Ganti Rugi Pengusaha Cair

RADAR SIDOARJO      Kamis, 17 Mei 2007
SIDOARJO – Berurusan dengan pengusaha korban lumpur Lapindo, PT Minarak Lapindo Jaya ternyata cukup cepat dalam bertindak. Kemarin Minarak mencairkan uang muka 20 persen dari total ganti rugi untuk delapan pengusaha yang pernah tergabung dalam GPKLL (Gabungan Pengusaha Korban Lumpur Lapindo).

“Total uang muka yang kami bayarkan untuk 8 pengusaha itu Rp 42,7 miliar. Kalau total ganti ruginya, sekitar Rp 245 miliar,” kata Direktur Operasional Minarak Bambang Prasetyo Widodo yang akrab dipanggil Wiwid.

Kedelapan pengusaha tersebut menandatangani surat perjanjian ikatan jual beli (PIJB) di hadapan notaris Sochib Arifin. Penandatanganan berlangsung di gedung eks BTPN (Bank Tabungan Pensiunan Nasional), Jl Sultan Agung, Sidoarjo.

Di antara delapan orang pengusaha itu, ada yang mewakili dirinya sendiri. Yakni Melina Dewi dan Adrian Zulkarnain. Sisanya mewakili perusahaan. Perusahaan yang menerima pencairan uang muka ganti rugi adalah: PT Supra Surya Indonesia, PT Srikaya Putra Mas, PT Victory Rottanindo, CV Karya Kasih Karunia, CV Airlangga Mebelindo Design, dan PT Yamaindo Perkasa.

Wiwid menambahkan, uang ganti rugi yang mulai dibayarkan Minarak kepada para pengusaha itu merupakan pembayaran atas nilai kerugian yang meliputi: tanah bangunan, material, peralatan, serta tanggungan perbankan. “Itu sudah include semuanya,” jelasnya.

Sisa uang ganti rugi tersebut, lanjut Wiwid, akan dilunasi selambat-lambatnya akhir Desember 2008. Yang diungkapkan Wiwid itu agak berbeda dengan yang dibeberkan Vice President Minarak Andi Darussalam Tabusalla.

Andi mengatakan, uang ganti rugi untuk delapan pengusaha itu akan dibayarkan dalam tiga tahap. Tahap pertama, pencairan uang muka 20 persen pada awal Juni 2007. Tahap kedua, pencairan 10 persen pada awal Juli 2007. Tahap ketiga, pencairan 70 persen dalam kurun waktu Mei-Desember 2008.

“Memang rencana semula adalah seperti itu. Lalu, mengapa kami realisasikan lebih awal? Itu merupakan komitmen kami untuk segera menuntaskan penanggulangan dampak sosial,” ujar Wiwid.

Di bagian lain, Kepala Divisi Humas Lapindo Yuniwati Teryana mengungkapkan, selain delapan pengusaha tersebut, ada satu lagi pengusaha dari GPKLL yang menyatakan bersedia menerima pembayaran ganti rugi. Yuniwati tak menyebut nama pengusaha itu maupun nama perusahaannya, namun dia mengungkapkan nilai uang muka yang dibayarkan.

“Untuk satu perusahaan itu, uang muka ganti ruginya Rp 4,9 miliar. Jadi, total pengusaha yang hari ini (kemarin, Red) menerima pembayaran uang muka ganti rugi 9 orang dan jumlah uang muka yang kami bayarkan adalah Rp 47,6 miliar,” papar Yuniwati.

Saat ini GPKLL sudah terpecah. Beberapa waktu lalu, seluruh anggota GPKLL yang berjumlah 24 pengusaha/perusahaan sepakat menolak pembayaran ganti rugi tersebut. Pasalnya, Minarak hanya bersedia mengganti kerugian atas komponen tertentu saja.

Ganti rugi yang ditawarkan Minarak hanya berupa lahan siap bangun dengan luas sesuai luas lahan yang dimiliki sebelumnya, dilengkapi dengan prasarana berupa jalan, saluran telepon, dan listrik. Sedangkan kerugian atas bangunan, material, peralatan, dan tanggungan perbankan ditanggung sendiri oleh masing-masing pengusaha/perusahaan.

Total klaim yang diajukan GPKLL mencapai Rp 527,58 miliar. “Kesepakatan yang kami capai hari ini (kemarin, Red) merupakan proses negosiasi secara B to B (business to business) mulai 25 April, 4 Mei, dan 11 Mei lalu,” terang Yuniwati.

“Kami bernegosiasi dengan perusahaan-perusahaan itu satu per satu. Tidak secara organisasi (GPKLL, Red). Karena itu, kami menunggu perusahaan lain yang belum sepakat untuk bernegosiasi secara B to B,” imbuhnya.

Di antara para pengusaha yang sudah menerima pembayaran uang muka ganti rugi itu menganggap yang dipenuhi Minarak tersebut sudah cukup. “Soal nilai yang diberikan Minarak itu adalah urusan intern kami. Tapi, cukuplah untuk kebutuhan relokasi permanen pabrik kami,” ujar Linda dari PT Yamaindo Perkasa. (sat)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: