Pekerja Dikejar Warga

RADAR SIDOARJO      Kamis, 31 Mei 2007

SIDOARJO – Setelah sempat diblokade warga ketika memperingati setahun lumpur, kemarin, spill way (saluran pembuang) akhirnya beroperasi kembali. Upaya mengoptimalkan metode mengalirkan lumpur ke Sungai Porong itu terus berusaha dilakukan.

Sejak pagi kemarin, katup spill way yang ada di tanggul Desa Pejarakan sudah dibuka. Meski belum terlalu deras, aliran lumpur sudah terlihat mengalir di saluran sekitar 600 meter yang menghubungkan tanggul pond 5 dan Sungai Porong itu. “Warga akhirnya mengizinkan untuk dioperasikan lagi,” jelas Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo Ahmad Zulkarnaen.

Sehari sebelumnya Selasa (29/Mei), warga 4 desa dari Desa Pejarakan, Besuki, dan Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, serta Desa Mindi, Kecamatan Porong, sempat melakukan aksi menduduki spill way. Saat itu, warga yang menuntut dimasukkan dalam peta terdampak, melarang segala bentuk aktivitas di spill way. Aksi itu berakhir, setelah Wakil Bupati Sidoarjo Saiful Ilah bersedia menemui warga.

Tapi, kata Zulkarnaen, bukan berarti aksi warga yang melarang operasionalisasi spill way benar-benar tidak ada. “Saat malam harinya, beberapa pekerja sampai dikejar-kejar oleh belasan warga di sana,” ungkap dia. Pasalnya, para pekerja itu ketahuan oleh warga saat berusaha mengaktifkan kembali spill way.(dyn)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: