Menkominfo Minta Warga Korban Lumpur Tenang

19/10/07 19:18 Sidoarjo (ANTARA News) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Ir. Muhammad Nuh, Jumat menyempatkan diri bertemu dengan Bupati Sidoarjo Drs Win Hendrarso di pendopo kabupaten setempat untuk mendapatkan informasi perkembangan terkini penanganan semburan lumpur panas Lapindo Brantas Inc.


Menkominfo dalam kesempatan itu mendapatkan banyak informasi terkait dengan perkembangan terakhir yang menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, termasuk pembayaran uang muka 20 persen ganti rugi yang dilakukan oleh PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ) kepada warga korban lumpur.

Meski ada beberapa warga yang saat ini masih menolak terhadap proses pembayaran tersebut. Namun, semua itu menurut Nuh, akan berjalan dengan lancar, karena tahun 2008 nanti, seluruh warga korban lumpur akan mendapatkan total keseluruhan dari proses ganti rugi.

“Ini sudah ditetapkan melalui Perpres nomor 14 tahun 2007, yaitu dibagi dua tahap, yakni 20 persen dan sisanya 80 persen. Untuk 20 persen sudah rampung melalui ikhtiar yang luar biasa dan sekarang, kami ingin agar 80 persen sisanya tidak ada persoalan untuk segera diproses,” katanya.

Mantan Rektor ITS Surabaya ini meminta kepada PT. MLJ untuk bisa menyelesaikan pembayaran sisanya, 80 persen sebelum Mei 2008. Sebab menurut dia, pada awal tahun 2008 nanti, yakni pada bulan Januari, adalah awal tahun anggaran, sehingga masyarakat bisa memiliki modal yang cukup untuk membeli rumah maupun sebagai capital konversi, atau untuk modal usaha pengganti.

Menkominfo juga meminta kepada masyarakat korban lumpur agar setelah setelah menerima secara keseluruhan uang ganti rugi tidak melakukan “capital fly”. Nuh berharap, dalam pembelanjaan itu, masyarakat bisa menginvestasikan uangnya di Sidoarjo saja.

“Sebisa mungkin dana itu tidak mengalami capital fly, artinya masyarakat adalam melakukan investasi tidak dilakukan di luar Sidoarjo. Tapi, diinvestasikan di Sidoarjo, sebab, Kabupaten Sidoarjo masih memiliki wilayah yang luas,” katanya.

Nuh berpendapat kalau masyarakat melakukan investasi, yaitu sekitar Rp3 Triliun dari total jumlah yang diberikan, akan terjadi percepatan atau recovery pemulihan wilayah Sidoarjo, dimana, wilayah Sidoarjo pasca bencana semburan lumpur dalam jangka dua tahun lalu mengalami keterpurukan.(*)

Copyright © 2007 ANTARA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: