Lumpur Lapindo Masuk Fase Mud Volcano

Lumpur Lapindo Masuk Fase Mud Volcano
Selasa, 31 Juli 2007 | 15:23 WIB TEMPO Interaktif, SURABAYA: “Fase ini sebenarnya sudah terjadi sejak keluarnya kerikil yang lebih dominan ketimbang lumpur itu sendiri,” ujar Amin Widodo, Ketua Pusat Studi Bencana Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Senin lalu.


Dalam seminar yang digelar Fakultas Psikologi Universita Airlangga, Surabaya, Amin menuturkan, secara teoritis pembentukan mud volcano ini sebenarnya sudah bisa diprediksikan sejak awal. Pembentukan gunung lumpur itu dimulai dengan fase erupsi air plus lumpur yang keluar dari pusat semburan tepatnya di Desa Renokenongo pada 29 Mei 2006. “Tidak adanya ahli geologi yang punya latar belakang keilmuan mud volcano membuat penanganan kasus ini menjadi sulit,” katanya.

Pembentukan kerucut gunung lumpur (kerucut klasik awal) yang terjadi sekarang, menurut Amin, adalah fase kedua. Pada tahap berikutnya, kawasan sekitar pusat semburan akan mengalami amblesan sedalam ketebalan lumpur yang telah keluar.

Amblesan diperkirakan akan terjadi di radius 3 kilometer dari pusat semburan dengan amblesan sekitar 15 meter dari permukaan tanah. “Sedangkan kerikil yang muncul dari semburan selanjutnya akan mengendap di sekitar semburan dan membentuk kerucut gunung,” katanya. “Air yang keluar bersamaanya akan mengalir menjauh dari pusat semburan.”

Tiga fase ini tidak selalu terjadi berurutan. Apalagi, fase amblesan sebenarnya juga sudah terjadi khususnya di kawasan tengah semburan sejak pertengahan Oktober 2006.

l rohman taufiq

Iklan

2 Responses to Lumpur Lapindo Masuk Fase Mud Volcano

  1. Andy lau berkata:

    Kita orang tertarik sekali dengan artikel pak Amin tentang mud volcano, cuma yang kita orang tak mengerti sebesar apa diameter kerucut yang akan di hasilkan oleh dampak mud volcano ini? Apa nantinya berdampak seperti kota Pompay yang tenggelam ke dasar bumi?

  2. Semar berkata:

    Saya setuju banget dengan artikel yang di tulis pak Amin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: