Lempar Lumpur ke Kantor Lapindo

RADAR SIDOARJO      Selasa, 29 Mei 2007
SETAHUN tragedi lumpur panas diwarnai berbagai aksi. Kemarin sekelompok pemuda berdemonstrasi dengan aksi teatrikal di Kantor Lapindo Brantas, Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan. Mereka melempar lumpur ke kantor perusahaan pengeboran yang dituding bertanggung jawab atas semburan lumpur tersebut.

Peserta aksi menamakan diri Solidaritas Kemanusiaan Korban Lumpur Lapindo. Sebagian memakai kemeja rapi dan berdasi. Sebagian lain mengenakan pakaian badut. Dalam aksinya, mereka melemparkan bungkusan lumpur dalam plastik dan bongkahan lumpur kering ke papan nama kantor Lapindo. “Happy birthday to you,” ujar mereka.

Menurut Aryo, koordinator aksi, aksi teatrikal itu bermaksud sebagai sindiran atas kondisi korban lumpur saat ini. Nasib korban belum jelas. Mereka hanya dibodohi dengan janji-janji ganti rugi yang tidak kunjung terealisasi. Sikap tidak sungguh-sungguh tersebut mirip badut. Rakyat hanya diberi lumpur, sedangkan minyaknya diambil perusahaan pengeboran.

Aksi teatrikal itu, menurut Aryo, akan dilanjutkan ke Kantor Polda Jatim dan Kejaksaan Tinggi Jatim. Kedua instansi itu tersebut dianggap tidak bersungguhsungguh dalam mengatasi kasus lumpur. Karena itu, kado setahun lumpur juga diberikan kepada mereka.

Dalam aksi teatrikal tersebut, tidak ada kerusakan serius yang dialami Lapindo. Kecuali teras yang basah karena lumpur, papan nama perusahaan yang kotor, dan bongkahan lumpur kering berserakan.

Sementara itu, ribuan warga Sidoarjo memenuhi Gedung Olahraga (GOR) Serba Guna Sidoarjo tadi malam. Mereka melakukan doa bersama memperingati setahun tragedi lumpur panas. Doa bersama juga dihadiri oleh ulama se-Kabupaten Sidoarjo.

Acara istighotsah terbagi menjadi tiga sesi. Sesipertama adalah zikir bersama yang dipimpin alim ulama dan kiai sepuh di Sidoarjo. Istighotsah dilanjutkan dengan renungan bersama yang diisi oleh KH Mustofa Bisri. Sesi terakhir ialah siraman rohani oleh KH Said Agil Siradj dari Jakarta.

Menurut Mursidi, salah seorang korban lumpur yang hadir, acara itu bertujuan mendoakan agar musibah banjir lumpur panas di Sidoarjo ini cepat selesai. Begitu pula, dampak sosial lumpur segera dituntaskan. “Warga berdoa agar ganti rugi tanah dan rumah mereka segera diberikan Lapindo sesuai kesepakatan dan kepres,” ungkapnya. Selain itu, doa dimaksudkan agar segala bencana yang menimpa daerah-daerah lain di Indonesia dapat berhenti. (nun)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: