Semburan lumpur berkurang drastis – Be alert !

Tentunya anda masih ingat terngiang berita semburan berhenti mandadak selama 30 menit pada tanggal 19 Maret 2007 lalu, yang waktunya kebetulan setelah insersi BolTon. Berita tentang berkurangnya volume semburan lumpur tentunya sering mengundang harapan. Tentu saja harapan supaya problem semburan Lusi binti Lula ini segera berakhir. Namun pengalaman selama ini menyatakan bahwa ada kemungkinan fluktuasi semburan diikuti oleh amblesan. Beberapa hari lalu Antara memberitakan volume semburan yang berkurang drastis. Tentunya harus ada kewaspadaan tentang gejala-gejala ini.

( “Looh Pakdhe, bukannya kalau semburan berkurang kan berarti bagus kan ?”
D “Ya, betul thole, kalau berkurang terus-terusan itu bagus thole’ Tapi jangan lengah dengan pengalaman gejala berhentinya semburan selama ini. Perubahan gradual atau perlahan lebih bagus ketimbang berkurang drastis”

Baca Selengkapnya -> Semburan lumpur berkurang drastis – Be alert !…

Iklan

4 Responses to Semburan lumpur berkurang drastis – Be alert !

  1. usil berkata:

    Porong… country, Surabaya… country, Indonesia.. city or what??
    Santai aja lagi! Grrrrrr…..

    Btw, dikatakan semburan berkurang. Apa sudah dihitung juga semua
    semburan liar kecil2, dan TOTAL hasilnya memang berkurang?
    Ato mungkin debit air dibawah sana udah mulai abis, dan kemudian
    malah yang keluar minyak. Kalo benar, itu bagus dan semuanya untuk
    rakyat di country Porong sana. Lapindo gak boleh minta jatah!!!

  2. nurul berkata:

    wadooo aq g tw ttg aspek teknis semburan yg berkurang…
    kalo dari aspek politis, mungkin ni upaya pemerintah tuk ngasi harapan bwt korban (sekarang emang lagi musim cari muka seeh! persiapan pemilu 2009), hehe jau ya analisisnya, maklum lulusan fisip! wis intinya aq bosan n pesimis dengan penanganan pemerintah (yang tidak pernah kredibel dalam hal apapun!), so semua info resmi pemerintah bagiq layak dipertanyakan. well aq ngomong gene coz my mother is one of da victim, porong is my original country before surabaya..

  3. Heruyono@yahoo berkata:

    Saya sepakat dengan pak roficki untuk mengantisipasi kemungkinan amblesan.
    Kalau penurunan debit akibat musim kemarau tentunya akan berdampak perlahan-lahan tidak drastis atau tidak instant serta-merta.
    Pori-pori bumi tentunya tidak berupa pipa yang akan memberikan respons “seketika”. Lah iya kan pak roficki, mengalirkan air lewat selang saja perlu ada selang waktu dari kran dibuka hingga ngocor. Tapi aku mau tanya juga, berapa lama dampak hujan di gunung memberikan efek di akifer bawah tanah yang ebrjarak 10-20 Km ?

  4. Mas Karebet berkata:

    “Semburan lumpur berkurang drastis – Be alert !”
    ===================================

    😦 Ganti ruginya bisa ikut berkurang drastis tidak ya? 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: