Massa Gabungan Tagih Minarak

RADAR SIDOARJO
SIDOARJO – Sekitar 200 warga korban lumpur berunjuk rasa di Kantor PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ) di Jl Sultan Agung kemarin (6/12). Massa gabungan itu berasal dari Desa Kedungbendo, Gempolsari, Perum TAS, Kelurahan Siring, Jatirejo, dan Desa Renokenongo. Mereka menagih uang muka ganti rugi 20 persen.

Massa datang sekitar pukul 10.00 menggunakan truk dan motor. Sambil membawa poster, warga berorasi untuk meminta MLJ segera membayar uang muka. Sebab, berkas mereka sudah masuk ke PT MLJ pada September lalu. Namun, tidak ada kelanjutannya hingga sekarang. Baik proses ikatan jual beli (IJB) maupun pembayaran.

Choirul Huda, wakil warga Jatirejo, menyatakan belum menerima undangan dari PT MLJ. Padahal, berkasnya sudah diserahterimakan oleh BPLS ke PT MLJ beberapa bulan lalu. “Saya sudah capek menunggu,” ujarnya.

Ratusan warga tersebut ditemui Koordinator Realisasi Ganti Rugi Tanah dan Bangunan PT MLJ Diaz Raihan sekitar pukul 10.30. Dalam pertemuan itu, Diaz mengatakan bahwa PT MLJ tetap berkomitmen membayar ganti rugi. Dia menjanjikan pembayaran dilakukan dalam dua hari kerja. “Kami akan bayar pada Jumat dan Senin,” imbuhnya.

Namun, warga tidak percaya begitu saja pernyataan tersebut. Huda kemarin menerima janji PT MLJ. Tapi, jika hari ini tidak ada pemanggilan untuk pembayaran, dia menyatakan akan mengerahkan massa lebih banyak. (riq)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: