Dian Mundur, Belum Ada Ganti

RADAR SIDOARJO      Minggu, 20 Mei 2007
SIDOARJO – Maju kena, mundur pun susah. Begitulah nasib Katering Diana pascaprotes bertubi-tubi pengungsi korban lumpur di Pasar Porong Baru. Setelah menyatakan mundur, katering tersebut menyatakan akan melayani lagi pengungsi selama sepekan ke depan.

Rabu (16/5) lalu, Katering Diana mengajukan surat pengunduran diri kepada Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Dinsos Jatim, dan Satkorlak. Katering menyatakan tidak sanggup lagi melayani konsumsi pengungsi karena tuntutan mereka terlalu berat.

Misalnya, pengungsi menuntut dilibatkan dalam proses memasak. Mereka juga minta sebagian besar pekerja diambilkan dari warga. Penyajian makanan tidak boleh dalam bungkus kertas, tetapi dalam bentuk ransum. Lebih berat lagi, pengungsi yang sempat mogok makan itu meminta mereka yang menentukan daftar menu.

Menurut koordinator dapur umum dari Katering Diana Imam Karsono, pekerja dapur umum merasa sangat tidak tenang dalam bekerja. “Kami berangkat ke sini (PPB, Red) itu seperti berangkat ke medan perang. Selalu waswas,” ungkap Imam.

Kamis (17/5) malam, Imam mengatakan sudah memerintahkan pekerja mengemasi barang-barang peralatan dapur dan pergi. Namun, niat itu batal karena dirinya diminta Dinkesos Sidoarjo untuk bertahan sementara. “Sekarang kami hanya membantu menyediakan makanan sampai ada katering baru,” ujarnya.

Sekretaris Satkorlak Hisyam Rosyidi menyatakan sudah angkat tangan dan menyerahkan penentuan katering baru itu kepada warga sendiri. “Sesuai tuntutan, biarlah mereka yang mencari dan mengelola sendiri,” jelasnya.

Satkorlak nanti hanya menyediakan bahan-bahan dari dana yang disediakan PT Lapindo. “Kalau kami yang menentukan, nanti disalahkan lagi,” ujar Hisyam yang juga kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Sidoarjo itu.

Hingga kemarin, pengelola dapur umum baru yang akan menggantikan Katering Diana memang belum ada.(dyn)

Iklan

One Response to Dian Mundur, Belum Ada Ganti

  1. aek berkata:

    sabar itu separuh dari iman. orang yang paling kuat, orang yang dapat menahan sabarnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: