Endapan Lumpur di Kali Porong Makin Tebal

28/07/07 21:41
Endapan Lumpur di Kali Porong Makin Tebal

Sidoarjo (ANTARA News) – Badan Penanggulangan Lumpur Sidorjo (BPLS) mulai melakukan pengerukan sedimen lumpur hasil pembuangan luapan lumpur Lapindo Brantas Inc. dari “spillway” (saluran pelimpah) ke Kali Porong Sidoarjo yang sudah menumpuk, Sabtu.

Pengerukan itu dilakukan karena ketinggian endapan sudah sangat tebal dan mengakibatkan Kali Porong mengalami pendangkalan, utamanya di areal yang berada di dekat spillway di Desa Pejarakan Kecamatan Jabon.

Berdasarkan pantauan di lapangan, luasan endapan tersebut mencapai radius sekitar 25 meter dari pipa pembuangan lumpur spillway. Petugas BPLS menempatkan satu unit eskaponton di Kali Porong untuk mengeruk endapan tersebut.

“Baru upaya itu yang bisa kami lakukan untuk mengurangi endapan lumpur yang terjadi di Kali Porong, tepatnya di bawah saluran pipa pembuangan spillway. Ini terus dilakukan sambil menunggu musim penghujan datang,” kata Humas BPLS, Ahmad Zulkarnaen.

Menurut dia, sedikitnya debit air di Kali Porong membuat upaya penggelontoran cukup terkendala. Saat ini debit air di Kali Porong prosentasenya lebih banyak dipakai untuk air minum PDAM serta saluran irigasi.

“Air yang mengalir ke Kali Porong debitnya sedikit dan tidak cukup untuk dilakukan penggelontoran,” kata Zulkarnaen.

Sementara itu, lumpur panas yang keluar dari pusat semburan, beberapa hari ini mulai ada perubahan yakni bertambah pekat, karena kandungan air yang biasa menyertai lumpur panas mulai berkurang.

Akibat kurangnya debit air itu membuat kesulitan tersendiri untuk kelancaran mengalirkan lumpur ke spillway. Beberapa eskavator long arm yang ditempatkan di kanal lumpur dan berfungsi mengaduk serta mengarahkan lumpur ke spillway tidak berfungsi maksimal.

Selain itu, dua unit pompa jenis Toyo yang ditempatkan di pond pengendali (intake) tidak bisa berfungsi maksimal, karena pasokan air dari Kali Porong ke pond intake yang bertujuan untuk mencairkan lumpur agar bisa disedot dan dibuang langsung ke Kali Porong tidak bisa dilaksanakan secara maksimal pula. Hal ini, karena debit air Kali Porong sedikit.

Humas BPLS, Ahmad Zulkarnaen mengakui, kondisi seperti ini membuat pihaknya bekerja lebih keras agar lumpur tetap bisa diarahkan ke selatan pusat semburan menuju ke spillway.(*)

Copyright © 2007 ANTARA

Iklan

13 Responses to Endapan Lumpur di Kali Porong Makin Tebal

  1. usil berkata:

    Ha?? pak Dhe itu gimana to? Mumpung lagi disekitar Siau Sit San sana
    tempatnya kuil Siau Lim Sie, mestinya nonton atraksi Loo Han dong!
    Koq malahan nonton bebek Peking dan Micky sih?
    Eh pak Dhe, sekitar 5-6 tahun lalu usil juga pernah nonton atraksi Donald
    and Micky di Universal Studio di LA sana. Ternyata shownya lebih kelop
    untuk kids, tapi bonekanya memang lucu2. Nanti kalo pak Dhe pulang, usil
    dan mang Ipin pesan satu ya? Si Om biasannya pesan tersendiri yg unik.
    Jangan lupa cepat pulang, blognya gak ada yang asuh. Padahal sebetar
    lagi bakal gempa besar2an!

    OmPapang ini firasatnya luar biasa, rupanya dia tahu pak Dhe lagi di
    negara King Kong sana. Mangkanya dari kemarin itu, maunya ngomomg
    shio monyet mlulu, ha??

  2. Rovicky berkata:

    Pssst sik sik …
    aku lagi di Shenzhen, china daratan yang dibangun dipinggir laut China, cita-citanya menyaingi hongkong
    Tunggu critanya … skrg aku lagi nengok Donald dan Micky 🙂
    Dunia impian Disney !!!!!

  3. usil berkata:

    Lho!! koq sutradara, bisa apa aku? Kalo sutradara, gak ada yang lebih
    kelop…selain mang Ipin. Pak Dhe memang sudah dari dulu Produser, itu
    gak bisa diganggu-gugat lagi! Lha…..aku, ya pasnya ketua Srimulat he2x

    Aduuh! Om itu gimana? memang gara2 ngeliat si Andy Lau nongol disini,
    mangkanya usil lalu coba ‘ajak’ ybs melalui hikayat MEMANAH BURUNG
    KAKATUA (Sia Tiauw Enghiong) agar dia ikut urun-rembug teknik disini.
    Siapa tahu ybs juga seorang Tayhiap yang selama ini bertapa.
    Eeeh! malahan logo burung kakatua si Om yang muncul….na lho!

  4. ompapang berkata:

    eh,pak Usil, ada andy lau lho di Lumpur Lapindo …. !Didapuk apa dia !

  5. ompapang berkata:

    Rah hutomo tuwin Samodra jadi teknik dan montase l, Pak Usil mesti yang jadi Sutradara, kayak di RRI Yogya nama sutradaranya Sabikis, Pak dhe jadi Produsernya!!

  6. usil berkata:

    Wuaaakakakak…..akhirnya buka kartu juga si Om! Ternyata, penggemar
    Chin Yung dan Liang Ie Shen juga ya???
    Kera sakti? jelas gak cocok buat Om!

    Om pantesnya…Thio Sam Hong…. (senior)
    Pak Dhe?…….Loo Boan Thong (‘-‘)
    Sedangkan mbak Hime….Siauw Liong Lie…. (cool)
    dan pak RIrawan…..Yo Ko….(smart)

    Om! kalo pak RIrawan jadi muncul akhir bulan…kita bikin pilem yuk?
    Judulnya: Kisah Membunuh LULA!!!

  7. ompapang berkata:

    Pak usil jadi ‘Drunken Master’nya apa tokoh ‘To Liong To ‘nya ? kalau aku sih milih jadi Kera Sakti ,la wong Shio ku Monyet !

  8. usil berkata:

    Aduh! ada apa dengan pak Inyo koq sampe bed-rest gitu, apa serius!
    Iya, minggu lalu itu diblog ruame banget. Lagi mujur, kedatangan
    mbak Hime ‘liehiap’ alias Pendekar Wanita dari Gunung Fuji
    (bukan dari gunung Boe Tong RRC sana). Pak Inyo kan tahu, sang Liehiap
    udah hampir 2 bulan ‘mogok’ komen. Mudah2an kalo ada topik bagus,
    kita nanti undang lagi Liehiap Hime untuk demo jurus yang baru.

    Usil yakin pak Inyo sudah ngikuti pembahasannya to? Gimana, bagus kan?
    Thanks pak Inyo, sebentar usil akan baca INFOKOMnya.

  9. inyo berkata:

    maaf P. Usil, dkk.
    sepekan yll s/d skr sy msh “bed-rest” neh, ini sedikit berita utk menghibur khususnya P. Usil yg baek..poll…
    lihat di : DLH SIDOARJO MINTA BPLS MAKSIMALKAN PEMBUANGAN LUMPUR KE LAUT (http://www.d-infokom-jatim.go.id/media_view.php?id=1249)
    mudah2an Kanal-V Kaskade bisa jadi bahan kajian BPLS
    Tks

  10. usil berkata:

    Solusinya sudah lama ada diblog ini, yaitu:
    bangun KANAL-V KASKADE sepanjang 18-20km sampai ke laut.
    Tapi yang dikerjakan justru: spillway dll yang sudah terbukti gagal…ampun!!!

  11. PapaTITA berkata:

    ah begitu mudahnya komentar asal.
    penduduk surabaya dan sidoarjo yg mencapai 4jt jiwa dikemanakan ya?

  12. Hime_furuumun93 berkata:

    Menurut saya, ini terlampau jauh. Perhitungan matematis dari besaran semburan lumpur dan nilai kalori yang keluar, dapat diteruskan untuk menghitung sumber energinya secara akurat. Grafik debit semburan selama ini relatif stabil, kecuali sedikit fluktuasi akibat kerusakan lubang utama yang disebabkan oleh HDCB. Sehingga masih jauh sekali musibah ini bisa sampai ke Surabaya.

    Namun yang memprihatinkan, sampai sekarang tindakan penanganan dipermukaan sangat tidak rasional atau seolah tanpa konsep yang dilandasi oleh perhitungan matematis. Kalau cara seperti ini diteruskan, 6-7 tahun lagi lumpur akan mulai mematikan Sungai Porong dan akan sampai ke kota Sidoarjo.

  13. singh geo_UPN berkata:

    semburan lumpur ga bisa dihentikan.. karena surabaya berada di bawah mud vulkano yang besar.. segera cari cara untuk relokasi penduduk surabaya sebelum terlambat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: