Relokasi SD Reno Berubah

RADAR SIDOARJO      Jumat, 26 Okt 2007
SIDOARJO – SDN Renokenongo 1 dan 2 yang jadi korban lumpur batal direlokasi ke SDN Juwetkenongo. Dinas Pendidikan Kabupaten (Dikkab) Sidoarjo mengubah rencana setelah mendengar pendapat wali murid. Mereka meminta kegiatan belajar dipindahkan agar tidak terlalu jauh dari desa.

Menurut Kasubdin TK/SD Dikkab Sidoarjo Subandi, siswa SDN Renokenongo 1 akan pindah belajar ke SD Glagaharum. SDN Renokenongo 2 pindah ke SDLB di Desa Juwetkenongo. Awalnya, menurut dia, Dikkab menawarkan pemindahan lokasi belajar kedua sekolah itu ke SDN Juwetkenongo. “Pertimbangannya, tempat tersebut lebih representatif,” kata Subandi.

Namun, wali murid menolak. Alasannya, lokasinya jauh dari tempat tinggal mereka. Dia mengatakan memahami wali murid. “Saya dengar memang sebagian besar murid SDN Renokenongo 1 masih bertahan di rumah masing-masing,” jelas Subandi. Jadi, wali murid memilih SD Glagaharum yang relatif dekat.

Di sisi lain, sebagian besar murid SDN Renokenongo 2 kini tinggal di pengungsian Pasar Porong Baru. Mereka memilih lokasi sekolah putra-putrinya pindah ke SDLB. Sebab, lokasi SDLB dekat dengan pasar.

Sementara itu, kondisi pond (kolam) lumpur di wilayah Jatirejo bagian selatan makin penuh. Ketinggian lumpur hanya beberapa puluh sentimeter mendekati bibir tanggul. Padahal, elevasi tanggul sudah mencapai 11 meter. Aliran lumpur dari titik 25 dan 24 kian deras karena debit lumpur bertambah. (uan/riq)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: