ENDAPAN LUMPUR DI SUNGAI BRANTAS SETINGGI 8 METER

MEDIA CENTER : Selasa, 9 Oktober 2007 14:03:56

Tinggi endapan lumpur di Sungai Brantas akibat pembuangan lumpur Lapindo Brantas Inc (LBI) dari pusat semburan kini sudah mencapai 8 meter, sehingga membentuk delta atau daratan lumpur yang membeku. Jika hal tersebut tidak segera diatasi, maka akan mengganggu laju aliran Sungai Brantas.


Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Achmad Zulkarnain di Sidoarjo, Selasa (9/10) menjelaskan, saat ini diperkirakan laju lumpur kurang lebih sepanjang 3 km ke arah muara laut yang jauhnya dari tempat pembuangan lumpur (spillway) Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon, sekitar 14 km. Di sana ada pendangkalan sepanjang 3 hingga 8 meter.
Lumpur yang dibuang ke Kali Porong melalui pipa spillway semakin tinggi dan hampir menyentuh bibir pipa. Warna lumpur yang dominan keabu-abuan, terlihat di hampir seluruh badan sungai sepanjang kurang lebih 140 meter dari spillway ke arah timur. Bahkan, genangan air yang biasanya tampak hijau berubah menjadi hamparan lumpur kering. Kondisi itu terjadi karena kapal keruk belum maksimal beroperasi untuk menyedot lumpur dibuang yang lebih jauh ke arah timur Sungai Brantas. Selain itu, kapal yang disiapkan BPLS masih belum bisa bekerja memecah sedimentasi seperti program semula.
Menurutnya, pembuangan ke Kali Porong merupakan alternatif terakhir yang bisa dilakukan. Kini BPLS masih melanjutkan program Timnas beberapa yang lalu, Sebab, jika lumpur dialirkan ke utara, itu dikhawatirkan meluber dan menggenangi permukiman padat penduduk. “Kami masih berupaya mencari alternatif lain,” ujar Zulkarnain.
Dia berharap, dampak yang ditimbulkan tidak begitu besar. Namun, BPLS tetap berupaya mengatasi endapan. Zulkarnain menyatakan bergantung pada arus deras Kali Porong di musim hujan nanti. Ketika musim hujan, sedimentasi bisa tergerus air yang mengarah ke muara laut yang jauhnya 14 km.
Sementara lumpur yang mengendap di spillway mencapai kedalaman 5 m terus diupayakan untuk melancarkannya, yakni dengan pengerukan menggunakan alat berat sebanyak 5 buah.
Ketinggian tanggul spillway di Desa Pejarakan, Jabon saat ini telah mencapai 7 m, sebelumnya rata-rata ketinggian tanggul hanya berkisar 4-5 m. Makin tingginya tanggul tersebut adalah akibat lumpur kebanyakan mengalir kearah selatan yakni ke Sungai Brantas.

Lebaran, Pekerja Tanggul Tetap Aktif
Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1428 H/2007 M nanti, pekerja tanggul dilarang libur, terutama yang bekerja di tanggul cincin atau pusat semburan. Ini guna mengantisipasi pengamanan kawasan luapan lumpur. Hal tersebut benar-benar menjadi prioritas BPLS.
Ahmad Zulkarnaen menyebutkan, jumlah pekerja tanggul yang tidak libur sekitar 150 orang. Mereka terdiri atas pekerja penguatan tanggul sebanyak 100 orang dan staf kontraktor 50 orang. Ada pekerja dari Kalimantan, Blitar, Surabaya, dan Sidoarjo. “Mereka kami janjikan libur setelah lebaran,” katanya.
Tugas para pekerja itu, lanjut Zulkarnaen, yakni terus mengawasi dan memperkuat tanggul, terutama tanggul cincin. Itu untuk memastikan keamanan aliran lumpur sekaligus berjaga-jaga menghadapi musim hujan. “Kami berharap tidak ada tanggul jebol,” tambahnya.
Saat ini, lanjut dia, semua tanggul masih aman. Namun, dia berharap masyarakat tetap waspada dan tidak lengah saat melintas di sekitar lokasi lumpur. BPLS terus bekerja keras memperkuat tanggul-tanggul penahan lumpur untuk mengantisipasi keamanan menjelang Lebaran.
Untuk tanggul di kawasan Siring saja, telah diperkuat hingga setinggi 7 meter. Ketinggian tanggul terus ditambah hingga mencapai 11 meter. Lebar bawah setebal 30 meter dan lebar atas 5 meter. “Kami ingin mengantisipasi berbagai kemungkinan sejak awal,” ujar Zulkarnaen.
Dengan kondisi tanggul itu, lanjut dia, Jalan Raya Porong dan rel KA diharapkan tidak terganggu. Area tanggul lumpur di bagian dalam tanggul juga masih cukup luas. Jika terjadi luberan lumpur dari pusat semburan, daya tampung tanggul masih cukup. *(mdj,sti)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: