Lapindo Harus Bayar Uang Muka Ganti Rumah

Senin, 23/04/2007 19:34
Luhur Hertanto – detikfinance

Jakarta – Sekitar 2 minggu lagi PT Lapindo Brantas harus siap membayar Rp 180 juta kepada warga Perum Tanggulangin Anggun Sejahtera (TAS). Dana itu merupakan uang muka 20 persen sebagai ganti rugi rumah warga korban semburan lumpur panas.

“Saya minta sudah siap uang Rp 180 miliar, itu hitungan yang 20 persen. 2 minggu dari sekarang harus sudah nampak,” kata Mensos Bachtiar Chamsyah di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (23/4/2007).

Menurut Chamsyah desakan di atas ia sampaikan langsung dalam pertemuannya dengan bos PT Lapindo Brantas Inc, Nirwan Bakrie. Tujuannya adalah menjawab keresahan 6.518 KK warga Porong yang sudah berbulan-bulan tinggal di penampungan karena rumah miliknya terendam lumpur panas.

“Masyarakat membutuhkan kejelasan. Jadi hal-hal menyangkut masalah sosial, khusus masalah Perum TAS, saya melihat ada kejelasan yang bisa diselesaikan,” tegas Mensos.

Keputusan PT Minarak Lapindo Jaya sebagai perusahaan yang ditunjuk mengurus pembayaran ganti rugi dengan cara mencicil ini sempat diprotes warga. Warga khawatir mereka akan sulit mendapatkan rumah baru mengingat ganti rugi dibayar dengan cara dicicil.

Namun Kepala Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo Sunarso menyayangkan aksi warga Perum TAS itu.

Ketentuan pembayaran ganti rugi dengan dicicil sebanyak 20 persen sebagai uang muka dan sisanya selama dua tahun telah berkekuatan hukum karena sudah sesuai dengan Peraturan Presiden No 14 tahun 2007. (lh/ddn)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: