Cegah Rusak, Bola Beton Dicampur Abu

RADAR SIDOARJO  Sabtu, 17 Mar 2007

SIDOARJO – Insersi (pemasukan) bola beton tahap kedua segera dimulai setelah tahap pertama selesai kemarin. Untuk mencegah kerusakan bola beton pada insersi selanjutnya, bola beton akan dicampuri abu sisa pembakaran batu bara (fly ash). “Agar lebih tahan lama,” ujar ahli material engineer Timnas Penanggulangan Lumpur John Dachtar.

Menurut dia, bola-bola beton yang telah dimasukkan ke dalam pusat semburan berpotensi rusak. Sebab, kata dia, kandungan sulfat dalam pusat semburan sangat tinggi.

Karena itu, kata John, pada insersi selanjutnya, bahan bola-bola beton yang diproduksi akan dicampur fly ash 30 persen. Bahan tersebut merupakan abu sisa pembakaran batu bara yang diambilkan dari PLTU Paiton. “Dengan begitu, bola beton diharapkan lebih tahan terhadap sifat sulfat yang merusak,” jelasnya.

Apakah bola beton yang telanjur dimasukkan kini telah rusak? John membantah. Menurut dia, perusakan yang disebabkan oleh sulfat tidak berlangsung cepat. “Serangannya lama. Ukuran yang dipakai bukan, harian melainkan tahunan,” ujarnya.

Dia lantas mengibaratkan, penggunaan fly ash tersebut seperti halnya yang digunakan pada pembangunan jembatan di Selat Madura. “Fondasi jembatannya juga dicampuri bahan resistance (penghambat pelapukan, Red),” ungkapnya.

Selain itu, jelas John, bola-bola beton tahap kedua yang akan diproduksi sebanyak 500 untai tersebut akan dilapisi pozzolane aktif. “Fungsinya hampir sama dengan fly ash,” katanya.(dyn)

Iklan

3 Responses to Cegah Rusak, Bola Beton Dicampur Abu

  1. ompapang berkata:

    ralat: “karena prosesimia ” yang benar:”karena proses kimia dst “

  2. ompapang berkata:

    tambahan : kalau kulit bola karena prosesimia jadi besi oksalat, maka akan seperti batu ginjal,menutup saluran lumpur seperti batu ginjal menutup permukaan dalam ginjal atau saluran air kencing.

  3. ompapang berkata:

    Di Surabaya ada BUMN pabrik alat berat BARATA ( ex NV BRAAT ), mungkin dapat dimanfaatkan diberi order membuat bola berongga dari besi tuang tebal kulit bola sekita 10 mm atau lebih. Dengan bola besi tuang yang rongganya diisi campuran beton, bola akan bertambah berat dan mungkin tahan asam,tahan benturan ( impact), tahan tekanan tinggi,tahan suhu tinggi dan apabila sudah mapan, bola besi yang mengalami oxidasi atau korosi akan saling melekat satu terhadap lainnya,sehingga dalam jangka lama dapat membantu proses penyumbatan total. Bila setiap 4 bola yang dirangkai ada satu yang dibuat bermagnit mungkin akan mempercepat bola-bola itu settle ( mapan).Dengan tebal 10 mm,bola berongga berdiameter luar 40 cm, dengan bahan besi tuang beratnya kira-kira 20 kg. Kalau perkilogram biaya bikinnya Rp10.000,- maka tiap bola memerlukan biaya Rp200.000,–. Karena dengan bola berkulit besi tuang tidak memerlukan tulangan besi (wapening) untuk betonnya,maka berarti dapat mengurangi biaya pembuatan. Mungkin cara ini perlu dicoba,siapa tahu dapat lebih menyukseskan HDCB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: