Janji Kebut Realisasi Ganti Rugi

RADAR SIDOARJO      Jumat, 15 Juni 2007
SIDOARJO – PT Minarak Lapindo Jaya berusaha mengejar target realisasi pembayaran ganti rugi warga korban lumpur Lapindo. Untuk itu, Minarak merencanakan pembayaran dua kali seminggu. “Karena kami tidak ingin disangka sengaja mengulur-ulur pembayaran. Ini adalah bentuk komitmen kami,” ujar Vice President Minarak Andi Darussalam Tabusalla.

Dalam minggu ini, Minarak hanya melakukan penandatanganan surat perjanjian ikatan jual beli (pembayaran ganti rugi, Red) dengan 4 orang warga Siring, 26 warga Jatirejo, dan 3 warga Kedungbendo. Namun, perusahaan yang ditunjuk Lapindo untuk membayar ganti rugi warga itu belum mengucurkan ganti rugi tersebut.

Dalam perjanjian yang berlangsung di gedung eks BTPN, Jl Sultan Agung, Sidoarjo itu, disepakati jual beli atas 43 bidang tanah sawah dan tanah pekarangan besertifikat milik warga korban lumpur Lapindo.

Rinciannya, 4 bidang sawah (6.453 m2) di Siring, 34 bidang sawah dan tanah pekarangan kosong (45.881 m2) di Jatirejo, dan 5 bidang tanah pekarangan kosong (7.955 m2) di Kedungbendo. Nilai totalnya, Rp 15.049.960.000. “Besok (hari ini, Red), kami akan memproses transaksi jual beli lagi. Jadi, dalam minggu ini, kami sudah dua kali melaksanakan,” imbuh Andi.

Berdasar catatan yang diberikan Minarak, hari ini mereka akan bertransaksi dengan 7 orang warga korban lumpur Lapindo. Tiga orang di antaranya tinggal di Siring, tiga orang lagi tinggal di Jatirejo, dan seorang tinggal di Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Ketujuh warga tersebut memegang kuasa atas 9 bidang tanah sawah dan tanah pekarangan besertifikat. Rinciannya, 3 bidang tanah sawah dan tanah pekarangan (3.215 m2) di Jatirejo, 5 bidang tanah sawah (5.327 m2), dan sebidang tanah pekarangan kosong (145 m2) di Kedungbendo.

Total nilai aset warga tersebut adalah Rp 1.231.640.000. Sedangkan nilai total uang muka yang akan dibayarkan Minarak dalam waktu dekat ini Rp 246.328.000. “Kami mengejar target untuk menuntaskan pembayaran 522 bidang tanah dan bangunan milik warga yang berkasnya sudah masuk ke kami,” tutur Andi.(sat)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: