Warga Perum TAS I Kembali ke Jakarta

Senin, 14 Mei 2007 SIDOARJO — Pembayaran ganti rugi bagi warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (TAS) I, Sidoarjo, yang menjadi korban lumpur Lapindo Brantas Inc. kembali mengambang. Karena itu, sedikitnya 6.000 KK warga Perum TAS I menyatakan siap berangkat lagi ke Jakarta, hari ini (14/5). ”Dalam rapat koordinasi kemarin malam, diputuskan tim perwakilan akan menghadap kembali ke Presiden, atau Menteri PU, menagih kesepakatan yang sudah pernah diputuskan. Kalau upaya itu tidak membuahkan hasil, warga secara massal akan menggelar aksi demo di depan Istana,” kata Siti Aisyah, perwakilan warga Perum TAS I, akhir pekan lalu.

Pernyataan senada diungkapkan Sumitro, koordinator perwakilan Perum TAS I. Dia menyatakan sangat kecewa dengan manajemen Lapindo, yang sengaja mengulur waktu elaksanakan kewajiban memberi ganti rugi. ”Sesuai kesepakatan di Jakarta, semestinya pembayaran uang muka 20 persen dilakukan paling lambat dalam pekan kemarin. Namun kenyataannya sampai hari ini tidak ada kepastian. Kami sudah mencoba konfirmasi ke kantor eks BTPN Sidoarjo yang menjadi tempat pembayaran ganti rugi. Namun belum ada penjelasan pasti kapan pembayaran untuk warga Perum TAS I,” ujarnya.

Dalam kesepakatan di Jakarta, sebenarnya sudah tidak ada persoalan yang menghambat pembayaran ganti rugi. Selain bersedia menerima uang muka 20 persen, warga juga menyetujui pembayaran sisanya (80 persen) dilunasi dalam jangka waktu setahun ke depan.

Bahkan saat membuat kesepakatan itu, ada wakil perbankan sebagai pihak ke tiga — yang terlibat. Sehingga perundingan tripartit menghasilkan beberapa kesepakatan, di antaranya pihak perbankan bersedia menalangi dana untuk membeli rumah baru, sambil menunggu pelunasan pembayaran. ”Jadi sambil menunggu pembayaran sisanya, kami bisa memakai keputusan tripartit sebagai jaminan membeli rumah baru. Inilah yang sebenarnya sangat penting bagi kami untuk memulai hidup baru,” tambah Sumitro. tok

Iklan

One Response to Warga Perum TAS I Kembali ke Jakarta

  1. andre berkata:

    sudah terlalu lama dan terlalu lelah kami para korban lumpur dari warga perum TAS menunggu realisasi yang sudah disepakati,tolong ganti rugi 20% sebagai uang pertama segera dibayar oleh lapindo.hampir 1 tahun lumpur mrnyembur selama itu pula kami teraniaya…………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: