Rencana Kanal Lumpur ke Laut Resahkan Petambak

SIDOARJO,KOMPAS – Rencana Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur di Sidoarjo membuat kanal pembuangan lumpur langsung ke laut tahun 2008 sebagai pengganti jalur pembuangan lumpur ke Sungai Porong diresahkan oleh sejumlah petani tambak.

Mereka khawatir lumpur mencemari air laut yang dipakai untuk tambak-tambak mereka. Selain itu, mereka khawatir kalau tambak dibeli untuk pembuatan kanal, tidak ada lagi pekerjaan yang bisa mereka lakukan.

Salah satu petani tambak di Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Sukarlan, Senin (3/9), mengatakan tambak merupakan satu-satunya mata pencaharian petani. Adanya berita bahwa kanal pembuangan lumpur akan dibuat langsung ke laut dan melewati areal tambak petani membuat mereka resah.

“Kalau lumpur masuk ke laut bisa-bisa laut tercemar dan akibatnya air yang masuk ke tambak pun ikut tercemar, sehingga bandeng, udang, atau rumput laut yang dikembangbiakkan petani menjadi mati atau rusak,” katanya.

Padahal orang yang menggantungkan hidupnya pada tambak itu puluhan jumlahnya. Mereka adalah pemilik lhan tambak, tangan kanan pemilik tambak, buruh lepas, dan pencari sisa hasil panen tambak. Setiap hektar tambak ada lima sampai sepuluh orang yang menggantungkan hidupnya.

Ketua Forum Peduli Lingkungan dan Pesisir Sidoarjo Ali Subhan mendapatkan informasi kalau rencana pembuatan kanal pembuangan lumpur ke laut akan melewati Desa Siring, Desa Penatarsewu, Desa Dempeluk, Desa Gepang, dan tembus di Pantai Kepetingan, Buduran. “Kalau hal ini terjadi petani tambak di Buduran akan merasakan dampaknya,” tambahnya.

Ali meminta Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur di Sidoarjo memikirkan cara lain selain membuat kanal pembuangan lumpur langsung ke laut. “Kalaupun harus dibuat kanal itu, lumpur harus dikelola dulu sehingga tidak mencemari tambak warga karena jika tidak akan semakin banyak pengangguran yang diakibatkan oleh lumpur,” jelasnya. (APA)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: