Awas, Tertinggal Verifikasi

RADAR SIDOARJO      Selasa, 28 Agt 2007
SIDOARJO – Surat edaran BPLS agar warga korban lumpur segera mengajukan berkas ganti rugi ternyata belum mendapatkan sambutan antusias warga. Buktinya, jumlah warga yang menyerahkan berkas untuk diverifikasi masih minim. Padahal, batas waktu penyerahan berkas tinggal beberapa hari lagi, yaitu 31 Agustus.

Ketua Tim Verifikasi BPLS Yusuf Purnama mengatakan, Tim Verifikasi BPLS per hari hanya menerima 30 sampai 50 warga. Hingga kemarin (28/8), jumlah yang masuk baru 9.410 bidang berkas lahan tanah dan bangunan. Di antara itu, jumlah yang sudah diverifikasi sekitar 7.817 bidang berkas. Padahal, total jumlah lahan yang terkena lumpur diperkirakan 12 ribu sampai 14 ribu bidang.

Salah satu kendalanya, kata Yusuf, sebagian korban Lumpur ingin perlakuan khusus. Misalnya, warga Perum TAS I yang dikoordinasikan oleh Sumitro dan warga Renokenongo yang tergabung dalam Pagar Rekontrak (Paguyuban Rakyat Renokenongo Menolak Kontrak).

Di bagian lain, PT Minarak Lapindo Jaya selaku pembayar ganti rugi menginformasikan, total pembayaran uang muka per 24 Agustus lalu mencapai 6.203 bidang. Nilai uangnya mencapai Rp 295.978.008.000. (sat)

Iklan

3 Responses to Awas, Tertinggal Verifikasi

  1. mang Ipin berkata:

    Duuh!! turut prihatin kang YangYung atas semua penderitaan lahir batin semua saudara2 RKL ..walaupun ceritanya mau ndapat UM 20% tapi ya tetap aza ada oknum2 yang masih teganya mengambil kesempatan dalam kesempitan??????
    itulah salah satu jawaban kenapa kok ogah2an ngurus verifikasi!!! lah belum apa2
    baru perangkat paling bawah saja sudah memalak dengan alasan yang gak masuk akal.
    sing penting ikut memanfaatkan kesempatan!!!!mana hati nuranimu???????lam kompak selalu.

  2. yangyung berkata:

    Setuju mang Ipin…….banyak pihak dalam kasus ganti rugi ini yang memenfaatkan situasi untuk cari fulus,ngurus berkas sendiri cukup sulit.Dari tingkat RT saja hampir tiap 1 lembar berkas surat2 yang harus disertakan perlu dana minimal 50-100rb.belun lagi kalau nama sertf.tanah/rmh atas nama lain harus pake notaris (ini butuh dana notariat 8 juta) banyak warga yang masih berkutat dengan persyaratan administratif jadi makanan empuk oknum

  3. mang Ipin berkata:

    Moso orang mau dapat fulus gak antusias malah ogah2-an……….tanya kenapa?????
    zangan cuma ngasih date line s/d 31/08/07….apa kalo lewat tgl tsb sdh tutup buku!!
    itukah yang namanya semangat membantu para RKL??????mbuh!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: