Subsidence, BPLS Tempuh 4 Langkah

RADAR SIDOARJO Kamis, 03 Jan 2008
SIDOARJO – Penurunan permukaan tanah (land subsidence) di utara pusat semburan lumpur menyulitkan pembuangan lumpur. Tanggul-tanggul penahan lumpur di sisi utara kini kritis. BPLS menetapkan empat langkah agar lumpur mengalir ke selatan, ke Kali Porong.

Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Achmad Zulkarnain menjelaskan, penurunan tanah di utara pusat semburan, seperti Renokenongo dan Kedungendo, mencapai 6 sentimeter per hari. Dalam seminggu, penurunan bisa mencapai 1 meter. “Posisi tanah di utara lebih rendah. Jadi, lumpur mengalir ke sana, ” katanya kemarin (2/1).

Padahal, kondisi tanggul di kawasan tersebut kritis. Untuk itu, BPLS menetapkan empat langkah agar lumpur bisa mengalir menuju Kali Porong. Yaitu, mengaduk lumpur dengan ekskavator ponton (ekskaponton), membuat kanal, membuat medan miring dengan mengeruk sedimen lumpur, dan mengoptimalkan pompa. “Jika langkah tersebut maksimal, lumpur akan mengalir ke selatan, ” papar Zulkarnain.

Untuk pemompaan, BPLS sudah menyiapkan empat pompa untuk menyedot lumpur dari kolam penampungan ke Kali Porong. Kondisi Kali Porong saat ini sangat mendukung. Sedimentasi tidak ada. Debit air mencapai 600 sampai 1.000 meter kubik per detik. Debit lumpur ke Kali Porong hanya 60 meter kubik per detik. “Debit air lebih besar daripada lumpur yang dibuang,” tegasnya. (riq/roz)

Iklan

Satu Balasan ke Subsidence, BPLS Tempuh 4 Langkah

  1. inyo berkata:

    sebenarnya telah dibahas jauh hari sebelumnya ama PakDhe Vicky ttg differential-subsidence:
    https://hotmudflow.wordpress.com/2006/09/17/perlu-dipelajari-adanya-differential-subsidence/
    https://hotmudflow.wordpress.com/2006/11/24/amblesan-tak-merata-lebih-berbahaya-ketimbang-curah-hujan-maksimum-sekalipun/
    https://hotmudflow.wordpress.com/2007/04/01/tanggul-itu-luber-karena-amblesan-setempat-differential-subsidence/
    tapi postingannya PakDhe tsb (entah sengaja atau tidak??) terlupakan oleh pihak2 terkait, sangat disayangkan antisipasinya lambat! skr tinggal tunggu “ALON-ALON WATONE KLELEP”
    , gimana komen Bang Usil, Mang Ipin, dkk. ??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: