Kandungan Emas Lumpur Lapindo Sedikit

Nasional

27/11/07 16:29 Sidoarjo (ANTARA News) – Peneliti menyatakan kandungan emas dalam lumpur yang menyembur di sumur eksplorasi Lapindo Brantas Inc di Porong, Sidoarjo, Jatim, sangat kecil sehingga tidak ekonomis untuk dieksplorasi.


“Berdasarkan hasil penelitian sementara untuk mengetahui komposisi dalam lumpur, ternyata memang ada kandungan emas. Tapi sangat kecil,” kata Kepala Tim Penelitian Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Ir Rudi di Sidoarjo, Selasa.

Menurut dia, penelitian yang dilakukannya dengan cara mengambil sampel mulai dari satu hingga satu setengah meter, hasil akhir akan diketahui selama dua bulan mendatang.

Ia mengemukakan, penelitian pengambilan sampel oleh Badan Geologi merupakan kali kedua, setelah sebelumnya dilakukan saat Timnas dengan hasil bahwa kandungan lumpur terdiri dari yodium, natrium dan silica oksida. Namun, saat itu kandungan yang paling besar adalah yodium.

Sementara itu, Humas BPLS Achmad Zulkarnain mengatakan bahwa setelah dilakukan penelitian lumpur ini, akan diuji laboratoriumkan dan nantinya akan keluar rekomendasi terkait dengan pemanfatan lumpur.

“Kalau hanya bisa dimanfaatkan untuk bata, terlalu kecil nilai ekonomisnya,” katanya menegaskan.

Ia mengatakan, untuk penelitian dengan sampel lumpur yang didapatkan dari kedalaman lima meter hingga 10 meter nanti, akan diujikan di tiga tempat.

Tiga tempat tersebut masing-masing Laboratorium milik Depkes, Australia dan Chili yang digunakan sebagai pendamping atau second opinion terkait kandungan yang berada di lumpur.(*)

Copyright © 2007 ANTARA

Satu Balasan ke Kandungan Emas Lumpur Lapindo Sedikit

  1. N Matair mengatakan:

    Mohon info lebih lanjut jika kandungan lumpur lampindo “ada” tetapi “sedikit”. Berapa ppm Aunya? Maaf kalau yang banyak itu berapa?
    Lalu jika dikatakan tidak ekonomis berati ada yang ekonomis, apa yang dimaksud ‘TIDAK EKONOMIS’?
    Mengapa Report Chemical Analysis dibuat oleh Lab.Milik Depkes dan dari pihak luar, mengapa tidak dipulikasikan secara terbuka analisa kimia lumpur lapindo, bagaimana jika laporan analisa kimia itu TIDAK BENAR.
    Lalu jika terbukti ada sesuatu yang TERSEMBUNYI siapa yang bertanggung jawab. Hak Kepemilikan Sumber daya Mineral di Lapindo itu saat ini siapa, apakah pemerintah pusat, pemprov atau Bakri group atau rakyat korban lapindo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: