayarkan dua tahun kemudian.

    Sekitar 200 warga Perumtas 1 yang menolak perhitungan kerugian
    berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2007 tentang Badan
    Penanggulangan Lumpur Sidoarjo sejak awal April lalu berbondong-bondong
    datang ke Jakarta. Mereka juga melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana
    Merdeka. Aksi mereka tidak ditanggapi oleh Presiden.

    Bahkan, menurut Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng, Presiden
    tidak bisa menemui warga mengingat Presiden telah membentuk BPPLS.
    Seharusnya, warga Perumtas 1 menemui Ketua BPPLS dan Ketua Dewan Pengarah
    BPPLS. Belakangan, Presiden menginstruksikan Ketua BPPLS dan Menteri
    Pekerjaan Umum menemui warga Perumtas 1. (HAR/INU/NEL/ECA/ DIK/APA/VIN/OIN)

    Dan yang lebih IRONIS lagi 3 Warga yang menghadap dan menghasilkan kesepakatan dengan “BELIAU-BELIAU”-NYA itu untuk MEMPERJUANGKAN KEADILAN BAGI WARGA KORBAN LUMPUR, KHUSUSNYA WARGA PERUMTAS-1 YANG MASIH ADA KAITANNYA DENGAN HUTANG KPR PERUMAHAN PERUMTAS-1, Sekarang ini MALAH “DICEKAL” dan menjadi “TARGET DAFTAR ORANG-2 YANG TIDAK MENDAPATKAN PEMBAYARAN GANTI RUGI-NYA” bersama dengan 44 Warga yang lainnya. Itupun “BELIAU-2”-NYA tidak bergeming sedikit-pun, krn sudah TERBUAI DAN TERBIUS dengan “KONSPIRASI LAPORAN” yang sudah di sampaikan ke Meja “BELIAU-2” nya tersebut. Dan ini nanti akan bisa menjadikan BOM WAKTU bagi RAKYAT JAWA-TIMUR seperti yg sudah pernah kita lakukan :

    Sabtu, 24 Pebruari 2007 07:43:08
    Pemerintah Didesak Selesaikan Persoalan Lumpur Panas Lapindo
    Ekonomi Jatim Terguncang
    Kategori: Sidoarjo (164 kali dibaca)
    Sidoarjo, Kompas – Pemblokiran jalan tol, jalan arteri, dan rel kereta api di kawasan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, yang berlangsung selama 33 jam sejak Kamis lalu, akhirnya dibuka, Jumat (23/2) petang. Akan tetapi, pemblokiran itu menyebabkan perekonomian Jawa Timur terguncang.

    Antrean panjang di jalan tol dan jalur arteri di Jalan Raya Porong menyebabkan lalu lintas di sebagian besar Surabaya dan Sidoarjo lumpuh. Aktivitas ekspor melalui Pelabuhan Tanjung Perak terhenti, distribusi bahan bakar minyak ke Malang/Pasuruan terganggu, dan pengiriman barang ke daerah-daerah, termasuk antarpulau, terhenti total.

    Pemblokiran juga menyebabkan bus-bus antarkota tak bisa beroperasi sehingga penumpang menumpuk di Terminal Bungurasih.

    Selain itu, pemblokiran rel kereta api menyebabkan perjalanan kereta api dari Surabaya ke sejumlah daerah dibatalkan. Bahkan, operasi pasar beras di Kabupaten Gresik, Sidoarjo, dan Kota Surabaya tak bisa dilakukan karena 35 truk pengangkut beras terhadang kemacetan.

    Truk-truk dan bus yang dihadang massa membentuk antrean panjang lebih dari 2,5 kilometer selama dua hari di jalan tol ataupun jalan arteri. Sejumlah sopir terpaksa membuang sebagian muatannya, antara lain sayuran yang membusuk serta ikan air tawar dan ayam yang mati kepanasan.

    Pemblokiran dilakukan oleh ribuan warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perumtas) 1 yang kesal karena rumah mereka terendam lumpur panas setinggi 2-3 meter, tetapi tak kunjung mendapatkan kepastian soal ganti rugi.

    Dalam beberapa kesempatan Lapindo Brantas Inc bahkan bersikukuh tidak mau memberikan uang ganti rugi. Alasannya, Perumtas 1 yang terdiri dari 5.361 dan dihuni 14.000 jiwa itu berada di luar wilayah yang direkomendasikan oleh Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo.

    Pemblokiran dimulai sejak Kamis pagi lalu setelah warga mengetahui bahwa Lapindo kembali menegaskan tidak memberikan ganti rugi untuk warga Perumtas 1.

    Kekesalan yang memuncak setelah sejumlah perundingan dan aksi sebelumnya tak membuahkan hasil akhirnya membuat mereka marah. Mereka memblokir gerbang masuk Jalan Tol Sidoarjo dan Jalan Raya Porong.

    Aksi dilakukan dengan memarkir sepeda motor melintang hingga memenuhi badan jalan. Ribuan kendaraan yang sudah berada di jalan tol tidak bisa keluar hingga 24 jam lebih.

    Warga yang terdiri atas laki-laki dan perempuan dewasa serta anak-anak itu juga menggelar tikar dan duduk di tengah jalan. Di rel kereta api, warga menumpuk batu.

    Hari Jumat pagi, sekitar 300 warga kembali memblokir Bundaran Waru yang pada Kamis sore hingga petang mereka blokir. Bundaran Waru adalah simpul transportasi di Jawa Timur sekaligus gerbang Kota Surabaya.

    Sama dengan di gerbang tol dan jalan arteri, mereka juga memarkir sepeda motor melintang hingga memenuhi badan jalan.

    Warga akhirnya mundur ke Kabupaten Sidoarjo atas desakan Kepala Kepolisian Resor Sidoarjo Ajun Komisaris Besar Utomo HC. Di tengah perjalanan, warga berhenti dan memblokir jalan arteri provinsi yang menghubungkan Surabaya-Sidoarjo. Aksi ini berlangsung pada pukul 10.50-11.30 sebelum akhirnya dihalau polisi lagi.

    Sekitar pukul 14.00, sekitar 50 warga dari Gerbang Tol Sidoarjo bergerak ke Jalan Raya Gedangan. Tepat di depan gang masuk Kantor Lapindo Brantas Inc, mereka menutup jalan pada dua arah sekaligus.

    Untuk pengamanan, pihak kepolisian mengerahkan 11 satuan setingkat kompi (SSK). Selain itu, di Bundaran Waru juga dikerahkan 1 mobil penghalau massa, 2 mobil water cannon, 1 mobil APC, dan 1 unit barrier.

    Dialog macet

    Jumat pagi, Gubernur Jatim Imam Utomo sempat berdialog dengan wakil warga agar mereka bersedia membuka blokade di rel kereta. Namun, pertemuan di rumah dinas gubernur itu macet.

    Tawaran relokasi yang disampaikan Imam yang saat itu didamping Bupati Sidoarjo Win Hendrarso dan Ketua Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo Basuki Hadimuljono kembali ditolak warga. Hal itu disebabkan warga hanya mau mendapatkan ganti rugi berupa uang seperti yang dijanjikan kepada warga Desa Siring, Jatirejo, Renokenongo, dan Desa Kedungbendo yang daerahnya lebih dulu terendam lumpur panas. Kepada warga di empat desa itu, Lapindo Brantas berjanji memberikan ganti rugi Rp 1 juta per meter persegi untuk tanah, Rp 1,5 juta per meter persegi untuk bangunan, dan Rp 120.000 untuk sawah yang terendam lumpur.

    “Kami ingin diperlakukan sama, mendapatkan ganti rugi seperti warga empat desa lainnya,” kata Sumitro (36), warga Perumtas 1 yang rumahnya terendam lumpur panas.

    Selesaikan segera

    Berkait dengan aksi massa itu, para pelaku usaha di Jatim berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas agar persoalan lumpur panas tidak terus berlanjut. Aksi tersebut telah menimbulkan kerugian besar bagi mereka.

    Menurut Ketua Umum Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia Bambang Trisulo, ribuan kontainer barang impor menumpuk di Pelabuhan Tanjung Perak menyusul dibatalkannya order pengiriman ke sejumlah pabrik di Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Pandaan, dan Malang, akibat terputusnya akses transportasi. Akibatnya, mereka harus menanggung biaya sewa parkir kontainer di pelabuhan sekitar 10 dollar AS per hari per kontainer.

    Para sopir truk yang terjebak kemacetan juga meminta tambahan biaya angkut Rp 250.000. Belum lagi kuli bongkar muat di pelabuhan yang meminta uang lembur akibat keterlambatan kontainer.

    Kepala Sub-Divisi Regional Surabaya Perum Bulog Jatim Tomy Kristanto mengatakan, sedikitnya 10 truk yang mengangkut beras operasi pasar tertahan di Gudang Buduran Sidoarjo, sedangkan 18 truk yang sudah keluar terjebak macet.((NIK/LAS/INA/DIA/RIZ/AB8))

  13. wahyu berkata:

    coba baca di Indopos, Senin,10 Jun08.
    JK bilang tidak ada sukuisme. Karena 60 tahun selama RI berdiri kita dipimpin oleh orang JAWA, meskipun pulau Jawa tidak sampai 60% seluruh wilayah Indonesia.
    Saya berfikir, seorang pejabat apalagi wapres sampai berbicara begitu di media, tidak usah berbicara sukuisme, tapi malah mengesankan begitu.
    Ternyata kalau terlalu PD malah salah berbicara. Hati-hati dihadapan mediaa, rakyat malah bisa menilai.

  14. agung berkata:

    Lha iya kok ngomong agama. FPI bentrok, arogan aja nggak bisa diurusin. BBM naik, Jangan-jangan supaya Lapindo terlupakan. Bakri jadi orang terkaya di Indonesia dan Asia. Nah hebatnya lagi Menteri Dalam Negri kekayaannya naik tambah jadi 3 milyar. Lha opo tumon. Jadi ngurusin negara ama rakyat itu untuk diperas supaya kekayaan pribadi dan golongan jadi makin naik. Lha negara mau dibawa gimana, kalau rakyat saja tidak bisa berlindung. tetap saja dikorbankan, utang sedikit dikejar-kejar aparat, coba koruptor, DPR, DPRD,gurbernur, menteri, camat, TNI, aparat, pejabat yang makan duit negara yang nota bene rakyat dan negara yang menanggung, tetap lebih banyak yang bebas. Inilah kalau negara sudah kehilangan spirit, jati diri oleh pemimpin dan ulama agama yang malah sibuk ngurusin duit tapi bukan nurani dan malah sibuk bersilat lidah, cari alasan untuk tetap langgeng di kekuasaan, bukan bagaimana caranya memberikan penghargaan kepada YANG BENAR dan menghukum kepada YANG SALAH.

  15. ahmad berkata:

    omong lumpur be ora teyeng lha kok njuk omong agama..
    goblok temen soon..son..!!!

  16. sego pecel berkata:

    lha wong namanya millis/tanggapan kok di bilang debat kusir.. duul..dul..!!
    semua orang boleh berpendapat, boleh ngomong, di sini ajang tukar pikiran.
    memang, di banding Pencipta kita ini sangat bodoh.
    tapi jangan lupa, dalam kitab suci di sebutkan manusia adalah mahluk tercerdas di muka bumi yang di takdirkan sebagai khalifah di muka bumi!

    apa hubungannya lumpur dengan usia kandungan 9 bulan??
    konyol!!

  17. homescript berkata:

    ini namanya debat kusir yang ternyata merambah dunia maya. hayooo saya bantu debatnya… yang dinamakan ilmu Alloh itu sunggu sangat luas, saking luasnya diumpamakan jika air yg ada didunia ini dijadikan tinta sampai habis tita tsb untuk menulis ilmu Alloh, ilmu Alloh belum akan berkurang bahkan masih dapat bertambah sesuai kehendakNya, termasuk lumpur sidoarja itu termasuk kedalam ilmu Alloh. mau bukti bahwa kita ini bodoh dan merasa pintar, coba kita renungkan apakah kita mampu menjelaskan secara pasti unsur kimia yang terkandung dalam sehelai daun (sehelai saja) atau bagai mana mungkin satu ember tanah yang ditanami pohon cabai dan terong kok rasanya berbeda, terus renungkan, kita ini dicipta hanya kurang lebih 9bln, coba banyangkan apakah kita mampu mencipta manusia hanya dengan waktu seeegitu… nah apakah itu tidak cukup bukti untuk membuktikan bahwa kita ini sebenarnya bodoh. jadi setinggi apapun kita menuntut ilmu dan seberapapun kali kita lahir dan mengulang menuntut ilmu untuk menambah ilmu yang sudah ada tetap saja kita ini bodoh dan itu kita harus sadari… benar-benar harus kita sadari. coba kita renungkan di dunia ini ada matahari, waktu dihitung berdasarkan peredaran matahari, pertanyaannya apakah di akhirat nanti ada matahari, jika seandainya tidak dan kita di dunia ini tidak ingat akan siksa neraka dan tidak selalu mohon ampunan, coba bayangkan seberapa lama kita akan disiksa, welehwelehweleh

  18. M Faisal Eff berkata:

    Mengapa tidak menggunakan bahan radioaktif untuk mengetahui penyebab semburan lumpur Lapindo, sehingga bukan teori yang disodorkan melainkan dengan bukti ada tidaknya hubungan antara sumber patahan dengan lumpur Lapindo

  19. indrayana se berkata:

    Kami adalah peruhan injk yang siap menyediakan ijuk dalam jumlah yang cukup besar, di antara barang yang kami tawarkan untuk bahan bangunan adalah:
    1.ijuk kasar : banyak digunakan untuk berbagai serapan air seperti untuk : sepiteng,tangul,penyaringan air, dan lain-lain
    2.tambang ijuk : tali pengikat yang terbut dari ijuk, yang banyak digunakan untuk mengikat bambu seperti pada pembuatan rumah tahan gempa di Jogjakarta
    Untk inpormasi mengenai ijuk bisa hubungi kami di no tlp. 0265-7000503/085224030304
    Demikian surat penawaran kami atas kerja samanya kami ucapkan terimakasih

  20. arief kurniawan berkata:

    bismillah.
    kpd smua yg peduli atas penanggulangan lumpur lapindo.tolong kasih tau gimana cara kirim ide penanggulangan lumpur lapindo.soalnya saya mau kirim ide..
    minta komentar smua..
    bagaimana jadinya klo dlm jarak beberapa puluh meter dibwah pusat semburan kita masukan kembali dengan lumpur yang sudah di olah menyarupai bahan mmbuat keramik/batu bata bulat besar dalam jumlah banyak,lalu di gencet dari atas.kita tau sifat2 lumpur sangat menempel dengan tanah..
    gimana ya..
    thxs.

  21. usil berkata:

    Ha? sungguh lihay, omPapang dapat saingan setanding grrrrr…
    Kalo begini lambang gelatik, diganti aja deh…kalah berkicau sih…Uuuups!

  22. Usil2 (NG) berkata:

    Bukannya abang tidak takut KUWALAT, tapi daripada KIAMAT, karena keadaan GAWAT, dan semuanya TERLAMBAT, lebih baik sekarang BERGULAT, dengan kata2 WASIAT, semoga bisa membangunkan pertapa KERAMAT.

    Kalau masalah SEDOT-MENYEDOT, biarpun jantung sampai COPOT, kepala CEKOT-CEKOT, dan pipi menjadi KEMPOT, tidak akan bisa mengalahkan mak EROT, asalkan sudah ada PERSEKOT, dan celana sudah DIPLOROT.

  23. usil berkata:

    Iya…memang pak Inyo, hari gini…ujan lagi, tambah dingin tuh,
    Bisa ditebak kalo omPapang dan mang Ipin lagi menikmati
    capuccino angat. Mangkanya biar dipelintir juga gak bakalan
    mempan tuh!

  24. inyo berkata:

    weleh2, mikir Abang koq ngeres m’lulu seh? musim hujan kedinginana yah? 😛

    Hati2 lho Bang n’tar “kuwalat” sama OmPapang, beliau skr bukannya tiduran ato ngupet ! tapi “semedi/bertapa” 7 hari 7mlm spy dtp solusi ngatasi LuSi di musim hujan, tunggu aja penampilannya n’tar khan langsung bawa metode pompa CORE 2 DUO, yg bisa berfungsi ganda: klo dipasang di kali porong bisa “nyedot” lumpurnya aja, sdg klo ditaruh di BjP-1 bisa “nyedot” airnya doang, ato bisa fumgsi kedua2nya coba bayangin dech !! semoga !
    mang Ipin tarik.. donk !! gantian neh !!

  25. usil berkata:

    OmPapang sih…masih ngumpet terus! tuh saingan datang!
    AHLI NGEUUMUS….kipas terus ‘my twin’ …sampe si om nongol.
    He3x my bro Aa…bisa aja, pak Inyo juga masih pagi udah pada
    ngomong SPERM apaan tuh!

  26. Usil2 (NG) berkata:

    KOMENLUS kebanyakan di ELUS-ELUS, kena paha MULUS, jadi tidak bisa berpikir LURUS, akhirnya tiduran TERUS, kayak kena BIUS…

  27. mang Ipin berkata:

    Waduuh Bie(Abie)..zangan cepat emongsi dulu donk!!!! maksud rekan2
    dari blog ini, bukan mau kontra dgn konsep sampean! tapi yang namanya
    urun rembug..yah wajarlah ada kata2 yang membangun????coba direnung
    kan kembali masalah LuSi ini kalo gak ada yang concern walaupun hanya
    dgn melalui blog ini tentu penderitaan saudara2 kita RKL di Porong siapa
    lagi yang perduli??????iya nggak bro????so sekiranya memang ada ide
    cemerlang untuk membantu solusi masalah LuSi ini ,ogut yakin semua
    pihak ybs dalam menanganinya (BPPLS) pasti akan mempertimbangkan-
    nya…..coz teamnya OmPapang yaitu KOMENLUS dgn ide KANAL V masih
    menunggu tolehan dari beliau2 tsb..lam kompak selalu!!!!

  28. abie berkata:

    ya..terserah, ini cuma info. karena sudah ada yang kontra, sy batalkan penawaran saya dan setelah ini tidak ada info lagi dari saya. lagian saya bukan magernya, saya anak buahnya. OK! peace-love. semoga lumpur lapindo bisa berhenti dan tidak menyengsarakan masyarakat lagi.

  29. inyo berkata:

    Ah…ngapa’in repot2 bang Usil ? itu mah “Spam” aja !!, P. RIrawan yg notabene pencipta konsep(significant) kanal-V itu sama sekali ga minta imbalan lho ! juga Bapak2 yg laen, ato Om Djaya Laksana yg telah dg rela mengeluarkan dana pribadi ratusan juta, juga ga minta ganti ke pemerintah. kenapa… ?? kerana beliau2 tsb. sadar bahwa LuSi ini adalah merupakan suatu BENCANA bukan PROYEK prestisius/Ladang bisnis semata, lha dari pada dikasihkan ke 1 org, khan lebih bijaksana klo dana tsb bisa langsung diberikan kepada para korban.
    Ngomong2, OmPapang kemana aja seh?, ada iklan menarik nih ! “Manager Jual Teknisinya”!, mang ipin mo beli ga? hayoo kawan2 siapa yg mo beli…cepet2 ??

  30. mang Ipin berkata:

    Huuus!!! bung Usil (G) apa lupa ya dgn pepatah mengatakan : Kelapa
    Makain Tua Makin Berminyak!!!! so qta punya pakar teknisi itu saya
    yuakin sekali menyelaraskan dgn pepatah ntu???? jadi budget team
    Kanal V sekarang sdh ada sparingnya,dgn membayar gaji yg diminta
    sang manager maka penghematan sangat significant dapat diperoleh
    oleh LBI dalam penghentian keluarnya LuSi?????lha wong sekarang aza
    untuk ngebangun tanggul dan mobilisasi segala nilainya ratusan kali dari
    yang diminta sang manager pakar teknisi tsb,…iya nggak bro??????
    salam kompak n tariiiik terus!!!

  31. usil berkata:

    Wah, hebat ini!!!
    pengalaman ke-1 30 thn
    pengalaman ke-2 36 thn
    tamat Univ umur 25 (minimum)

    Kalo begitu ybs. umur berapa sekarang?
    Kalah dong, senior kita (sipemilik burung KAKATUA) he3x…
    Gimana nih…..mang Ipin dan pak Inyo??

  32. abie berkata:

    saya punya teknisi yang bisa membantu menghentikan semburan lumpur lapido. pengalaman kerja di segala pembangunan dan menyelesaikan masalah infrastruktur/fasilitas umum(jalan, jembatan, dermaga, gudang, irigasi,bangunan) lebih dari 30 tahun. pengalaman menajdi tekhnisi peralatan berat lebih dari 36 tahun.
    beliau adalah pensiunan PU. dikenal paling bersih di kalangan pejabat PU propinsi RIAU. kemampuan beliau dalam teknik sipil dan mesin diakui jajaran atase PU RIAU. jangan tanya jasa yang telah diberikan untuk negara, sangat banyak namun karna orang kecil tidak pernah dilirik, malah ditekan.
    lebih dari selusin lamaran dari perusahaan asing telah dilayangkan kepada beliau. mulai dari VOLVO, KOMATSU,CATERPILAR, dan perusahan kontraktor international lainnya. namun kesemuanya ditolak karna semuanya harus pindah keluar negri.
    jika anda bisa menyapaikannya pada pemerintah, saya sangat berterima kasih.
    namun saya tidak akan melepas teknisi saya kecuali dengan gaji minimal 100 juta perbulan!ini sangat serius, memngingat jasanya yang tak pernah dibalas setimpal untuk negri ini.
    jika ada yang berminat menggunakan jasanya, Siapa pun itu harus membayar mahal, karna anda tidak akan pernah menyesal mengenalnya!

  33. gunGun berkata:

    Saya yidak menanggapi ide/gagasan ataupun yang teman-teman utarakan, klo berkenan mo tanya alammat dan call person PT. Lapinda

    Atau orang Pak Nirwan Bakrie thank

  34. Juaro Ciek berkata:

    Bapak – bapak, ibu – ibu, oom – oom, tante – tante, saran hambo enaknya lumpur LAPINDO dipindahin sajo ke Jakarta?????

  35. Nur Kholis Maza berkata:

    Oh….Yes!
    Subhanallah walkhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.
    Manusia sudah banyak yang berbuat dosa, di pulau jawa,surabaya khususnya.
    kota wali menjadi kota doly, hingga terkenal kemancanegara.
    Dilaknat kita hai cucu wali, masuk kedoly memakai peci,
    Dilaknat juga pejabat negara, masuk kedoly lagak perjaka.
    Kalaulah mau kita serahkan, kepada Tuhan melalaui mu’jizat Al-Quran
    Siapa bantah kan kena tulah, karena Al-Quran oh..kitabullah
    Ucapan Allah mu’jizat nabi, sudah terbukti berkali-kali
    Darilah Adam sampai Muhammad, jadilah alam ramah selamat
    Mana gaungnya hai paranormal, dukun memedi dan wewe gombel
    Jika kau mampu tak usah obral, kalau tak mampu mendinglah gembel
    Lumpur lapindo tak seberapa, dibanding lumpur doly tempatnya.
    Itulah ada tuk membumpetnya, agar silumpur tak keluar juga
    Karena Allah nurut semata, yang nyareati alim ulama.
    Si kunci jagad aran ilmunya, Al-Quran karim asal sumbernya
    Ucapan wali oh rapalannya, ucapan nabi asal berita.
    Cukup sedikit yang pegang ini, bisa dihitung memakai jari
    Karena manusia kurang tertarik, ilmu makrifat dianggap klenik.
    Sungguh tersesat oh manusia, percaya suhu dengan khodamnya
    Sungguhlah melarat hai orang kaya, jika lapindo tak ada selesainya.

  36. […] kemacetan total yang menimpa puluhan ribu manusia yang sampai sekarang tidak ada jawabnya juga [1] dan katanya lumpur baru akan berhenti 31 tahun kemudian. [2] ). Lebih parah lagi adalah bahwa […]

  37. NN berkata:

    dari surat al-kahfi

    syeh abil abbas al-khidri wal mugi nabiallah balyan bin malkan AS membolongkan perahu nelayan, membunuh anak kecil, dan menambal dinding yang rapuh saat bersama nabiallah Musa AS sehingga beliau (Nabi Musa AS) tidak terima dengan perbuatan Nabi Khidir AS, lalu beliau (Nabi Khidir AS) menjelaskan, aku bolongkan/bocorkan perahu nelayan itu karena dihadapan mereka ada penguasa yang tamak, jika tidak dibocorkan maka hasil tangkapan nelayan itu dirampas oleh penguasa. aku bunuh anak itu karena jika tidak aku bunuh maka kelak besar nanti anak itu menjadi anak yang durhaka thdp orangtuanya, dan aku tambal dinding yang rapuh tanpa imbalan (ikhlas lillahitaala) karena dibalik dinding tersebut terdapat harta hak anak yatim yang miskin.

  38. a_otnaidah berkata:

    wadoh, pada bengong deh, kemekmek kesenggol mutiara buagus gini. tapi paling seminggu lagi, jamin deh, pada balik asal, segen mikir, cape ah. gampangan minta-minta solusi ghoib. oh nasib, nasib.

  39. RIrawan berkata:

    Kita dikaruniai pikiran, sehingga dapat memahami ilmu dan menguasai teknologi. Lantas dengan teknologi itu kita disuruh mengendalikan dan merawat bumi kita dengan baik. Menangani musibah perlu pendekatan dan pemahaman ilmu, lalu menanggulanginya dengan teknologi, sebab itulah perintahNYA kepada manusia. Coba-coba hanyalah proses berpikir yang tidak tuntas atau pendek atau pemahaman yang tidak cukup atas hukum alam. Realitas sudah menunjukkan dengan sangat jelas, tiada kemampuan mengatasi bencana,tiada keamanan hidup, tiada kemakmuran, tiada kesejahteraan, tiada kehormatan, apabila bangsa manusia tidak menguasai ilmu, tidak punya teknologi, melainkan hanya mengharapkan keajaiban atau hanya minta-minta diselamatkan.

  40. bayu berkata:

    kita tau penderitaan saudara-saudara kita di porong yang begitu pedih.saya yakin di hati kita yang paling dalam kita akan berusaha sekuat tenaga untuk membant mereka termasuk menghentikan semburan lumpur.sperti kita tau snubbing unit atau relief well atau HDCB semua sudah dicoba tapi apa?hasilnya tetap coba coba juga kan?
    kita harus sadar apa yang kita lakukan untuk lusi tu semua coba-coba.ingat klo kita sudah atau bahkan sering mencoba dengan teknologi (walaupun gak ada hasilnya) lantas apa salahnya klo kita mencoba dari sisi ghaibnya?toh segala sesuatu yang didasari niat baek tu insya Allah di mudahkan oleh Pangeran.

  41. febi berkata:

    berdoa dan berusaha saling mendukung,,

    tdk ad yg bs kita salahkan,,
    kita hrz berusaha jg mencari yg terbaik,,
    jgn menunggu smpai bencana yg lebih bsar lg yg datang,,
    Tuhan punya rencana yg indah banget buat kita,,
    selalu!

    pebeh^13

  42. anonim berkata:

    Wahai umat islam yang bersyahadat bersatulah, jangan berpecah-pecah, selama masih syahadat tauhid adalah saudara, jangan hal2 perbedaan syari menjadi dasar benci membenci, ukhuwah…. ukhuwah…ukhuwah.., kebenaran kesatuan umat segera datang …. Janji Allah dan Rasulnya adalah hukum kebenaran haq

  43. chilo berkata:

    Mas Jildziant,
    ihh takut deh..
    Ada apa sama IPK, jurusan dan kampusmu kisanak??
    disini orang2 gak liat itu, disini pure pertarungan ide otak kiri maupun otak kanan..
    yaaa otaklah…
    ayooo share aja baru kita bahas pren, ok..

  44. darna berkata:

    Lumpur Lapindo adalah akibat dari Grup Bakrie (NDB) yang menyakiti seorang anak wali qutub yang sedang menjalani kehidupan seorang pengusaha dimana tagihan kepada mereka tidak dibayar dan di biarkan dengan semena-mena, dimana kejadiannya di wisma bakrie kemang 1 hari sebelum lumpur mulai meledak, dan pada saat itu anak wali qutub tersebut berdoa pasrah kepada Allah dalam tangisan… its true, dialah yang mampu menutup lubang sumur itu.. haqul yakin

  45. Lasmad. s berkata:

    dari pembahasan-pembahasan pertama, sudah menjadi pro dan kontra, apalagi tentang pembahasan maslah ghaib, ada yang bilang harus rasional, memang benar islam mengajarkan semacam itu, karena kita hidup didunia ada suatu yang namanya Sunatullah, tapi dengan kita berpikir rasional, jangan sampai lupa pada segalanya, memang masalah ghaib ada, tapi hanya sedikit orang yang diberi pengetahuan dengan Izin Allah, memang kita tidak dianjurkan mengetahui hal ghaib, yang ditakutkan musyrik, tetapi bagi orang yang pemahaman akidahnya kurang itu akan terjebak dalam kemusyrikan. trus terang saya masih orang jawa Timur, dengan penanganan lumpur lapindo yang tak pernah kunjung selsesai dengan teknologi canggih pun, kapan selesainya? menunggu Sidoarjo jadi Lautan danau, trus terang dalam penanganan lumpur lapindo pemerintah hanya dengan alat teknologi tapi juga melibatkan para alim ulama diberbagai daerah, tetapi hasilnya nihil, oke kita kembali ke hal ghaib, banyak kiayi jawa timur, jawa tengah dan Jawa Barat yang menyebutkan hal ini harus ada penanganan khusus, saya mendengar seorang Kiayi yang ahli hikmah menyebutkan ada seseorang yang bisa menanganinya, beliau menyebutkan dari Jawa Barat, kenapa hal ini tidak dicari, atau dilakukan hal seperti itu, coba undang beliau, dan saya mendengar dari sumber lain, bahwa Kiayi yang ada Dijawa Barat tidak mau datang menanganinya, kecuali beliau diundang secara Khusus, dan saya membaca dari sebelumya bahwa kiayi dari Purwakarta? tapi jika memang benar kenapa tidak diundang malah diperdebatkan, saya mendengar dari Banyak Ilmu Hikmah bahwa orangnya ada diantara Dua Bendungan yaitu Cirata dan Jatiluhur, apakah ini memang betul? dan katanya lagi bahwa Kiayi tersebut ada di daerah tempat makamnya Waliyullah Tubagus Ahmad Bakri (red : Mama Sempur), tolong yang tahu yang disebutkan Hubungi kami ke 08172358795 saya ingin menelusuri kebenarannya, hal ini didsarkan pada hasil tirakat para Kiayi yang pernah menangani Lumpur Lapindo ini, Trima kasih atas Perhatiannya.

  46. omith berkata:

    *plok plok plok* smoga niat baik ini bisa di realisasikan … amien

  47. usil berkata:

    Bung Jildziant, banyak sekali kontributor diblog ini, seperti: Herman,
    Syahraz, Dedi, Janatan, omPapang, RIrawan, dll. Saya sendiri gak tahu
    berapa IPK mereka waktu disekolah dulu, karena mereka gak pernah
    utarakan. Hanya saja yang jelas, karya2 mereka bisa dibaca dikanan
    atas, pada “DISKUSI HDCB” dan “MENGALIRKAN LUMPUR SECARA
    OPTIMAL” terutama pada tulisan sepanjang bulan Maret 2007.
    Menurut saya ke-6 orang diatas, pasti tidak kalah dengan pakar ITB dll.
    Ilmu mereka komplit koq, teori maupun praktek.
    Saya optimis, ide bung, akan mendapat “masukan” positip dari mereka itu.
    Silahkan dicoba!

  48. ompapang berkata:

    Ada yang bilang no HP SBY 0811109949, tetapi orang lain bilang cukup 9949, monggo silahkan coba salah satu atau dua-duanya!! Selamat mencoba semoga sukses !
    Kalau idenya mau diUJI PUBLIK dulu disini nanti akan dipandu Pak Usil, kita punya ahli etung menghitung Pak RIrawan. Silahkan uji nyali disini. Siapa takut ?

  49. Jildziant berkata:

    Saya butuh alamat rumah Pak Presiden SBY, Saya lupa nomorHP yang disediakan Pak SBY untuk menerima keluhan dan saran dari masyarakat Indonesia, ada yang tahu?kalau tahu email aja kesini : Jildziant@yahoo.com

  50. Jildziant berkata:

    Saya punya ide bagaimana menghentikan semburan lumpur panas ini, tetapi saya bingung harus disampaikan ke mana (email). Saya mahasiswa teknik perminyakan ITB, IPK 3.51 skala 4 .Saya cuma butuh kesempatan

  51. ompapang berkata:

    walah,aku ndesit tenan, “4jji” tak kira mbacanya “halal” seperti label-label dibungkus/kemasan makanan, jebulannya Gusti Allah to mbacanya !
    Pak dhe, boleh nggak ya Allah ditulis “4jji” menurut ajaran agama ?

  52. jelema lampoeng berkata:

    coba kita teruskan ya

    apa yang ada di seluruh jagad raya ini, 4jji persilahkan untuk kita ketahui. meskipun 4jji katakan, bahwa dengan tinta sebanyak air laut pun, tidak akan mungkin mampu mendokumentasikan apa yang 4jji punya.

    awalnya, manusia agak tidak percaya.

    tapi, ketika kita mendapat pengatahuan dari kalangan ilmuan bahwa kita berada di sebuah galaksi, kita menjadi sadar bahwa betapa luasnya alam raya 4jji ini. bahkan duania kita ini secara umum disebut setitik debu yang tidak berarti di galaksi bima sakti.

    dan kita menjadi terkejut-kejut lagi ketika para imuan, melalui penjelajahan kecil di “alam raya” mendapt fakta, bahwa galaksi kita ini adalah setitik debu tak berarti dari jagad raya!

    jadi, apa arinya kita ini?

    Untuk apa 4jji menciptakan seuatu yang sangat luas ini? sementara, dugaan awal kita, hanya bumi yang terhuni oleh manusia dan jin.

    saya menduga, tapi astarfirullah, mudaha2 ini tidak salah. jangan2 yang layak disebut bumi, bukan planet kita ini saja. tapi ada jutaan planet lain yang disebut dengan dunia, dengan bumi, dan sebagainya.

    untuk mengathui itu, 4jji memberi manusia kemampuan untuk memiliki teknologi. itupun diberikan secara bertahap. dan dari apa yang manusia miliki sekarang ini, 4jji memberi kita tes, dalam beragam bentuk, yang salah satunya lumpur.

    itu berarti, bahwa lumpur lapindo bukanlah hal yang luar biasa. akan ada nanti hal lain yang jauh lebih luar biasa, yang harus dihadapi manusia, ditangani oleh manusia, dengan ijin-Nya. jadi, konteksnya bukan melawan takdir. tapi hal lainnya. lagi pula, kita tidak boleh hanya pasrah. sedikit2 menyerahkan kepada 4jji, didkit2 mengatakan bahwa ini peringatan. karena, apa yang manusia miliki saat ini belum paripurna, uji coba 4jji jg belum paripurna, sehingga lumpur lapindo bukan hal yang luar biasa.

    kita wajib menjawab soal lumpur ini dengan cepat dan tepat. tapi bagaimana?

    uji coba saja. kalau kami, skg kami lagi mendampingi wong ndeso itu. siapa tahu ada hasilnya. meskipun tidak menuntaskan masalah dengan teknologi tunggal, namun setidaknya, insya 4jji, alat wong ndeso itu dapat menjadi salah satu bagian dari penanganan masalah lumpur secara terintegrasi.

    kontak-kontak ya kalau ada yang mau mendanai uji coba di 0721.753.6475.

    nggak bantu juga nggk apa2. uji coba kami ini menghabiskan dana Rp 2 juta. tukang las itu cukup unik pak…

  53. jelema lampoeng berkata:

    menarik sekali diskusinya.
    diawali dengan hal yang rasional, lalu menjadi i rasional, dan sekarng back to rasional lagi

    tapi masalahnya, kita ini mau jadi ilmuan atau komentator?jadi orang yang melakukan uji coba dengan membuat protipe atau sekedar nonton and comment? ini koment untuk kawan2 yang ngilmiah..

    utk yg tdk ilmiah, mbok ya usaha juga dengan apa yang bisa anda lakukan. kalo doa, insya 4jji sudah banyak yg mendoakan. mencari orang-orang yang bisa berdialog dengan mahluk gaib, saya kira sudah banyak juga yang melakukannya.

    saya kira, kita semua pasti setuju, bahwa apa yg terjadi pada alam di jatim ini adalah pesan dari-Nya. utk apa? agar kita mengingat-Nya selalu. lalu, kita hendak diberi ilmu baru oleh-Nya, yaitu ilmu penanganan gejala alam berupa lumpur. dan itu berarti kita sekarang sedang mendapat tugas dari-Nya, yang harus kita selesaikan dengan date line tertentu. kita dikejar-kejar oleh waktu, yang konon katanya baru 31 tahun lagi baru selesai. dalam masa itu, tidak ada yang bisa menduga, apa yang akan terjadi pada jatim, pada jawa, pada sumatera, pada indonesia, pada timur tengah, dan pada dunia.

    tugas kita apa? menuntaskan masalah alam yang sekiranya mengancam keselamatan manusia. Allah itu maha kasih sayang. tidak mungkin kita dibuat-Nya menderita. setiap kali ada sesuatu yang menimpa alam ini, itu berarti bahwa kita harus bisa menemukan solusi penanganannya. dengan segala cara. rasional maupun i rasional. setiap “ahli” pada bidangnya itu, dipersilahkan mengerahkan segala kemampuannya untuk menangani masalah lumpur lapindo.

    baru2 ini ada tukang las yang berasal dari suatu kampung yang pelosok, mendatangi saya. dia menunjukkan prototipe alat yang diharapkan bisa mengurangi semburan lumpur. atau bahkan diharpkan bisa mengendalikannya. ketika ia datang, wong ndeso ini datang, banyak yang mencibirnya. tp saya dan tim menyambut hangat apa yang dia sampaikan. setelah 3 x bertemu, akhirnya alat itu bisa ia buat. sudah uji coba juga.

    sekarang, alat itu akan di uji coba di laboratorium universitas saya. semula ia mengujinya di Banjit, Kabupaten Way Kanan, Lampung, dimana ia berada dan berdomisili. beberapa ahli struktur, hidro, mesin, dan manufaktur, tadi sudah kumpul. besok akan fokus membedah alat itu.

    harap ingat, ide ini berasal dari wong ndeso yang tidak mengenyam pendidikan.

    dapatkah alat itu berfungsi seperti yang diharapkan? entahlah. tp kami ihtiar. kami akan coba. dengan apa yang kami mampu dulu. saya dan tim menyambut apa yang wong ndeso ini sampaikan, karena hingga kini kami belum pernah mendengar ilmuan memaparkan apa yang menjadi ide mereka.

    keculai berupa proposal projek. jadi orientasinya bukan pada pengabdian pada ilmu. tapi bagaimana hal itu mendatangkan uang.

    saya setuju, apa yang kita sampaikan disini baiknya lebih ke arah yang realistis. bukan karena kita tidak percaya pada-Nya, bukan untuk melawan ketentuan-Nya. tapi untuk pengabdian kita pada sesuatu yang harus diselesaikan, yang merupakan job dari-Nya. ini bukan masalah yang harus dihadapi dengan ketakutan. namun dengan kebahagiaan, karena lumpur itu datang dengan tujuan menguji dan menambah kemampuan manusia beradaptasi dengan alam.

    nanti kita sambung ya. kapan2 lah…

    0721.753.6475
    di teluk lampung yang panas…

  54. ompapang berkata:

    iya Pak Yanatan, saya kacaukan dengan terowongan Neyama di K.Brantas ,Tulungagung.Terima kasih.

  55. Janatan berkata:

    Ompapang mengenai g.Kelud, mungkin ini yang anda maksud ?
    Gunung Kelud memiliki 4 puncak yaitu Puncak Kelud, Puncak Sumbing, Puncak Gajah Mungkur dan Puncak Gedang. Diantara kaki Puncak Kelud dengan ketiga puncak lainnya terdapat danau kawah seluas 12 hektar yang airnya mengandung belerang.
    Untuk bisa munuju danau kawah kita harus melewati Terowongan Ampera pepanjang 110 meter yang menembus Puncak Gajah Mungkur.

  56. ompapang berkata:

    tapi memoriku agak kacau, terowongan NEYAMA di Tulungagung saya kira di G Kelud, jadi NAYAME, tak ralat ya pak Yanatan ! Nggak ada itu terowongan NAYAME di G.Kelud.

  57. Janatan berkata:

    Thank’s ompapang atas tanggapannya kami anggap ini baru ide kecil karena akan menjadi besar kalau dapat diimplementasikan dan berhasil,
    kami hanya berpikir selama ini kita berkutat pada solusi disekitar semburan dan solusi apapun akan berkejaran waktu sehubungan dengan makin meluasnya area genangan jadi kami berpikir mengapa tidak dengan cara memecah semburan ditempat/area lain yang masih dalam area reservoir yang sama dengan yang diPorong/Sidoarjo, dengan begitu proyek dapat dilakukan secara lebih tenang dan bukan tidak mungkin, jika semburan lebih difokuskan di area tersebut, maka semburan yang diPorong dapat secara terus mnerus berkurang dan dihentikan secara bertahap

  58. ompapang berkata:

    Pak Yanatan, kalau membuat lubang baru pada sumber tekanan yang merupakan reservoir dengan ukuran yang sangat besar, mungkin tujuan memecah semburan tidak tercapai, bahkan hanya menambah debit semburan melalui lubang yang baru.
    Tetapi bila melakukan pengeboran dilengkapi casing menembus lubang semburan atau sejenis relief well dikedalaman dekat permukaannya , mungkin ide pak Yanatan dapat memecah debit aliran seperti membagi air disaluran irigasi.
    Yang perlu diketahui adalah berapa debit semburan lumpur setelah diameter lubang menjadi sangat besar, kalau tetap berarti pembesaran lubang hanya terjadi diatas didekat permukaan karena tergerus atau runtuh, sedang lubang dikedalaman 3000 meter relatif tidak bertambah ( karena berdinding batuan yang keras ?).
    Jjadi dalam membuat percabangan ukuran diameternya juga harus cukup besar atau jumlahnya lebih dari satu agar pengurangan semburan disaluran utama signifikan.
    Ide Bapak bukanlah ide kecil, saya katakan ide besar. Berdasar ide ini bagaimana kalau dibuat terowongan dekat pantai, sejauh 18 km dari pusat semburan, kemudian menyusup kedalam tanah dengan kemiringan 1: 18 atau sudut 3 derajat 10 menit sehingga bertemu dengan saluran semburan dikedalaman 1000 meter.
    Terowongan tersebut dindingnya diperkuat dengan box culvert atau dicor insitu dengan tulangan besi sampai kedalaman tertentu,kemudian dilanjutkan dengan pengeboran dengan mesin orong-orong (anjing tanah) yang dikendalikan dari jauh (remote control) sampai tembus saluran semburan lumpur. Mesin atau robot orong-orong ini didesain meniru mesin orong-orong yang sukses membuat terowongan penghubung daratan Eropa dengan Inggris, hanya bentuknya mini. Setelah tugasnya selesai ia akan didorong keluar oleh semburan lumpur kemulut terowongan yang ada dekat pantai . Metode ini barangkali tidak memerlukan biaya yang terlalu banyak untuk pembebasan tanah dan tidak memerlukan biaya operasional untuk mengalirkan lumpur kelaut, karena perjalanan sejauh 18 km sudah dilakukan oleh daya semburan lumpur itu sendiri. Jadi lumpur bisa mengalir kelaut dengan kekuatannya sendiri. Ide yang bukan kecil pak!
    Terowongan ini dapat disamakan fungsinya dengan terowongan NAYAME (betul nggak ya?) yang berfungsi sebagai spill way mengalirkan air dari kawah Gunung Kelud agar bila meletus volume air kawah yang disemburkan tinggal sedikit saja.

  59. Janatan berkata:

    Saya punya sebuah ide kecil, bagaimana kalau dibuatkan mapping dari reservoir lumpur yang ada dibawah bumi Porong/Sidoarjo, kemudian dari hasil mapping tersebut diplot dan dicarikan tempat yang cocok yang kira2 jauh dari pemukiman dan infrastruktur serta dekat dengan tempat pembuangan sungai/laut, lalu dipersiapkan tanggul2 permanen dan spillway kearah pembuangan, baru kemudian dilakukan pengeboran ditempat tersebut diharapkan dengan memecah semburan menjadi 2 bagian akan mngurangi secara signifikan tekanan dan volume semburan yang ada di Porong/Sidoarjo.

  60. aek berkata:

    Allah nak uji kita … kalau tsunami menyerang acheh dgn sekali serangan … kita tak bisa berbuat apa2. ini lubang kecil … yg di buat oleh tangan manusia … tak dapat di atasi. Sidoarjo ini, umpama rumah yang di makan anai-anai, menunggu masa untuk hancur. Mungkin kah Sidoarjo menjadi menjadi padang jarak padang terkukur … maaf perumpamaan melayu … Pernah anda dengar sumpah mahsuri di Pulau langkawi Malaysia … Di sebabkan dia telah teraniaya, maka dia bersumpah, pulau langkawi menjadi padang jarak padang tekukur … hingga sampai tujuh keturunan … Sumpahan itu telah berakhir, setelah lahi keturunan Mashuri yang ketujuh. dan sekarang pulau Langkawi telah maju kembali, dan membanggun dengan pesat … kalau org acheh dapat kembali membanggun kota, nampaknya orang2 Sidoarjo terpaksa meninggalkan bumi Sidoarjo selamanya ??? Udah masanya pemerentah menerangkan situasi yang sebenarnya pada orang2 Sidoarjo, jangan hanya mereka mengharap keajaiban berlaku, tetapi mereka harus bersedia mencari kehidupan yang baru, di mana2 bumi Allah yang luas. wallahualam … hanya Allah yang mengetahui yang terbaik

  61. Rica berkata:

    tambah banyak teruuuzzzz…… kapan habisnya????

  62. irwan cahyono berkata:

    Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarakatuh

    Saya turut berduka terhadap saudara-saudara kita yang terkena bencana lumpur lapindo. Saya tidak punya pengetahuan untuk membendung semburan lumpur, tapi saya ingin mengajak masyarakat untuk mengadakan kotak amal atau kaleng keliling untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban dan sekarang masih mengungsi. Dalam pengungsian pasti banyak penderitaan yang mereka alami. Marilah kita bantu mereka, karena bukan hanya tanggung jawab lapindo atau pemerintah tapi juga tanggung jawab kita sebagai saudara sesama bangsa untuk membantu mereka. Semoga niat dan pelaksanaan bapak/ibu untuk membantu korban berguna di kehidupan kelak. Terima kasih, wassalam.

  63. RIrawan berkata:

    Coba anda lihat di “Mengalirkan Lumpur Secara Optimal”.
    Dari konsep yang ada sampai hari ini, satu-satunya cara yang harus dilakukan dan paling rasionil untuk 30 tahun ke depan adalah mengalirkan ke laut. Mirip seperti usulan anda, berdasarkan perhitungan hidrodinamika, cara paling sederhana, paling sedikit perlu lahan, paling sedikit perlu energi dan paling murah adalah KASKADE, yakni kanal naik turun estafet dengan elevasi ∆H = 8 m, yang memakai KANAL-V dengan lebar dasar cuma 1 m. Panjang tiap KASKADE antara 500-300 m (makin dingin lumpurnya makin kental, sehingga KASKADE harus makin pendek). Jika ditambah dengan NOH untuk aselerasi angin, panjang tiap KASKADE bisa 2x.
    Hal yang paling sulit saat ini hanya teknik membangun MENARA HANOI untuk mengambil lumpur langsung dari pusat lubang semburan.

  64. hendrawan saputra berkata:

    assalammualaikum
    saya sangat prihatin masalah lapindo, sampai sekarang belum juga teratasi. saya punya usul bagaimana pembuatan kanal/tanggulnya dibuat bertingkat sampai kelaut, supaya lumpur bisa mengalir lebih cepat, selain itu setiap 100 m dikasih pipa yang di aliri air guna untuk menyemprot lumpur-lumpur yang membeku. hal ini tidak sampai disitu aja masih ada yang harus dilakukan lagi..mudah-mudah usulan saya ini dapat berguna oleh tim lumpur lapindo..

  65. herman berkata:

    pak agung kayaknya cocok dengan anggauta BPLS yaitu pak Sofyan karena sudah pasti kenal dengan kalau saya tidak keliru namanya pak Uul ( Dr. Indrasurya B. Mochtar) ini ahlinya ijuk dan daerah rawa-rawa. Ahlinya geotekstil.
    Pada komentar yang lalu beliau sudah menawarkan mau pesan berapa .. ton ijuk pun siap melayani ….
    Apalagi usulan yang lalu pakai pelat baja .. ini kan seperti …gong besar ….

  66. agung n berkata:

    Assalamualaikum.
    Cuma pengen bergagi saja, menurut cerita bapak, nenek, simbah, eyang, dahulu kala didaerahku juga ada semacam semburan dari dalam bumi tapi cuma air bukan lumpur seperti lapindo.Nah setelah sekian lama dicari solusi untuk menutup semburan itu ditemukanlah solusi yang menarik yang menurut hemat saya bisa dipraktekkan untuk menutup semburan lumpur ;lapindo setelah insersi bola – bola beton gagal.Ya bukan gagal see cuma belum berhasil tuntas :)Menurut cerita semburan di daerahku itu cuma diutup mengunakan “IJUK” yaitu sabut pohon aren yang tidak akan busuk atau lapuk terkena air, dan di atasnya ditaruhlan sebuah GONG untuk menutup agar lebih rapat.Nah dari cerita itu ndak ada salahnya bila bola – bola beton yang dicetak di dalamnya di taruh gulungan “ijuk” tadi dan ndak usah di kasih gong soalnya nanti ngak masuk akal dengan IQ para ahli-ahli yang jenius.Gimana???? solusi ini cuma solusi Alhamdulilah bila tim yang sedang berkerja keras menanggapi dengan baik solusi saya ini Selaamat bekerja Semoga 4JJ1 meridhoi. Amin ,Wasaalam

  67. na berkata:

    Saya mau Pemerintah melakukan sesuatu tentang Lumpur Lapindo dan PT.LAPINDO HARUS BERTANGGUNG JAWAB!!!!!!!!!!!

  68. na berkata:

    Saya uakin kalau Lumpur Lapido bisi dihentikan .
    namun Mama Lauren sang peramal mengatakan kalau Lumpur Lapindo akan merendam salah satu kota .
    Saya harap pemerintah tidak membiarkan ini terjadi!!!
    Saya yakin kalau kita terus berdoa, taat kepeda Tuhan dan terus melakukan tindakan maka Lumpur Lapindo bisa dihentikan!!!!

  69. ompapang berkata:

    kalo harus cari data tentang lumpur Lapindo ya buka kotak “BACA INI DULU “disisi kanan, salahnya kok ujug-ujug buka kotak PANDORA yang berisi jin, peri perayangan, gendruwo, thong-thong sot ,glundung pringis, wedhon, wewe, kuntilanak, thek-thekan, jrangkong, pocongan, keblak, wilwo, banaspati, lampor, dan sak anteronya.

  70. lireus berkata:

    kenapa masalah lumpur lapindo ini jadi ke jin2 an atw apa lah itu??
    sekarang kenyataan yang ada adalah siduardjo lagi ngelambai2 mnta bantuan..kataNya mreka yg ga berpendidikan adalah…saya ga tw apa tuh meter per kubik, saya ga tw tuh jin, saya ga tw tuh jin kepiting…saya cuma mw gmna jasmani dan rohani saya bsa terbenahi oleh kalian2 yang punya kuasa di Indonesia untuk mengapus rasa ketakutan kami………saya butuh gerak kaki kamu….bukan debatan kamu yang sangat rasional atau non rasional itu…..TOLONG SAYA….itu lah jeritan mreka…
    jadi apa yang harus kta lakukan…???smuaNya adalah berawal dari diri kita…dari diri kita bergerak maka yang lain jga akan bergerak…alam sudah mengamuk dengan penghuniNya…sudah waktuNya berjalan ke arah yang lurus…ga usah mengsong2 lagi…

    mngkn pesan saya ini akan di respon..tapi sory saya ga akan buka ini lagi,,saya kebetulan bsa baca pesan2 dari kalian ini karena saya harus mencari data tentang lumpur lapindo,,entah kenapa saya bsa buka bagian yang ini dan membacaNya…jadiNya saya sedikit memberi tanggapan….

    Tuhan pasti buka jalan…kta makhluk beragama…believe that…

  71. ompapang berkata:

    tambahan:
    yang diatas ini respon buat Ksatrio Sekti Pamenang Praboe Gendar Boemi, maaf gak tahu japrinya.

  72. ompapang berkata:

    Dalam Serat Weda Tama ( KGPAA Mangkunegara IV) ,disebutkan dalam tembang Pocung:”Ngelmu iku kalakone kanthi laku,lekase lawan kas,tegese kas nyantosani,setya budya pangekese dur angkara”,artinya, ilmu itu dicapai dengan tekun berusaha, dimulai dengan semangat, maksudnya semangat yang mendorong (agar) selalu bertindak meredam nafsu sesaat yang tidak baik. Penguasaan ngelmu atau kemampuan itu ada tingkatan-tingkatanya sesuai laku yang telah dijalani, seperti sarjana lulusan pergurauan tinggi berstrata S1,S2 dan S3.Demikian juga para pawang hujan, mereka juga punya tingkatan kemampuan masing-masing sesuai laku yang telah dijalaninya. Yang jelas mereka tidak menguasai ilmu ANTI MATERI, ilmu seperti yang diceritakan oleh DAN BROWN dalam novel trilogi MALAIKAT DAN IBLIS (ANGEL AND DEMON),yaitu ilmu membuat ADA MATERI (baca:hujan) dari sesuatu (sebagai bahan hujan)yang TIDAK ADA. Jadi kemampuan mereka hanya sebatas memindahkan hujan yang ada dari lokasi satu ke lokasi yang lain dengan jarak yang relatif dekat,sebatas pandangan mata telanjang. Misal didaerah genangan lumpur seluas 500 Ha, maka kemampuan 100 pawang hujan paling banyak mengumpulkan hujan dari daerah tangkapan hujan (catchment area) Porong dan sekitarnya seluas 5000 Ha. Kalau intensitas curah hujan total perhari dimusim hujan ini 100 mm, maka intensitas total perhari diatas genangan hanya 10 X 100 mm=1000 mm atau genangan lumpur akan ketambahan air dalam sehari 500 Ha x 10000 m2/Ha X 1 m =5.000.000. m3. Jadi debit aliran kelaut = 5000,000./(24X3600)= 57,9 m3/detik. Untuk debit sebesar itu sungai-sungai Porong dll yang ada masih mampu menyalurkannya kelaut. Yang jadi pertanyaan :MAMPUKAH 100 PAWANG HUJAN dalam satu hari memindahkan air hujan 5000.000.m3 dari daerah sekitar Porong ? Kalau dibagi rata per orang pawang mendapat bagian tugas 50.000 m3 atau sepertiga debit lumpur yang 150.000 m3/hari. Untuk melarutkan endapan lumpur sebanyak 10 juta m3, dibutuhkan 40 juta m3 air. Berarti 100 pawang harus bekerja selama 40 juta :5 juta /hari =8 hari terus menerus. Mampukah mereka ? Saya kira tidak dimusim hujan ini, apalagi di musi kemarau.
    Selama ini yang dapat ditekuni adalah ilmu mendatangkan atau menolak hujan oleh pawang hujan, sedang ilmu memindahkan aliran lava pijar hanya dikuasai oleh mbah Marijan. Adapun ilmu menolak lumpur belum berkembang, karena lumpur sidoarjo adalah baru pertama kali terjadi didunia dijaman modern ini. Di Jaman Majapahit ,jamannya orang sekti mandraguna saja, lumpur Sidoarjo yang muncul saat itu tidak mampu dicegah oleh para orang berilmu pada saat itu ( baca :Dongeng Geologi di blog ini, Bencana Lusi di jaman Majapahit 1297 Caka ), padahal dibandingkan sekarang ilmu atau kesaktiam mereka tidak tertandingi. Kalau mereka mampu mestinya sudah bisa mengalahkan KEPITING RAKSASA dari Pajajaran, nyatanya mereka kalah. Apalagi paranormal sekarang yang tidak dapat berkomunikasi dengan jim Kepiting Raksasa yang hanya dapat berkomunokasi dengan mantera bahasa Hindu Kuno. Paranormal Bali saja tempohari tidak mampu menaklukkan semburan,padahal mereka pakai bahasa Hindu dalam berkomunikasi dengan yang mbahu rekso.
    Kesimpulannya: kalau murid-muridnya Eyang Bernoulli,Eyang Pascal , Eyang Newton dll tidak mampu meredam semburan, maka jangan diharapkan murid-murid dari Eyang-eyang lain dapat mrantasi.

  73. herman berkata:

    seperti suara cengkerik /jangkrik yang bisa memadamkan api, seperti suara kodok yang bisa memanggil hujan, seperti itu juga mengapa sinar itu partikel dan mengapa sinar itu gelombang, belum lagi sinar sinar lainnya yang belum kita kenal.

  74. awan berkata:

    sebelumnya saya mita maaf klo saya ikut campur tentang masalah lapindo tp mau bagaimana lagi sya juga turut prihatin, sya sudah berhusaha unntuk meghubungi bagian timnas lumpur lapindo karna saya punya ide untuk mengatasi masalah lumpur lapindo, trima kasih Wassalam….

  75. ksatrio sekti pamenang praboe gendar bhumi berkata:

    to pak syahraz dkk yg tidak percaya klenik.
    memang sebagai orang terpelajar yg sekolah tinggi, kita tidak bicara hal2 klenik yg irasional. ego kita sbg orang yg mengaku pinter dan makan sekolahan memang harus spt itu. namun kalau boleh saya mengaca pd diri sendiri….
    saya ini keturunan nenek moyang saya yg dulunya pun tidak beragama, mungkin penyembah berhala, atau percaya pd dewa…. dewa karanga manusia.
    meskipun saya akhirnya beragama… agama saya tidak melarang kita percaya pd hal2 yg gaib. krn dalam kitab suci juga disebutkan bahwa Tuhan menciptakan mahluk tidak hanya manusia.
    buat rekan2 yg belum pernahpunya pengalaman selain berkutat di lab atau di perpustakaan… mohon maaf, hidup anda mungkin belum terlalu lengkap.

    saya dulu termasuk lelaki sombong yg siap sedia menghadapi apa saja. namun perjalanan spiritual saya mencari kebenaran lewat jalan islam, menunjukkan bahwa ternyata kita ini gak ada apa2nya. diatas langit masih ada langit… jd jgn pernah bicara seolah2 semua sudah jelas dan mudah diatasi. dgn ilmu normal yg kita miliki.

    omong2 soal kyai dr purwakarta yg konon keturunan kerajaan pajajaran… ada disebut kian santang. mohon tidak asal ngenyek kalau belum terlalu paham sejarah nenek moyang… saya ingin bicara lebih banyak tapi lebih enak kalau kita bicara lewat japri saja…
    bukan berarti kalau ada yg mampu tinggal komat-kamit lantas berhenti… kenapa gak dia sendiri yg bekerja menghentikan lumpur lapindo. kenapa nyuruh orang lain cari2 paranormal atau pemuja ilmu klenik….? bukan itu maksudnya.

    kalau kita bicara percaya tdk percaya… apa anda percaya bahwa alkitab yg kita baca dan kita yakini adalah benar2 wahyu dr Tuhan… kalau anda percaya, dasarnya apa. sejarah… cerita turun temurun…. atau drmana. apakah cerita perjalanan nabi tidak penuh dgn banyak hal ganjil dan tidak masuk akal…. lalau kenapa kita harus percaya kalau tidak bisa dicarikan buktinya selain hanya cerita dlm kitab saja…

    bagaimana kalau kita coba datangkan hujan di surabaya sampai porong dgn sangat deras… kita siapkan seratus orang jenius untuk menghalau luberan lumpur tergerus air hujan… apakah anda yakin semua ilmu yg diajarkan disekolah bisa dipakai…?

    ksatrio sekti pamenang
    wong cilik gak kenal skolahan
    maaf bila ada yg kurang berkenan
    silahkan email ke japri saya.

  76. ompapang berkata:

    Pak Syahraz, UNTUK APES TIDAK HARUS SALAH ATAU BERDOSA, jadi tidak selayaknya kalau mereka disuruh berTOBAT DAERAH seperti pernah diserukan oleh salah seorang komentator ditopik lain blog ini. Sudah apes dianggap berdosa,belum juga diganti rugi ,sial amat nasib mereka.

  77. salman berkata:

    wah.. gak papa klenik buat hiburan kan lucu, sementara interverensi engineering belum menampakkan hasilnya. Meluruskan sesuatu yang irasional adalah perbuatan yang irasional juga, pada kasus LUSI ato Lumpur Lapindo kita berhadapan dengan materi bukan imateri . Jadi itung2 buat hiburan ato lelucon kan bermanfaat untuk menghibur.

    Salam Hangat dari kami di Sidoarjo mohon solusinya

  78. Syahraz berkata:

    Lho yang tidak bisa itu mekanismenya. Analogi saya begini :

    Mengapa Lapindo begitu “sulit” untuk mengeluarkan ganti rugi? Menurut saya ya karena Lapindo dituntut untuk menanggung biaya penanganan lumpur ini secara teknis. Kenapa? Ya karena Lapindo punya dana yang terbatas.

    Kalau Lapindo memilih untuk menangani dampak sosial, ya penanganan secara teknis tidak ditanggung oleh Lapindo. Kenapa? Ya karena Lapindo punya dana yang terbatas.

    Lha kalau dua-duanya harus ditanggung oleh Lapindo, ya Lapindo ga punya dana. Kalau dana Lapindo sudah habis & dinyatakan pailit ya otomatis bencana ini ditanggung oleh pemerintah. Termasuk juga masalah relokasi dan atau ganti rugi materi dan atau non-materi.

    Mau bagaimana lagi? Lapindo bukan perusahaan dengan dana tak terbatas. Negara pun juga bukan negara yang punya dana tak terbatas. Apakah warga yang terkena dampak lumpur ini bisa disebut apes? Menurut saya … Ya memang apes.

    Saya jadi ingat dahulu ada rekan saya yang berkata : “UNTUK APES TIDAK HARUS SALAH”……..

    Mungkin bisa jadi renungan kita bersama….

    Salam Hangat

  79. im3ama berkata:

    #Syahraz
    Setuju pak Syahraz: upaya dengan pemikiran (yang rasional) itu lebih utama. Apa yang dibawakan dan dicontohkan rosul-terakhir lebih mendorong umatnya tuk rasional.
    Tapi jika ada yang menggunakan cara ato metode ato faham lain, ya kan monggo-monggo mawon lho, itu hak mereka.
    Maturnuwun nasihatnya pak.
    Emmmm … balik yuk, kembali ke laptop: — Pemerintah Tidak Bisa Hentikan Semburan Lumpur Lapindo —
    Salam, IM.

  80. Syahraz berkata:

    Mencampur secuil syirik kedalam islam maupun mencampur secuil islam kedalam syirik = SYIRIK….

    Dialog dengan jin? apalagi tuh? Mencari ilmu ke negeri Cina !!! Bukan ke negeri Jin !!

    Nabi Sulaiman As memang sanggup berkomunikasi dengan Jin. Tapi ingat bahwa kita bukanlah Beliau. Kita selamanya tidak akan pernah tau jin itu bohong atau tidak. Bahkan kita takkan pernah tau jin itu muslim atau tidak. Bahwa ada jin yang penampakannya berupa orang bersorban dan membaca Al Quran? Itu juga kita tidak tau apakah jin itu bohong atau jujur.

    Jadi,… nonsense dengan jin. Mereka memang ada, tapi tugas manusia adalah menjauhi mereka. Lha wong dekat saja “jangan”… apalagi malah bergaul dengan mereka.

    Apabila kita menuruti apapun kata jin, maka mereka akan berkata “Ya Allah, hari ini aku tambah satu lagi pengikutku di neraka”.

    Bangsa jin akan berbuat segala cara untuk menambah pengikutnya di neraka. Termasuk urusan dunia yang sifatnya “abu-abu”. Misalnya ya kepiting raksasa ini.

    Jangan sampai kita mati dalam kondisi mempercayai jin. Itu sama dengan mati dalam syirik. Percayalah bahwa bangsa jin memang ada. Tapi jangan pernah mempercayai apalagi menuruti perintah bangsa jin.

    Kalau mau berdoa ya jangan di kuburan. Dahulu pernah ada sahabat yang minta didoakan oleh Rasul. Tapi apa jawab Beliau? “Kau berdoalah, aku yang mengamini”.

    Kalau urusan dunia, pakailah akal. Kalau urusan agama, pakailah iman. Kalau urusan jin, lempar aja dengan sandal jepit.

    ———————————
    We’d be better to stay away from them

  81. im3ama berkata:

    Assalamu ‘alaikum,
    Pak Andri/Pak Arif, juga Pak Shahraz, kalo dah mrasa ketemu yang namanya pemecahan masalah (dengan cara masing-masing), mbok iyao trus dengan niat tulus ikhlas diimplementasikeun gitu lho (lillahi ta’ala).
    Mengingat, rosululloh pun menghormati suatu keputusan musyawarah, dalam arti bliau menerima hasil rapat yang diputuskan orang banyak (=”rasional”), meskipun sebelumnya beliau mendapat “firasat” yang tidak baik (=non rasional). Yaitu saat menjelang perang (perang apa lupa), bahwa dipihak kaumnya akan banyak jatuh korban-meskipun menang. Namun bliau pun pergi bertempur sesuai strategi yang dimusyawarahkan , yang akhirnya banyaklah korban jatuh, pamannya pun wafat, beliau sendiri terluka dan pingsan.
    Artinya: hasil pemikiran orang banyak lebih utama lho, walau akhirnya hanyalah Alloh yang memberi ketentuan. Manusia diwajibkan usaha tuk menempuhi “lelakon” dimuka bumi ini, tuk mrubah nasibnya (rasional).
    Kita inipun disini klo boleh dikata ‘bermusyawarah’, tukar pendapat, “urun rembug”, walau cuman bla bla bla, syukur informasinya bisa tersaring, dan memberi manfaat tuk jadi solusi terbaik, semoga. Juga dari pendapat anda-anda tentu.
    Pertentangan pendapat tu biasa-lah. Klo bisa komunikasi dengan jin pun, kenapa tidak, itu pun pernah terjadi di zaman Sulaiman. Wassalam, IM

  82. Andri berkata:

    maap bila sebelumnya saran dari saya yang lalu sangat sarat dengan kata-kata yang irasional, namun adakalanya kita mau mengakuinya bahwa hidup kita ini ternyata sangat sarat dengan hal-hal yang diluar jangkauan akal kita, hal ghaib adalah suatu yang pasti sebagaimana Alloh sendiri adalah maha ghaib, coba baca lagi dalam kitab suci Al Qur’an ; “apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat”. jelas sekali perumpamaan yang tiada duanya ini sangat mengandung banyak hikmah, kita bicara dengan hikmah bukan dengan logika, karena logikalah yang sering gampang mengajak manusia kepada syirik. contoh darwinisme, marxisme, banyak diantara mereka yang tidak percaya adanya hal ghaib sehingga mereka menjadi atheis. lantas bagaimana dengan kita?yang katanya seorang muslim tapi kok tak pernah mau memahami tingginya langit dalamnya samudera, apa itu mesti dengan teknologi. nonsent! Rosululloh Saw lah yang menjadi bukti nyata ketinggian hikmah atas diri beliau yang mulia.

  83. Andri berkata:

    seperti yang telah kita ketahui bahwa para ahli geologi menafsirkan bahwa lumpur lapindo berakhir pada pada masa 31 tahun. dalam kurun waktu selama itu tanpa ada pencegahan sama sekali artinya sama saja kiamat bagi sidoarjo dan sekitarnya karena menurut taksiran setelah sidoarjo akan amblas ke dasar bumi karena perut bumi terus menerus meluapkan isinya. sebagaimana kalo kita muntah kalo sudah terkuras maka perut kita sakit bukan? nah seperti itulah rasa sakit yang akan diderita oleh banyak manusia terutama di sidoarjo. bacalah kitab suci Al Qur’an bahwa sesungguhnya manusia itu adalah bodoh dan sangat lemah, apa anda pikir teknologi bica mengatasinya? mana buktinya? tolong jangan terus menerus mengumbar janji yang tak pasti sudah jelas manusia itu bodoh dan lemah kenapa kita masih terlalu bersikap naif dan pongah dengan segala ketidak berdayaan, camkan dan tolong diresapi dengan hati nurani rakyat sidorjo saya sebagai warga jawabarat sangat peduli dengan rakyat sidoarjo

  84. Arip berkata:

    begini loh pak syahraz, seekor kepiting tersebut adalah sebuah mitos yang bisa di artikulasikan sebagaimana ompangpang yang mengomentari, anda tak perlu emosi, coba anda baca sebuah buku tentang Hakikat Dibalik Materi, karangan Harun Yahya. komentari setelah anda yakin bahwa anda dapat berkomentar. kalau anda mengaku sebagai muslim sejati cobalah sendiri dengan tirakat kalau anda mampu kalau tidak tolong tanyakan kepada seorang ahli hikmah. apa pemaknaannya dari kata-kata saya sebelumnya saya mengucapkan banyak terima kasih atas komentarnya.

  85. syahraz berkata:

    kata orang semarang : aku ndak emosi ?

  86. syahraz berkata:

    Ya itulah pak ompapang… Zaman internet begini koq ya masih ada (banyak) yang percaya pada “Syirik” yang “dibungkus” Islam.

    Klenik-klenik macam begini di zaman Rasul ga ada karena jin “sungkan” dengan Rasul.
    Lha setelah Rasul wafat baru deh para jin beraksi.

    Jangan heran kalo di semarang banyak orang main kartu (mestine yo karo totoan) pake bismillah. Lha kaco tho pak? Bismillah-nya sih bagus, tapi taruhannya itu lho …

    Oh ya…. jangan ngomong kepiting lagi deh…. saya kan vegetarian…. 🙂

  87. ompapang berkata:

    Yang gubrak apanya to pak Syahraz kok njur emosi? Ambennya runtuh ? Menurut Legenda, Raja Pajajaran sudah dikalahkan oleh Gajah Mada Mahapatih Majapahit pada Perang Bubad, kepiting raksasa itu mungkin ada dalam bentuk jin, tapi yaitu kalau toh ada mesti hanya bisa berkomunikasi lewat mantera dengan bahasa Sansekerta atau Kawi, sebab jaman itu bahasa yang digunakan ya bahasa itu,bukan bahasa Arab, Sunda, Jawa, Osing atau bahasa Indonesia. Kalau jin itu bisa segala bahasa kita tes saja TOEFL nya ,dapat score berapa.
    Kalau dibawah bumi Porong ada kubangan lumpur raksasa atau ada ketel uap raksasa sekian juta kali ketelnya kapal TITANIC ya saya percaya.
    Dalam pergelaran wayang , kepiting raksasa dapat juga berarti seorang ksatria kalah perang melawan raksasa, lalu kepalanya dipiting oleh si raksasa, kemudian Ki Dalang dalam narasinya menyebutkan KSATRIA ITU KEPITING RAKSASA, sehingga menyerah.
    Kalau kepiting tukang cukur, gimana ceritanya ya ?

  88. syahraz berkata:

    Gubraaakkkkk !!!!! Komentar macam begini koq ya di-posting !!!

    Itu namanya SYIRIK dibungkus ISLAM… Lha wong Pajajaran wis ora ono. Prabune yo wis seda. Kalau orang sudah meninggal ya tinggal menunggu saja.

    Kepiting????????????????? Sunan???? Sunan kuwi wis seda !!!!

    Kyai dari Plered??????? Kalau dia mau nolong ya langsung aja !!!

    Oalah …..

    Perlu diketahui untuk semuanya…
    Di makam rasul jangan harap Anda bisa berdoa… Lha wong selesai sholat aja langsung diusir sama Petugas Garda. Kenapa? karena kuatir SYIRIK.
    Lha ini malah ada Kepiting Raksasa… Kyai dari Plered….

    Iki piye tho Gusti ????

  89. Arif berkata:

    Klo dilihat secara ilmu hikmah luapan lumpur Lapindo, itu berasal dari mahluk gaib bawah tanah Sidoarjo, mahluk tersebut Menyerupai Kepiting Raksasa dengan pangkat sunan, mahluk tersebut sangat tunduk oleh Prabu Kian Santang Putera dari Prabu Siliwangi, untuk itu cari Kiayi keturunan dari Pajajaran dari Jawa Barat berasal dari Purwakarta yang terletak di Plered. Wallahu a’lam.

  90. Andri berkata:

    Ass,wr,wb. Saya sangat prihatin musibah yang menimpa bangsa indonesia terutama kasus Lumpur Lapindo, saya ingin memberi masukan kepada semuanya, untuk menghentikan lumpur lapindo ada satu cara, yaitu seorang Kiayi dari Purwakarta (Plered), beliau keturunan dari kerajaan Pajajaran, punya pesantren, tp saya tidak bisa menyebutkan orangnya, kalau mau cari sendiri, semua kejadian yang menimpa bangsa Indonesia adalah peringatan-peringatan dari Allah supaya kita Intropeksi diri terutama para pejabat, Insya Allah dengan Izin Allah, beliau dapat mengatasinya, terima kasih

  91. syahraz berkata:

    pak kaharudin :

    kalau anda punya ide ya sampaikan saja ke “Pihak yang berwenang”, Ini urutan dari “Yang Paling Berwenang” :

    Presiden, Wapres, Menteri PU, Lapindo.

    Lha Gubernur & bupati sidoarjo koq ga disebut? Ya karena mereka bukanlah pembuat keputusan. Jadi ya percuma aja.

    Anda juga jangan heran kalau ternyata pencetus ide & solusi tidak cuma anda. Tapi ada ratusan proposal yang telah diajukan & ratusan pula yang tidak direspon & ratusan pula yang direspon negatif ( seperti saya di http://lapindo.topcities.com ).

    Maju terus pak kaharudin !!!!

  92. Rovicky berkata:

    Penyampaian Ide bisa bnyak sekali caranya.
    Kalau hanya ingin menyampaikan ide tanpa meminta imbalan bisa saja lewat media (webpage) ini juga.

  93. kaharudin berkata:

    sy punya ide yg saya ykn bisa segera menyelesaikan semburan lumpur lapindo, ada yg tahu kemana menyalurkannya? mhn infonya. tks

  94. […] dari festival tahunan banjir Jakarta, lumpur Lapindo yang semakin beringas, dan teman-teman yang mulai sering menanyakan “keadaan […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: