Geometri Lubang Lumpur Lapindo Akan Dipetakan

Mei 30, 2007

Rabu, 30 Mei 2007 | 02:28 WIB TEMPO Interaktif, BANDUNG:

Sampai saat ini kepastian melanjutkan insersi belum diketahui. Bagus menduga ada masalah dana dari Lapindo Brantas. “Yang pasti badan penanggulangan lumpur belum menyatakan dihentikan,” kata anggota tim insersi.

Ke depan, tim insersi berencana melengkapi teknologi bola beton dengan teknik spider-web agar lebih sempurna. Layaknya jaring laba-laba, sistem jaring baja ini didesain akan membuka pada kedalaman 1.200 meter. Jaring berdiameter empat meter itu berfungsi menahan bola beton pada kedalaman yang diperkirakan sebagai pusat semburan lumpur itu. Baca entri selengkapnya »


Barnas: Pemerintah Lamban Tangani Lumpur

Mei 30, 2007

RADAR SIDOARJO      Rabu, 30 Mei 2007
PEMERINTAH sangat lamban dalam menangani semburan lumpur panas Lapindo. Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Barisan Nasional (Barnas) kemarin menyesalkan terkatung-katungnya penyelesaian masalah sosial bagi korban lumpur.

Tokoh-tokoh yang hadir di pengungsian Pasar Porong Baru (PPB) kemarin adalah mantan Gubernur Jatim H M. Noer, mantan cawapres Salahuddin Wahid, Sekjen Barnas Haryono Kartohadiprojo, Ketua Umum Barnas Prof Subroto yang juga mantan menteri, Kemal Idris, dan Kharis Suhud. Para pemimpin yang dikenal masyarakat itu bertemu dengan para pengungsi. “Terus terang, kami prihatin dengan kondisi seperti ini,” ungkap Sekjen Barnas Haryono Kartohadiprojo.

Haryono pun berjanji meminta presiden untuk lebih tegas menangani persoalan lumpur Lapindo, terutama masalah ganti rugi untuk warga. “Jangan terus mengambang seperti ini,” kritiknya.

Setelah melihat kondisi pengungsi dan mendengar sejumlah keluhan mereka, Salahuddin Wahid yang biasa disapa Gus Solah juga menyatakan keprihatinannya. “Saya tahu, banyak permasalahan yang dihadapi pemerintah. Tapi, bukan berarti masalah yang ada di sini ditinggalkan,” jelasnya.

Gus Solah menyebut beberapa bencana di daerah lain yang bisa segera ditangani pemerintah. “Bagaimana pemerintah benar-benar habis-habisan saat ada banjir di Jakarta, namun kenapa di sini sangat berbeda?,” katanya. (dyn)


Duduki Tanggul dan Spillway

Mei 30, 2007

RADAR SIDOARJO      Rabu, 30 Mei 2007
SIDOARJO – Warga empat desa di luar peta terdampak kemarin beraksi. Selama hampir tiga jam, ribuan warga itu memblokade sejumlah akses dan sarana penanganan lumpur. Sekitar pukul 09.00, ratusan warga dari Desa Pejarakan, Desa Besuki, dan Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, serta Desa Mindi, Kecamatan Porong, tersebut berkumpul di lapangan Desa Besuki. Warga yang kecewa karena tak dimasukkan peta terdampak 22 Maret 2007 itu menggalang tanda tangan di atas kain putih.

Usai membubuhkan tanda tangan, warga dipisah Baca entri selengkapnya »


Tabur Bunga dan Blokade Akses ke Pusat Semburan

Mei 30, 2007

Rabu, 30 Mei 2007, JawaPOS
Warga Korban Lumpur Peringati Setahun Bencana
SIDOARJO – Suasana haru dan emosional mewarnai peringatan satu tahun lumpur Lapindo di lokasi bencana kemarin. Ratusan warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera I (Perum TAS I) melakukan tabur bunga di bekas rumah mereka yang sudah tertutup lumpur. Pada saat hampir bersamaan, warga empat desa memblokade akses truk pembawa pasir dan batu ke pusat semburan lumpur panas.

Peringatan itu diawali dengan Baca entri selengkapnya »