TANGGUL JATIREJO TERUS DIPEKUAT DAN DITINGGIKAN

MEDIA CENTER :Rabu, 24 Oktober 2007 15:55:43
Badan Penanganan Lumpur Sidoarjo (BPLS) terus melakukan penguatan dan peninggian terhadap tanggul penahan lumpur yang terletak di Desa Jatirejo Kecamatan Porong Sidoarjo yang dinyatakan kritis. Tanggul dikhawatirkan mengancam keamanan jalur kereta api dan Jalan Raya Porong.

Berdasarkan pantauan JNR, air lumpur yang ada di pond Jatirejo itu mulai merembes menembus tanggul. “Kami terus berupaya agar jalur kereta api dan raya porong tetap aman dari lumpur,” kata Humas BPLS Achmad Zulkarnain saat dikonfirmasi, Rabu (24/10).

Diketahui, bahwa tanggul jatirejo merupakan tanggul terluar yang mempunyai fungsi penting, yakni melindungi jalur kereta api dan jalan raya porong. Jika tanggul tidak kuat menahan lumpur yang ada di pond Jatirejo, dipastikan lumpur akan meluber mengancam dua jalur transportasi itu, yang akan mengakibatkan kelumpuhan total pada bidang kelancaran transportasi maupun distribusi bahan-bahan pokok dan secara langsung akan mengancam roda perekonomian Jatim.

Selain meninggikan dan memperkuat Tanggul Jatirejo setinggi 1 meter, lebar 2 meter dengan panjang 1 kilometer, menurut Zulkarnain, pihaknya juga melakukan penutupan pada titik 24 dan 25 di desa Jatirejo yang jebol pada Senin (22/10) lalu.
Kondisi tanggul di Desa Jatirejo yang kritis itu, disebabkan luberan lumpur dari tanggul cicin, tepatnya di titik 25 yang jebol belum juga ditutup. Bahkan, ketinggian lumpur dari bibir tanggul hanya berjarak sekitar 20 cm. Selain itu, jebolnya tanggul di dua titik itu karena penurunan lapisan tanah sedalam satu meter.
Menurut Zulkarnain, daerah di titik 24 dan 25 memang rawan terjadi penurunan. Selain kedua titik itu kondisinya paling rendah dibanding tanggul-tanggul yang lain, daerah itu merupakan wilayah patahan yang kondisi lapisan tanahnya tidak stabil. “Meskipun sudah berkali-kali ditimbun dengan pasir dan batu, tanah terus-menerus turun,” katanya.
Untuk diketahui, tanggul penahan lumpur di Desa Jatirejo ini jebol pada Senin (22/10) sekitar pukul 06.30 WIB lalu. Pada saat itu juga petugas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) terus berupaya memperbaiki tanggul dengan mengoperasikan sejumlah alat berat. Jika tak segera ditangani, rel kereta api dan Jalan Raya Porong terancam terendam lumpur. *(amd,sti)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: