PASCA MOGOK MAKAN, KORBAN LUMPUR SERING DAPAT BANTUAN

MEDIA CENTER:
PASCA MOGOK MAKAN, KORBAN LUMPUR SERING DAPAT BANTUAN

Pasca aksi mogok makan yang dilakukan beberapa waktu lalu, ternyata korban lumpur Lapindo di pengungsian Pasar Baru Porong sering mendapatkan bantuan dari beberapa lembaga maupun perorangan. Bantuan-bantuan itu dinilai sangat membantu kelangsungan hidup para pengungsi, karena tidak hanya memberikan beras dan mi instant, tapi juga memberi bantuan berupa susu dan biskuit sebagai tambahan gizi anak-anak pengungsi.
Sekretaris Paguyuban Warga Renokenongo Tolak Kontrak, Bambang Wuryantoyo saat menerima bantuan dari Soul Melia Hotel di Pasar Baru Porong, Kamis (24/5) mengatakan, selama ini mereka diberi jatah hidup oleh PT Minarak Lapindo Jaya dengan nilai yang sangat kecil. Bahkan, jatah hidup itu dianggap tidak layak untuk dikonsumsi. Sebab, antara makanan orang dewasa dan anak kecil sama rata, sehingga asupan gizi balita dan anak-anak tidak tercukupi. “Untuk itu, para pengungsi sangat berterimakasih pada semua pihak yang membantu, bantuan itu sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Menurutnya, pada awal terjadinya semburan lumpur, banyak para dermawan yang memberi bantuan pada para pengungsi. Mereka terus berdatangan baik dari daerah-daerah di Jatim maupun di luar Jatim. Tetapi kemudian kegiatan itu kembali lengang dan sedikit-demi sedikit berkurang.
Namun sejak aksi mogok makan dilakukan oleh warga Renokenongo yang masih di pengungsian, beberapa pihak mulai simpati kembali dengan nasib para pengugsi korban lumpur ini. Di antara para dermawan itu juga berasal dari kalangan artis, institusi hingga warga kecil yang peduli terhadap sesamanya.
Bantuan-bantuan itu yakni, dari CV Wahyu Sukorejo Pasuruan berupa 1 ton beras, bantuan dari Ikatan Motor Honda Ulung Jogjakarta berupa mi instant dan beras 1 kwintal, bantuan dari Keluarga artis Tantowi Yahya berupa 1 ton beras, Paguyuban Warga Stren kali dan Jaringan Rakyat Miskin Surabaya berupa beras 1 kwintal dan uang senilai Rp 50 juta, serta dari Soul Melia Hotel yang memberi bantuan berupa susu, biskuit dan tampon wanita senilai Rp 4,5 juta.
Publik Relations Manager Soul Melia Hotel Jogjakarta Rahayu Dyah Sadmawati mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari roadshownya sejak 21 hingga 24 Mei besok. Selain itu, ini juga merupakan program sosial setiap ada bencana. Sebelumnya, kegiatan sosial seperti ini sempat dilakukan di Jogjakarta dan Aceh.
Dikatakannya, kegiatan ini juga merupakan ungkapan terimaksih pada masyarakat Jatim yang telah memelihara hubungan baik dengan para koleganya, baik perusahaan maupun biro perjalanan. “Sebagian ungkapan terimakasih itu, kami mengadakan kegiatan sosial untuk membantu korban lumpur Sidoarjo,” katanya.

-mdj.sti, 2007-05-24 15:36:26

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: