Total 10.877 Berkas Masuk

RADAR SIDOARJO      Jumat, 07 Sept 2007
SIDOARJO – Tim Verifikasi Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) terus mengejar deadline Presiden SBY untuk penuntasan pembayaran uang muka ganti korban lumpur, 14 September. Tim telah menerima 10.877 berkas. Jika korban lumpur 12 ribu, itu berarti tinggal 1.123 warga yang belum memasukkan berkas.

Koordinator Verifikasi Bangunan BPLS Judo Siswoyo menjelaskan, tim menghadapi beberapa kendala dalam proses verifikasi. Misalnya, banyak berkas yang persyaratannya kurang sehingga harus dikembalikan. “Kendala itu disebabkan warga yang sering salah mengisi formulir,” katanya kemarin.

Selain itu, banyak warga yang sertifikatnya tidak jelas. Untuk memperjelas, perlu dilakukan riwayat tanah, sumpah, dan beberapa hal yang meyakinkan bukti kepemilikan tanah.

Hingga kemarin, lanjut Judo, yang sudah diverifikasi sekitar 8.750 berkas. Jumlah yang belum diverifikasi sekitar 2.127. Judo optimistis semua berkas yang masuk bisa selesai tepat waktu.

Sementara itu, puing-puing bekas Perumahan TAS I terus menjadi sasaran pencari barang loakan. Puing yang mereka cari berupa besi, kayu jendela, dan apa saja yang bisa dijual. “Sawah kami terendam lumpur. Akhirnya kami nganggur dan cari loakan,” ujar salah seorang pencari loakan.

Mereka mengaku sadar apa yang mereka ambil masih milik orang lain. Namun, mereka beralasan melakukan itu karena terpaksa untuk mencari makan. (riq)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: