500 Meter Jalan Raya Porong Terendam Air

KOMPAS Laporan Wartawan Kompas Antonius Ponco A
SIDOARJO,KOMPAS – Pipa air dari sumber air di Umbulan, Pasuruan milik Perusahaan Daerah Air Minum Surabaya yang berada di bawah Jalan Raya Porong kembali pecah, Kamis (27/9). Air yang keluar menggenangi jalan sepanjang 500 meter dan membuat kemacetan di jalan itu semakin parah.

Pipa air yang memiliki debit air 110 liter per detik dan mengalirkan air bersih ke sekitar 3.000 pelanggan PDAM di Sidoarjo itu diketahui pecah pada Kamis dinihari. Posisi pipa yang pecah berada di jalur Jalan Raya Porong dari arah Sidoarjo ke Pasuruan.

Air yang keluar begitu banyak sehingga menggenangi tidak hanya jalur jalan dari Sidoarjo-Pasuruan tetapi juga sebaliknya. Tingginya genangan air membuat kendaraan yang melintas di jalan itu bergerak perlahan-lahan. Akibatnya jalan yang setiap hari dikenal macet semakin bertambah parah kemacetannya.

Kepala Subdinas Pemeliharaan Pipa Luar Kota PDAM Surabaya Sumartono mengatakan pecahnya pipa air dari Umbulan tidak akan membuat pasokan air ke sekitar 3.000 pelanggan PDAM di Sidoarjo terhenti.

Air kepada pelanggan akan dipasok melalui pipa air dari Tamanan, Pasuruan yang memiliki debit 220 liter per detik. Pipa ini juga berada di bawah Jalan Raya Porong. “Namun debit air yang diterima pelanggan pasti kecil jumlahnya tidak sebesar saat kondisi normal,” tambahnya.

Sampai pukul 15.00, PDAM Surabaya belum berhasil memperbaiki pipa yang pecah. Air pun masih menggenang di Jalan Raya Porong. Sumartono mengatakan pengerjaan perbaikan pipa direncanakan selesai malam ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, pecahnya pipa PDAM milik Surabaya di bawah Jalan Raya Tanggulangin dan Jalan Raya Porong antara Stasiun Tanggulangin dan Jembatan Sungai Porong (panjang sekitar empat kilometer) sudah berulang kali terjadi. Setidaknya sudah lebih dari 30 kali pipa Umbulan dan Tamanan mengalami gangguan sejak lumpur menyembur di Porong, Mei 2006.

Gangguan terhadap pipa, baik bocor atau pecah, diduga disebabkan pergeseran tanah di sekitar semburan lumpur Lapindo ditambah banyaknya kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Raya Porong dan Tanggulangin setelah jalan tol Porong-Gempol tidak bisa dipakai karena terendam lumpur.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: