Baru 13 Warga Lagi Dibayar

RADAR SIDOARJO      Sabtu, 12 Mei 2007

SEBAGIAN besar warga korban lumpur masih harus mengelus dada menunggu pembayaran uang muka ganti rugi rumah yang tenggelam. PT Minarak Lapindo Jaya kemarin kembali membayar uang muka untuk 16 bidang sawah milik 13 warga.

Sebanyak 16 bidang tanah sawah besertifikat itu adalah milik seorang warga Siring dan 12 warga Jatirejo. Sawah mereka dinyatakan lolos verifikasi ketentuan notarial. Para korban lumpur tersebut menerima uang muka 20 persen, yaitu Rp 491 juta di antara total ganti rugi yang seharusnya dibayar Rp 2.459.410.000

“Yang diajukan hari ini sebenarnya ada 20 bidang milik 14 warga. Tapi, yang empat bidang milik seorang warga belum lengkap syarat notarialnya,” tutur Sudiyono Legal, kuasa hukum Minarak.

Warga diharuskan menandatangani surat perjanjian ikatan jual beli (PIJB) sebagai tanda kesediaan menerima pembayaran ganti rugi. Meski Minarak telah memenuhi kembali komitmennya untuk membayar ganti rugi, cukup banyak warga yang nggrundel. Para warga yang menandatangani surat PJIB itu merasa terpaksa menerima pembayaran ganti rugi tersebut.

“Kami memang mau tanda tangan. Tapi, sebenarnya ini seperti makan buah simalakama. Lapindo (Minarak, Red) sebenarnya mau menang sendiri, nggak mau terikat. Tapi, kalau (surat perjanjian jual beli) nggak kami tanda tangani, kami malah nggak dapat apa-apa,” ungkap Syaroni, warga Siring. (sat)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: