Korban Lumpur Ingin Banpres Tunai

RADAR SIDOARJO      Kamis, 23 Agt 2007
SIDOARJO – Terkatung-katungnya bantuan Presiden SBY Rp 10 miliar mengundang tanggapan para korban lumpur. Mereka berharap bantuan itu segera disalurkan dalam bentuk tunai agar lebih efektif dan bermanfaat untuk warga.

KH Maksum Zubaer yang akrab disapa Gus Maksum, misalnya, menyatakan lebih setuju bantuan presiden (banpres) itu diberikan dalam bentuk tunai. Kebutuhan korban lumpur banyak. Apalagi saat ini mendekati bulan Ramadan yang biasanya kebutuhan membengkak. “Saya yakin warga bisa memilih jalan yang terbaik menggunakan dana tersebut,” tegas tokoh Kelurahan Jatirejo itu.

Jika digunakan untuk pelatihan peningkatan perekonomian, kata Gus Maksum, hal itu sudah sering dilakukan. Tapi, kelanjutannya tidak pernah ada. “Jika sudah pelatihan, mereka butuh modal. Selain itu, pelatihan sering dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Sunarto, perwakilan warga Desa Renokenongo yang saat ini masih bertahan di pengungsian. Sunarto mengatakan, warga korban lumpur lebih setuju banpres diberikan langsung. Pelatihan sering tidak tepat sasaran. Padahal, kebutuhan warga yang belum tercukupi masih banyak. “Mending langsung diuangkan saja,” tuturnya.

Keinginan serupa diungkapkan Kades Kedungbendo Hasan. “Warga lebih membutuhkan uang cash untuk keperluan sehari-hari dan modal kerja,” ungkapnya kemarin (21/8). Jika diberikan dalam bentuk pelatihan peningkatan ekonomi, Hasan menilai kurang efektif. Alasannya, tempat tinggal warga sudah berpencar. Jadi, sulit mengoordinasi jika dilakukan pelatihan kerja atau sejenisnya. (riq)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: