Korban Lapindo Pertanyakan Dana Rp 1,3 Triliun

Rabu, 06 Juni 2007 | 14:09 WIB TEMPO Interaktif, Surabaya:Korban lumpur Lapindo yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Korban Lumpur dari empat desa mempertanyakan pemanfaatan dana Rp 1,3 triliun yang diklaim habis untuk penanganan bencana di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.

Mereka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi segera mengusut tuntas pemanfaatan dana yang telah diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2006 di antaranya berisi tanggung jawab Lapindo untuk mengeluarkan dana untuk korban lumpur.

Tuntutan itu mereka sampaikan ke KPK yang sedang mengadakan diskusi tentang pemberantasan korupsi di
di Hotel Elmi Surabaya, Rabu (6/6) pagi tadi. “Kami minta KPK proaktif menyelidiki aliran dana Lapindo,” ujar
Zakaria, koordinator aksi.

Mereka juga meminta KPK menyelidiki pengeluaran dana baik dari APBD Jawa Timur maupun APBD Sidoarjo yang diklaim untuk penanganan bencana lumpur Lapindo. “Untuk apa saja uang rakyat itu dipakai mengatasi lumpur Lapindo,” tanya Zakaria.

Direktur Pengaduhan Masyarakat KPK, Eko S. Tjiptadi, berjanji menindaklanjuti pengaduhan warga ini. “Tapi, kewenangan kami terbatas. Jangan kawatir kami pasti akan meneruskannya,” janji Eko.

Rohman Taufiq

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: