Paksa Buka Raya Porong

RADAR SIDOARJO      Jumat, 04 Mei 2007
Masih Banyak Lubang dan Bergelombang
SIDOARJO – Setelah sekian lama hanya dibuka satu arah, mulai kemarin Jalan Raya Porong telah dibuka dua arah. Meski demikian, Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) belum bisa memastikan jalan tersebut tidak akan ditutup lagi.

Pembukaan jalan itu mulai dilakukan Kamis dini hari sekitar pukul 01.00. Keputusan itu diambil sesaat setelah aksi blokade jalan warga empat desa berakhir.

Menurut Kasatlantas Polres Sidoarjo AKP Andi Yudianto, pembukaan jalan itu dilakukan terutama karena tingginya kebutuhan masyarakat akan jalur tersebut. “Bagaimanapun, jalur ini salah satu urat nadi perekonomian Jatim,” ujarnya.

Karena itu, meski kondisi badan jalan belum sepenuhnya normal seperti sebelum tergenang lumpur Lapindo, pembukaan jalan raya Porong tetap dilakukan. “Memang, belum sesuai standar jalan provinsi,” ujar Andi.

Di lapangan, kondisi jalan masih banyak yang berlubang dan bergelombang. Genangan air pun tetap ditemui di beberapa titik, baik dari arah Surabaya-Gempol maupun sebaliknya.

Kemacetan yang cukup padat pun kembali menjadi pemandangan di jalan yang lebih dari satu bulan ditutup satu arah itu. Kepadatan kendaraan terutama dialami jalur Surabaya-Malang, yang didominasi kendaraan-kendaraan besar. Selain itu, karena sebagian urukan jalan menggunakan tanah, banyak debu beterbangan.

Menurut Kepala BPLS Sunarso, pembukaan jalan telah melalui koordinasi sejumlah pihak terkait. Misalnya, kepolisian, Bina Marga, dan BPLS. “Kami sepakat untuk membuka jalan ini,” katanya.

Meski demikian, Sunarso belum bisa memastikan jalan tersebut selamanya akan tetap dibuka. Dia tak berani menjamin bahwa lumpur tak akan lagi masuk dan menggenangi jalan. “Kalau jebol, segera kami tutup. Baru itu yang bisa kami lakukan,” ujarnya.

Dia menambahkan, pembukaan jalan arteri Surabaya-Malang itu bersifat sementara, sambil menunggu relokasi infrastruktur jalan dan jalur KA dilaksanakan. Sedapat mungkin BPLS akan mempertahankan dua infrastruktur penting itu. “Tapi, saya belum tahu kapan, di mana, dan berapa biayanya,” tuturnya.

Di sekitar pusat semburan kemarin tanggul kembali jebol hingga lima meter. beruntung, tanggul itu bisa langsung diperbaiki.

Seperti sebelumnya, lumpur pun kembali meluber ke kolam penampungan yang berada di Kawasan Jatirejo sebelah barat pusat semburan. Genangan lumpur yang makin tinggi itu menyebabkan upaya perbaikan jalan utama menuju pusat semburan yang terputus makin sulit dilakukan.

Sebab, upaya peninggian yang sejak awal belum optimal karena keterbatasan material itu harus berkejaran dengan makin tingginya lumpur di sana. (dyn)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: