Korban Lumpur Lapindo Putar Video di Persidangan

Senin, 25 Juni 2007 | 09:00 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Sidang gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) terkait bencana lumpur Lapindo berlanjut ke tahap pembuktian. Siang ini, Senin (25/6), pihak penggugat akan menyerahkan bukti tertulis ke hadapan majelis hakim.

Selain menyerahkan bukti tertulis, menurut koordinator tim advokasi korban kemanusiaan lumpur Lapindo Taufik Basari, pihaknya akan memutar film tentang lumpur Lapindo. Dalam sidang sebelumnya tim telah menyampaikan pendapat para ahli dalam bentuk video, yang menyatakan semburan lumpur di Sidoarjo 29 Mei 2006 dipicu karena kegiatan pengeboran yang dilakukan PT Lapindo Brantas.

Bukti lain yang diajukan, diantaranya kliping berita di media cetak atau elektronik, berbagai Undang-Undang, Keputusan Presiden, Peraturan Presiden, laporan sementara Tim Kajian Semburan Lumpur Panas dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, presentasi Ketua Umum Asosiasi Pemboran Minyak dan Gas Bumi Bambang Purwohadi, Laporan Penelitian berjudul “Birth of A Mud Volcano” oleh Richard J. Davies dari Universitas Durham, Inggirs, laporan PBB berjudul “Environmental Assessment: Hot Mud Flow East Java, Indonesia” tahun 2006 dan buku berjudul “Bernafas Dalam Lumpur” yang ditulis oleh Anggota DPRD Jawa Timur Muhammad Mirdasy.

Gugatan ini diajukan melawan pemerintah; Presiden, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Lingkungan Hidup, Kepala BP Migas, Gubernur Jawa Timur dan Bupati Sidoarjo. Pemerintah dinilai lamban dalam menangani bencana lumpur lapindo.

KARTIKA CANDRA

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: