Korban Lumpur Histeris – Berkas Ganti Rugi Terselip

RADAR SIDOARJO Rabu, 12 Des 2007 SIDOARJO – Alih-alih berharap uang muka ganti rugi segera terealisasi, sejumlah korban lumpur justru menangis histeris kemarin. Sebagian berkas yang sudah diserahkan untuk diverifikasi belum diketahui berada di mana. Tim Verifikasi BPLS dan PT Minarak menyatakan masih mencarinya. Hilangnya berkas warga korban lumpur itu diketahui saat puluhan warga Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Porong, berunjuk rasa ke Kantor PT Minarak Lapindo Jaya (PT MLJ) di Jl Sultan Agung kemarin. Mereka menagih janji kepada PT Minarak atas 49 berkas warga yang uang mukanya belum dibayar.

Menurut warga, hingga kemarin mereka belum diundang untuk penandatanganan ikatan jual beli (PIJB). Padahal, warga mendengar dari tim verifikasi, berkas sudah diserahterimakan ke PT Minarak pada 25 Oktober lalu. “Kami meminta kepastian, bukan janji,” kata Nasihudin, salah seorang warga.

Perwakilan warga lantas diterima Koordinator Realisasi Ganti Rugi Tanah dan Bangunan PT Minarak Diaz Raihan. Diaz mengatakan hanya menerima 21 berkas dan semuanya sudah tuntas ikatan jual-belinya. “Semua pemilik berkas sudah kami undang,” katanya.

Dia menyebut, ada 13 berkas yang IJB-nya ditandatangani pada Jumat (7/12) dan 8 berkas hari Senin (10/12). Selain itu, PT Minarak belum menerima. “Mungkin, masih dibawa BPLS,” ujarnya.

Mendengar itu, sebagian warga Jatirejo yang berunjuk rasa mulai cemas. Sebab, mereka mendengar informasi bahwa tim verifikasi BPLS telah menyerahkan 49 berkas. Tapi, PT Minarak menyatakan hanya menerima 21 berkas.

Khoirul Huda, perwakilan warga, meminta kejelasan di mana berkas yang lain. Bukti tertulis berupa berita acara serah terima menerangkan berkas diserahkan ke PT Minarak pada 25 Oktober 2007.

“Buktinya, ada tanda tangan serah terima,” katanya. Yang bertanda tangan adalah petugas PT Minarak bernama Windarto dan anggota Tim Verifikasi BPLS Basori Alwi. Warga lantas meminta Basori segera hadir. “Biar Pak Basori jelaskan semuanya,” ucap Huda.

Basori juga menyebut ada 49 berkas yang diserahkan ke PT Minarak. Dia juga menunjukkan semua data nama pemilik berkas yang diserahkan waktu itu. “Sudah kami serahkan semua ke MLJ,” ujarnya.

Dia merinci, di antara 49 berkas warga Jatirejo, 5 berkas masih diteliti notaris BPLS. Itu berarti yang ada di tangan PT Minarak 44 berkas. Jika Minarak mengatakan hanya menerima 21 berkas, itu berarti ada 23 berkas yang belum direalisasi. “Kami menyimpan data seluruhnya,” jelasnya.

Salah seorang warga Jatirejo, Jumani, 54, langsung histeris begitu mendengar berkasnya termasuk salah satu yang diterima PT Minarak, tapi belum juga direalisasi. Apalagi, PT Minarak mengaku hanya menerima 21 berkas.

“Rumah sudah tenggelam, sekarang berkasnya hilang,” kata perempuan itu sambil menangis sesenggukan. Dia berteriak-teriak, lalu pingsan. Warga segera menolong dan mencoba menyadarkan ibu empat anak itu.

Beberapa hari lalu, Jumani dan Sukardianto, 57, suaminya, menanyakan ke MLJ. Waktu itu berkasnya ada, namun sekarang ada berita berkas tersebut tidak ada. “Kami tidak tahu harus berbuat apa lagi,” kata Sukardianto.

Persoalan jelas ketika Direktur Operasional PT Minarak Bambang Prasetyo Widodo menjamin tidak ada berkas yang hilang. Semuanya masih di PT Minarak. Perlu waktu untuk realisasi IJB secara keseluruhan. “Tunggu gilirannya,” katanya.

Bambang menyatakan akan bertanggung jawab menyelesaikan semua berkas warga. Dia berjanji akan mencari berkas yang terselip. “Kami akan cari sampai ketemu,” ucapnya. (riq/roz)

2 Balasan ke Korban Lumpur Histeris – Berkas Ganti Rugi Terselip

  1. Tonas mengatakan:

    YANG PASTI KARENA BELUM BAYAR UPETI KE YANG BAWA AMANAH ITU, Bagi yang sudah bayar Upeti-nya dengan CASH and CARRY, maka berkas-nya udah pasti lancar jayaaaaa….

  2. MAs Karebet mengatakan:

    “Korban Lumpur Histeris – Berkas Ganti Rugi Terselip”
    =======================================
    🙂 Diselipkan dimana ya pakdhe Rov?🙂 lali jhe….🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: