BPLS Rakit Kapal Keruk

RADAR SIDOARJO      Selasa, 11 Sept 2007
SIDOARJO – Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) mendatangkan kapal keruk untuk mengatasi sedimentasi lumpur di Kali Porong. Sebagian rangkaian kapal itu tiba dan mulai dirakit di dekat lokasi kemarin (10/9). BPLS menargetkan, aliran sungai normal setelah sedimen dikeruk.

Menurut Humas BPLS Ahmad Zulkarnain, satu unit kapal keruk itu didatangkan dari Welingi, Kabupaten Blitar, dan tiba kemarin siang. BPLS sengaja mendatangkan kapal tersebut karena sedimentasi Kali Porong terus meningkat. “Agar normal kembali, lumpur harus dikeruk, ” ujarnya.

Bentuk kapal yang masih berupa potongan-potongan besi itu diturunkan dari truk trailer. Petugas perakit tampak mengelas bagian kapal tersebut di selatan Kali Porong, tepatnya di Desa Pejarakan Selatan. “Perakitan ini butuh waktu sekitar tujuh hari,” tambah Zulkarnain.

Direncanakan, kapal keruk itu akan bekerja begitu selesai dirakit dan diturunkan ke Kali Porong. Cara kerjanya, kapal akan mengeruk sedimen lumpur, lalu mendorongnya ke arah timur menuju laut hingga berkilo-kilometer. Namun, BPLS tidak bisa menargetkan, kapan sedimentasi lumpur di Kali Porong teratasi. Sebab, kondisinya cukup mengkhawatirkan.

Saat ini, aliran sungai tinggal 5 meter dari lebar sungai sekitar 100 meter di sisi selatan. Ketinggian lumpur hampir mencapai pipa pembuangan spillway, yaitu tinggal 50 cm. “Saya tidak tahu sampai kapan. Tapi, jika endapan sudah berkurang, kapal akan dikembalikan,” jelasnya. (riq)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: