Timnas Terus Cemplungkan Bola-Bola Beton

MediaCenter  Sabtu, 03 Maret 2007 17:37
Sidoarjo–Penceburan bola-bola beton ke dalam lubang semburan saat ini cukup lancar dan tidak mengalami hambatan. Karena dalam dua hari ini cuaca pada siang hari cukup baik dan kondisi tanggul cukup stabil dalam menghadang laju lumpur yang terus keluar. Hingga Sabtu (3/3) siang, sudah 63 untaian bola beton yang dicemplungkan.

Menurut Ketua Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo (PSLS) Basuki Hadimuljono, insersi (Proses memasukkan) bola-bola beton ke lubang pusat semburan cukup lancar. Bola beton yang sudah masuk ke semburan hingga saat ini berjumlah 63 untaian. “Jumat (2/3) kemarin kita sudah ceburkan 18 untai dan siang ini kita sudah ceburkan 18 untai lagi,” katanya, Sabtu (3/3) di Sidoarjo, Jawa Timur.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Timnas PSLS sudah berhasil memasukkan 27 untaian bola-bola beton. Jika ditambah dengan hasil yang dicapai kemarin, yaitu sebanyak 18 untaian dan siang ini 18 untaian maka seluruh rangkaian bola-bola beton yang sudah dicemplungkan hingga Sabtu siang sudah berjumlah 63 untaian.

Jika cuaca tetap cerah, sambung Basuki, rencananya hari ini penceburan bola beton akan ditambah lagi menjadi 36 untaian. “Jika kondisi cuaca dan tanggul bagus akan kita tambah penceburan bola beton sehingga total semuanya 81 untaian yang masuk ke lubang semburan.”
Seluruh bola-bola beton yang sudah masuk sudah mencapai di bawah kedalaman 300 meter. Bahkan untaian yang pertama masuk telah berada di kedalaman 900 meter diatas permukaan lumpur. Hal ini ditunjukkan munculnya kembali sensor penunjuk kedalaman yang diceburkan Sabtu (24/02).

“Saya semakin yakin bahwa HDCB (high density chained balls) ini nantinya bisa mengurangi debit semburan dengan ditemukan indikator. Karena dengan alat itu kita bisa mengetahui pusat tekanan keluar, dan bola-bola sudah sampai di sana,” terang Basuki. Secara teoritis, bola-bola beton ini sangat diyakini bisa mengurangi volume semburan.

Sedangkan hasil yang dicapai, lanjut Basuki, nantinya bisa diketahui dengan sudah menceburkan bola-bola sebanyak 100 untaian. Prediksi itu timbul karena sudah dihitung oleh tim ITB bahwa 100 untaian bola-bola beton akan mewakili 1 meter persegi. “Hasilnya kemungkinan dapat kita lihat Senin (05/03) lusa, jika cuaca mendukung.”
Pada tahap awal ini, sebetulnya Timnas PSLS sudah menargetkan untuk memasukkan sebanyak 375 untaian bola-bola beton. “Ada tidaknya hasil yang dicapai, sebanyak 375 untaian bola-bola beton itu akan diceburkan semuanya. Bahkan, Menteri ESDM sendiri justru menyuruh menambahkan bola-bola beton sampai 1.000 untaian,” ungkap Basuki. (*)

Iklan

4 Responses to Timnas Terus Cemplungkan Bola-Bola Beton

  1. Bea berkata:

    My brother suggested I might like this website. He was once totally right.
    This put up truly made my day. You can not consider just
    how much time I had spent for this info! Thanks!

  2. dokter kewan berkata:

    kayaknya ramalan jayabaya bakal terbukti lagi neeeee…h
    Pulau Jawa bakal terbagi jadi dua….

  3. rajaiblis berkata:

    bola beton ? dicemplungin ?
    kalo terjadi aksi reaksi gimana ?
    ibarat sumbatan gabus pada botol …
    bila berbalik arah … wuuicchhh … sungguh dahsyat men …
    bakal ada hujan ratusan bola beton … coba masukin lebih banyak lagi … biar muncratnya makin banyak …

    wakkakakakaa …

  4. danasatriya berkata:

    kemarin saya ngobrol dengan bapak Utoro, seorang pakar early warning disaster. Mendengar ceritanya tentang bencana serupa yang terjadi di lain daerah di Indonesia yang ternyata bisa diatasi, tetapi yang di Sidoarjo merupakan disaster yang sudah cukup terlambat mengatasinya. Belum lagi jika melihat masalah sosio engineering nya, mengerikan..
    Ternyata semakin mengerikan saja lumpur ini, padahal konon baru akan berakhir 30 tahun ke depan.. Apa kabar jika lumpur itu sampai ke Juanda misalnya.. Lalu akan jadi apa jika lumpur itu semakin dekat ke Surabaya? (mudah2an tidak sampai..)
    Apa betul bola bola itu bisa mengurangi debit semburan.. (karena saya sebagai orang awam) saya melihat bahwa gaya tekan ke atas dari lumpur akan melontarkan bola bola tersebut menjadi serpihan serpihan? Mungkin bapak bisa menjelaskan secara teknis , dengan bahasa yang sederhana yang bisa dimengerti oleh orang awam seperti saya 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: