Tanda Tangan Bupati Sidoarjo Belum Jelas

Rabu, 23 Mei 2007 | 17:57 WIB TEMPO Interaktif, Sidoarjo:Nasib pembayaran ganti rugi aset korban luapan lumpur Lapindo, khususnya bagi pemilik tanah dengan sertifikat pethok D atau latter C, tak kunjung ada kejelasan.

Tim verifikasi bentukan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo tidak dapat memastikan kapan ganti rugi tersebut dibayarkan. “Kami belum mendapatkan kepastian apakah Bupati Sidoarjo Win Hendrarso nantinya menyetujui, mengesahkan, atau hanya sekadar mengetahui ganti rugi,” ujar Ketua Tim Verifikasi Yusuf Purnama, Rabu (23/5).

Status surat pengesahan sebagau tuntutan PT Minarak Lapindo Jaya, perusahaan yang menjadi juru bayar ganti rugi, mensyaratkan adanya tanda tangan bupati. Selain itu juga ada formulir baru yang harus diisi oleh warga. “Jual beli tanah memang rumit, karenanya dalam form yang baru kami sengaja buat serinci mungkin,” ujar Yusuf.

Belum adanya kepastian pembayaran ganti rugi membuat warga resah. Padahal, mereka dijanjikan paling lambat akan dibayar pada 29 Mei. “Kami sebenarnya tidak ingin ada aksi, tapi Lapindo yang telah memaksa kami untuk turun ke jalan lagi,” ujar Huda, perwakilan warga Desa Jatirejo.

“Kalau Lapindo punya itikat baik, seharusnya sudah ada satu atau dua tanah nonsertifikat yang diproses ganti ruginya,” kata Huda.

Rohman Taufiq

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: