Hak Interpelasi tentang Lumpur Bisa Dicabut

Lumpur Panas SIDOARJO, KOMPAS – Hak interpelasi DPR tentang semburan lumpur panas Sidoarjo bisa dicabut jika ada komitmen dari Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo dan PT Minarak Lapindo Jaya untuk segera membayar ganti rugi korban lumpur.

Anggota Komisi VII DPR, Ade Daud Nasution, Sabtu (7/7), mengatakan, komitmen itu harus dibuktikan segera dengan membayar miliaran rupiah sebelum interpelasi (menurut rencana) diputuskan pada 10 Juli 2007. Kemarin Ade datang ke Kantor Tim Verifikasi di Sidoarjo untuk bertemu dengan ketua Tim Verifikasi Yusuf Purnama.

Dijelaskan, mereka berdua juga menelepon Ketua Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Sunarso dan Vice President PT Energi Mega Persada (EMP), induk perusahaan Lapindo Brantas Inc. “Menurut Sunarso, Rp 100 miliar sudah ada di bank. Senin depan uang itu cair dan diberikan kepada korban,” ujar Ade.

Jika itu terwujud, Ade akan mengusulkan kepada fraksinya untuk mencabut hak interpelasi. Sebab, pencairan bisa jadi bukti kepedulian pemerintah terhadap korban. Selanjutnya, BPLS dan PT Minarak Lapindo Jaya secara bertahap harus mencairkan dana kepada korban. “Kalau uang sudah dibayarkan Senin dan masih saja terus interpelasi, masalah lumpur bisa dipolitisasi. Kami tidak mau seperti itu,” kata Ade.

Di tempat yang sama, anggota Komisi XI DPR, Aryo Wijanarko, mengingatkan agar proses verifikasi cepat dan tidak berbelit. Saat ini banyak warga mengeluh bahwa pembayaran ganti rugi lebih sering didasarkan pada luas bangunan yang tertera pada izin mendirikan bangunan. Padahal, ukuran rumah sudah banyak yang diperluas. (ULE)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: