Belajar Darurat di Masjid

RADAR SIDOARJO      Selasa, 23 Okt 2007
SIDOARJO – Luberan lumpur panas terus mengusik kegiatan belajar-mengajar sekolah-sekolah di sekitarnya. Akibat terjangan lumpur dari tanggul yang jebol, murid-murid terpaksa belajar di tempat darurat. Mereka tersingkir dari sekolah.

Bagi siswa sekolah di sekitar Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, hari pertama masuk sekolah kemarin sama sekali tidak mereka inginkan. Sekolah yang mestinya mereka tempati untuk belajar sudah terendam lumpur. Salah satunya, siswa-siswa MI, MTs, dan MA Yayasan Khalid bin Walid. Mereka terpaksa belajar di masjid dan tempat seadanya, seperti di bawah pohon.

Pagi-pagi, sengan duduk lesehan, siswa MI diajarka guru mereka di Masjid Nurul Huda. Mereka berusaha tetap berkonsentrasi meski harus belajar di tengah ancaman lumpur.

Sebenarnya, yayasan sudah berencana memilih relokasi ke Pondok Pesantren Al Mubarrok, sekitar 500 meter ke arah. Ketua Yayasan Yayasan Khalid Muslich Sholeh mengatakan memilih tempat itu karena sudah tersedia kelas belum digunakan. Namun, dia masih ingin bertahan selama gedung yang terendam lumpur masih mungkin digunakan.

Di sisi lain, siswa yang belajar di Yayasan Khalid Bin Walid mengaku khawatir pindah sekolah. Durrotun Ni’mah, siswa MTs Khalid Bin Walid, mengatakan telah mengungsi di ke Kecamatan Tulangan. Untuk berangkat dia butuh waktu satu jam. “Saat ini sudah jauh. Kalau dipindah ke arah timur, lebih jauh,” ucapnya.

Meski begitu, Ni’mah sedikit bersyukur. Sebab, sekolah memberikan toleransi waktu bagi mereka yang terlambat. Utamanya warga pengunsi di luar kecamatan. “Kadang di jalan macet. Saya jadi sering terlambat, dan pihak guru bisa memahami, ” katanya. (riq)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: