Transaksi Ganti Rugi Ricuh

RADAR SIDOARJO      Rabu, 08 Agt 2007
SIDOARJO – Kericuhan mewarnai proses transaksi pembayaran uang muka ganti rugi warga korban lumpur di Kantor PT Minarak Lapindo Jaya kemarin. Korban lumpur merasa dipermainkan dalam mengurus ganti rugi. Bahkan, meski sudah bertransaksi, uang muka belum juga cair.

Awalnya, proses transaksi berlangsung lancar sekitar pukul 10.30. Meski dihadiri ratusan orang yang mengantre hingga di luar kantor, semua berjalan lancar.

Tiba-tiba ketenangan pecah. Salah seorang pria memaksa masuk ke Kantor Minarak. Dengan nada marah, pria warga Perum TAS I itu berteriak-teriak. “Maksudnya apa ini? Sudah tiga minggu kok belum ada uangnya. Bagaimana ini,” ucap lelaki itu.

Dia mengaku sudah tanda tangan transaksi jual beli sejak 17 Juli lalu. Namun, hingga kemarin, janji PT Minarak untuk membayarkan uang muka hanya tinggal janji. Saat mengecek ke bank yang ditunjuk, ternyata belum ada pembayaran. “Katanya sudah masuk. Terus saya cek lagi. Ternyata masih kosong,” lanjutnya.

Aparat yang berjaga-jaga pun sigap dan segera menenangkan lelaki itu. Tetapi, emosi pria tersebut tidak bisa diredam. Dia tetap mengacung-acungkan tangan sebagai protes karena merasa dipermainkan. Saat mengurus gannti rugi pun, dia dilempar ke sana kemari. “Saya merasa dipermainkan,” tegasnya. Direktur Operasional PT Minarak Bambang Prasetyo Widodo yang akrab dipanggil Wiwid menjelaskan, keterlambatan itu bukan disebabkan MLJ ingkar janji. Namun, semua itu disebabkan tingkat kehati-hatian dalam melaksanakan ganti rugi. “Terkadang ada yang salah dalam penulisan nama, atau mungkin pengatasnamaan, dan lain sebagainya. Pokoknya semua disebabkan hal-hal yang bersifat teknis,” tuturnya. Wiwid juga meyakinkan bahwa PT MLJ akan konsisten membayarkan hak warga. “Kami akan membayar semuanya.’Tidak perlu khawatir,” tegasnya. (riq)

Iklan

6 Responses to Transaksi Ganti Rugi Ricuh

  1. ZILI berkata:

    Sepakat dengan saudara Hamdi Aziz. Untuk tahu lebih banyak tentang Teknologi Delta Qualstone, teknologi yang bisa menjadi solusi menangani masalah bangsa silahkan klik http://ahmadzazili.blogspot.com. Salam setengah Meredeka!!!

  2. ZILI berkata:

    Sepakat dengan saudara Hamdi Aziz. Untuk tahu lebih banyak tentang Teknologi Delta Qualstone, solusi menangani masalah bangsa silahkan klik http://ahmadzazili.blogspot.com. Salam setengah Meredeka!!!

  3. mang Ipin berkata:

    Kang YangYung moso gak ngerti ato pura2 gak ngerti yaaa! kalo gak ada ceperannya
    alias coman kerja gratisan siapa yang mau??????????biarpun suadar bahwa dapat
    lemak alias gaji dari pajak rakyat ya emoh repot!!!!!!!baiknya minta tolong jasa dari
    IWC aza ya buat bantu ngawasin!!!!!zangan sampai RKL sampai pada suntres akibat
    dipermainkan waktu yang teruuus dur munduuuuur??????mana janji seminggu dapat
    diselesaikan 1000 berkas????????janji…janji tinggal janji ….syairnya siapa yaaa!! or
    Cak Nun mesti turun tangan lagi !!!!!!!!!!!mbuh?????

  4. yangyung berkata:

    Untuk mengawasi dana/transksi yang terjadi pembayarannya siapa?BPLS atau pemerintah kab.Sidoarjo dan Prop.Jatim ikut mengawasi dong!!!!jangan cuma terima laporan saja.kalian dibayar rakyat dari pajak yang kami bayar

  5. mang Ipin berkata:

    Alasan kuno!!!!!!!
    Pake bilang proses harus super teliti!!!!!!
    Ya mbok jujur sazalah bilang bahwa sedang nunggu droping belum teko!!!!!
    pasti para RKL juga dapat nrimo kok!!! dari pada dur mundur teruuuus tanpa
    kepastian……..gitu aja kok repoooot!!!!!!
    ps.zangan trsungging yaaaa!

  6. Hamdi Azis berkata:

    Begitulah kalo sudah terlalu lama menunggu….

    Btw kami punya solusi jitu untuk menangani bencana tersebut menggunakan Teknologi Delta Qualstone yang kami temukan, sekarang dalam proses lobby ke Presiden RI. Gambar Tanggul dan video produknya bisa dilihat di hxxp://swadaya.web.id

    Semoga bisa menjadi Pemecah kebuntuan yang ada selama ini
    Merdeka!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: