Pengerukan Lumpur di Sungai Porong Belum Juga Dilakukan

KOMPAS Laporan Wartawan Kompas Antonius Ponco A
SIDOARJO,KOMPAS – Rencana pengerukan lumpur Lapindo yang mengendap di Sungai Porong dengan menggunakan kapal keruk sampai Senin (24/9) belum juga dilakukan.

Rangkaian kapal keruk milik Balai Besar Brantas yang tiba di Porong, Sidoarjo dari Waduk Wlingi di Blitar pada Senin (10/9) telah selesai dirakit pada Selasa (18/9). Namun sampai Senin (24/9) kapal keruk ini belum juga digunakan untuk mengeruk endapan lumpur di sungai.

Berdasarkan pengamatan Kompas, kapal keruk itu masih berada di bagian pinggir dari Sungai Porong. Sejumlah petugas masih mencek mesin dan peralatan lainnya yang digunakan oleh kapal keruk.

Semakin lamanya upaya pengerukan endapan lumpur yang ada di Sungai Porong berdampak pada semakin tingginya endapan di sungai itu. Bahkan dari pengamatan, aliran Sungai Porong telah tertutup oleh lumpur. Pasalnya pembuangan lumpur ke sungai masih terus dilakukan.

Berdasarkan pengukuran Perum Jasa Tirta I yang mengelola Sungai Porong, kini kapasitas sungai di lokasi pembuangan lumpur sudah tinggal separuh dari kapasitas normal. Jika normalnya, kapasitas sungai 1.500 meter kubik per detik saat ini setelah banyak endapan lumpur kapasitas tinggal sekitar 750 meter kubik per detik.

Perum Jasa Tirta I telah berkali-kali mengingatkan BP BPLS terkait parahnya endapan lumpur di Sungai Porong. Jika sampai musim hujan tiba endapan lumpur masih menghalangi aliran sungai, Perum Jasa Tirta I khawatir air sungai meluap dan mengakibatkan banjir.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: