Warga Tionghoa Turun ke Porong

RADAR SIDOARJO      Senin, 18 Juni 2007
ALIRAN bantuan terus mengalir ke Pengungsian korban lumpur Pasar Porong Baru (PPB). Kemarin, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) bersama sejumlah organisasi lain melakukan bakti sosial di sana.

Selain membagikan sekitar 3 ribu bingkisan snack dan bahan pokok kepada para pengungsi korban lumpur, mereka juga melakukan pengobatan gratis. Pelayan kesehatan itu dilakukan dengan menggandeng Yayasan Bangun Sehat Indonesia (YBS). “Pada kesempatan ini, kami juga membagikan buku-buku,” ungkap Ketua Inti Surabaya William Rahardja.

Menurut dia, sebagian besar buku berisi tentang bagaimana mengelola jiwa agar lebih tenang. “Untuk makin memperkuat, juga kami datangkan kiai dari Surabaya untuk memberikan siraman rohani,” tambahnya.

William mengatakan, bakti sosial yang dilakukan pihaknya, bisa menggugah yang lainnya untuk juga turut membantu. “Siapa lagi yang mau membantu saudara-saudara kita di sini, kalau bukan kita sendiri,” ujarnya. (dyn)

Iklan

3 Responses to Warga Tionghoa Turun ke Porong

  1. Tionghoa.com berkata:

    lumpurnya blom beres2 juga yach. 😦

  2. tatank feryant berkata:

    temuan bola beton tersebut sangatlah bagus dan penerapanya pun sudah sesuai dengan kondisi dilapangan tetapi mekanisme kerja dan semburan lumpur yang tidak lagi terkontrol sehingga merubah perencanaan tim penanggulangan lumpur.mohon di tinjau ulang titik semburan dan hukum alam.terimah kasih

  3. tatank feryant berkata:

    mekanisme kerja tim yang belum sesuai dengan kondisi lapangan sehingga lumpur tetap mengalir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: