Kebijakan SBY Soal Lumpur Lapindo Disambut Dingin

Rabu, 27/06/2007 18:25 WIB Irawulan – DetikSurabaya
Surabaya – Meski Presiden SBY telah berkantor di Lanudal Juanda Surabaya selama 2 hari untuk mempercepat penyelesaikan penanganan lumpur Lapindo, namun tetap saja mendapat tanggapan dingin dari anggota DPRD Jawa Timur.

Keputusan itu menurut anggota Komisi B (bidang Pembangunan) DPRD Jatim Muhammad Mirdasy sama dengan keputusan yang dibuat Presiden SBY di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

“Tidak ada yang baru. Yang baru hanya penyegaran tentang percepatan pembayaran ganti rugi,” katanya kepada detiksurabaya.com, Rabu
(27/6/2007).

Menurutnya ke SBY berkantor di dekat dengan lumpur tidak menghasilkan sesuatu apapun. Pertemuan yang digelar SBY dengan sejumlah menteri, BPLS dan Lapindo Berantas hanya pertemuan yang syarat formalitas.

Apalagi kata kader PPP ini, SBY tidak turun langsung menemui warga. “Pertemuan ini tidak menghasil apa-apa. Tidak bagus-bagus amat,” ujarnya.

Pria asal Porong ini menambahkan percepatan ganti rugi tidak hanya wacana semata karena jika dibiarkan tanpa ada ‘pengawalan’ dari Pemerintah persoalan itu akan berlarut-larut.

“Kita lihat saja setelah ini apakah Lapindo benar-benar bayar cepat atau tidak,” imbuhnya.

Mirdasy berharap Lapindo bisa memegang janjinya untuk mencairkan uang muka 20 % sesuai dengan deadline yang ditetapkan Presiden SBY hingga akhir 2007 ini.

“Masyarakat jangan dipersulit lagi. Masyarakat sudah menderita,” tandasnya.

Di Lanudal, SBY membuat keputusan mengenai penanganan lumpur di Porong Sidoarjo. Beberapa poin penting keputusan SBY adalah, percepatan pembayaran ganti rugi uang muka 20 % mulai 1 juli hingga 14 September 2007,percepatan verifikasi tanah milik korban lumpur .
(wln/gik)

Iklan

4 Responses to Kebijakan SBY Soal Lumpur Lapindo Disambut Dingin

  1. Muhammed berkata:

    Lha kalau PRESIDEN janjinya bisa ” DIKARANG ” apalagi yang kelasnya Pemda sebagai pelaksana ?
    Marilah MENEBAR JANJI AGAR PEMILU NANTI BISA JADI MENDAPAT KURSI LAGI, PERDULI RAKYAT SETENGAH MATI YANG PENTING KITA MASIH BISA MAKAN ROTI !

  2. Endang Widodo berkata:

    Capek mas, ngeliatin pola pikir dan cara mensolusikan korban Lapindo dari penguasa Negara ini……..

  3. agung berkata:

    lho kan biasa, sekarang kan jaman janji-janji. kampanye “bersama kita bisa”, entah maksudnya bersama siapa? bbm bilang naik cuma 50% ternyata 80%. naudubillah tidak menerima dana kampanye, tapi setelah itu wes-ewes.
    rakyatkan cuma bisa melihat, mengingat dan paling cuma berdoa jika ditipu. tapi jangan lupa doa orang yg tertindas akan dikabulkan.

  4. adrianto berkata:

    Betul Pak, janji Presiden sudah satu tahun yang lalu kayaknya dan apa tidak malu ya seorang Presiden membuat janji tapi tidak pernah diwujudkan. Kalau soal pembayaran saya yakin setelah Presiden datang ada beberapa pembayaran yang dilakukan karena beliau baru datang, tapi dua-tiga bulan kemudian……wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: